Sita adalah wanita muda,yang berstatus janda beranak 3.Sita tinggal bersama ibunya,dan tiga keponakan.Kesehariannya,dia hanya membantu ibunya mengurus rumah.Sita belum bisa bekerja karena ibunya sakit-sakitan.Sementara untuk kebutuhan sehari-hari,didapat dari uang yang diberikan mantan suami Sita(persyaratan cerai,Sita mendapat biaya dari suami untuk anak2nya).Anak Sita yang pertama,mengikuti kegiatan sepakbola.Kadang untuk menghilangkan rasa jenuhnya,Sita pergi mengantar anaknya ke lapangan atau mengantar anaknya bertanding.Hingga suatu hari,Sita mengobrol dengan temannya Reni yang juga saat itu mengantar anaknya latihan."Sit,kamu mau gak aku kenalin sama seseorang?"Ujar Reni. "Ih udah kayak mak comblang ajah ,gak ada kerjaan lain apa.?hahahahha"Sita tertawa terbahak-bahak mendengar temannya yang antusias mencari pasangan untuknya.
"Eh,serius.mau kamu?Ntar malam ya kita chat di wa lagi"Reni langsung berlalu dan pamit karena dia harus balik lagi ke tempat kerja.
Malam harinya,Reni pergi ke tempat si pria yang mau dia comblangin sama Sita."Dit,kamu mau aku kenalin kamu sama cewe?"Ujar Reni
"Cewe yang mana sih?jangan sampe statusnya gak jelas.Aku gak mau"tukas Dito.
"Tenang ajah,dia ini udah cerai sama suaminya.Itu yang biasa nganterin anaknya main bola.Yang paling cantik"Reni sedikit menggoda Dito .
"Oh,kirain dia belum nikah,trus ke lapangan cuma nganterin adenya ato ponakannya yang main bola,dia itu janda ya?"Dito mulai bersemangat .
"Iya,itu dia..gak salah lagi tebakanmu"Mata Reni berbinar senang karena Dito sepertinya mau di comblangin sama temannya. Ya misi berhasil....
Reni kemudian meminjam ponsel Dito untuk menghubungi Sita.
"P"Reni mengirim pesan melalui wa .
"Siapa ini?"Balas Sita
"Ini aku Reni.kan udah aku bilang mau kenalin kamu sama seseorang.Aku telfon ya Sit"
"Oh iya,Ren.Telfon gih."
panggilan masuk video call dari 0896xxxxxx
"Hai,ini dia yang mau aku kenalin...Kamu harus mau ya, Sit!"celetuk Reni sambil mengarahkan kameranya pada Dito.
"Ih,Ren.mulut kamu tuh kayak mobil yang remnya blong."ujar Sita sedikit memerah wajahnya karena menahan malu.
(Lumayan juga Dito.Tipe aku banget.heheheh.gak salah si Reni kenalin aku sama dia..makacihh ya Reeennn..)gumam Sita dalam hatinya.
Sementara Dito,mungkin dia berpikir hal yang sama dengan Sita.Dari tatapannya,Dito sepertinya tertarik dengan Sita.
"Hey .hey...sudah tatapannya biasa ajah dong kalian berdua.Nanti kita ketemu hari sabtu biar kamu sama kamu(Reni menunjukkan jarinya pada Sita dan Dito)ketemu dan ngobrol biar deket.Kalau kayak gini mah nanti kalian berdua pada gak bisa tidur.hahahahha"Reni sedari tadi menggoda kedua temannya ini.
Setelah obrolan singkat malam itu,dan beberapa hari kemudian mereka bertemu,Sita dan Dito semakin dekat.mereka berdua sering video call'an sampai berjam-jam.Lupa makan,lupa waktu(bucin yee...hehehhe).Dito yang juga seorang duda 2 anak,(Itu sih menurut pengakuannya)sangat perhatian sekali sama Sita .Namun Sita masih merahasiakan hubungan mereka berdua pada keluarga Sita.Karena masih ada sesuatu yang mengganjal di hati Sita.
Malam hari saat sita sedang main hp,dia berniat membuka sosmed..Rasa penasarannya tentang Dito semakin besar.Benar saja,setelah dia mengecek akun Dito,ternyata masih ada foto Dito bersama istrinya dan bahkan ada beberapa postingan yang di tandai di akun Dito baru-baru ini(padahal menurut pengakuan Dito,dia sudah pisah 2 tahun).
Mata Sita menjadi kabur karena airmatanya yang secara spontan keluar.Tanpa pikir panjang,Sita langsung memblokir Dito dari semua kontaknya.
seminggu kemudian,Reni mengirim pesan wa.
"Sit,kamu baik-baik ajah kan?"
"iya kok Ren,aku baik-baik ajah"Balas Sita
"iya kamunya baik,tapi ada yang gak baik-baik ajah karena kamu blok dia"
"Aku akan menikah,Ren.(maaf kalau aku harus bohong,Ren.Aku gak bisa berhubungan dengan suami orang)gumam Sita dalam hatinya.
"Dengan siapa ,Sit?aku mohon,demi aku,demi persahabatan kita,buka blokir kontak Dito,Sit.aku mohon"
"ya sudah.aku buka"
"kalo gitu kalian ngobrol baik-baik ya"
"ok"balas Sita singkat.
1menit kemudian..
"Sit,apa kamu benar mau menikah?"
ternyata itu pesan dari Dito.
"iya,kenapa Dit"
"Sit,setelah apa kamu bisa mengerti perasaan aku?aku sangat mencintai kamu.aku gak bisa kehilangan kamu Sit"
(Maaf Dito,kamu sudah membohongi aku.Kamu masih berstatus suami orang tapi kamu tidak mengakui itu)gumam Sita.
"Aku gak bisa Dit.Maaf"
"Sit,ijinkan aku bertemu kamu sit,kalaupun untuk yang terakhir kalinya,aku mohon"
setelah berpikir sejenak,Sita kemudian membalas chat Dito.
"ok,Dit.minggu depan kita ketemu.Cari tempat yang nyaman,biar kita bisa ngobrol".
"ok,nanti aku kabari kamu .Aku jemput ya jam 11"
"ok Dit"
Hari itu kini tiba,antara senang karena akan bertemu Sita dan sedih karena mungkin ini yang terakhir kalinya Dito melihat Sita.
Setelah menjemput Sita,Dito melajukan motornya menuju sebuah tempat yang sejuk,jauh dari keramaian kota.Setibanya disitu,mereka berdua belum langsung mengobrol yang serius.Tapi berfoto ria.seakan tidak terjadi apa-apa antara mereka.Dito sangat senang memfoto Sita.Paras sita yang menggemaskan membuat Dito terpana.Tanpa sadar,sesekali dia mencium kepala Sita.Sita pun membiarkan Dito melakukannya,(tidak bisa dibohongi,Sita juga sangat merindukan Dito)namun seorang sita meskipun cantik,dia wanita yang berkepribadian keras ,mampu menyembunyikan perasaannya itu.Setelah selesai berfoto,Dito kemudian mengajak Sita duduk di pondok yang di sediakan di tempat itu.
"Sit,liat aku sita."Ujar Dito sambil menggenggam tangan Sita
Sita tidak berani memandang Dito.karena dia tau,pasti Dito bisa menebak apa yang Sita rahasiakan yaitu Sita sebenarnya tidak akan menikah.
"Aku tau Sit,kamu tidak akan menikah.Aku tau kamu berbohong.Dan aku tau juga kamu hanya cinta sama aku,Sit"Dito menarik wajah Sita dengna kedua tangannya karena sedari tadi Sita hanya melihat pemandangan sekitar.
"Aku akan nikah Dit,antar aku pulang"
"Ya sudah kita pulang,tapi satu hal yang harus kamu ketahui,sampai kapanpun aku akan tetap seperti ini.Tetap mencintaimu."
Sita hanya diam..banyak kata yang ada di benaknya saat itu.
Dua minggu setelah pertemuan mereka,Sita ternyata tidak bisa melupakan Dito.Rasa cinta kian tumbuh kuat.Semua kenangan mereka berdua saat telfonan,dan foto-foto yang di kirim Dito di tempat wisata kala itu,membuat Sita semakin gelisah.Dan akhirnya rasa itu mengalahkan ego yang selama ini di pertahankan Sita.
"Dito,kamu dimana?"
"Aku di rumah sit,ada apa?tumben jam segini udah bangun"
ya saat itu baru jam 6 pagi,tapi jari Sita tidak sabar ingin mengirim pesan pada Dito.
"Aku pengen ketemu kamu sekarang"
"ok Sit,aku jemput kamu."
Dito kemudian menjemput Sita,dan mereka berdua menuju ke penginapan.
Disitu,Sita menumpahkan semua keresahan hatinya, penyebab Sita menjauh dari Dito karwnaapa yang selama ini dia pikirkan tentang Dito yang masih berstatus suami orang,semuanya dia tumpahkan saat itu.Dito yang melihat Sita seketika memeluknya.Dia menciumnya.Sitapun spontan membalasnya.
langit saat itu seakan mengetahui dua sejoli yang saling rindu,saling cinta namun menahan egonya.
Ya mereka berdua bercumbu,hanyut dalam rindu yang tak tertahankan,Sita membiarkan Dito melakukannya."Aku milikmu seutuhnya sayang",Sita berbisik pada Dito.
"iya sayang,aku juga milikmu".
"Jangan tinggalin aku,"Ujar Sita.
"janji sayang aku tidak akan tinggalin kamu"Dito mengecup kening Sita.
Hari-hari penuh cinta yang mereka lewati.Namun faktanya,Dito masih bersama dengan istrinya ,tanpa diketahui Sita.
Seharian mengurus anak,membuat Sita kecapean kemudian menelefon Dito.
"Sayang lagi apa?"
"Lagi duduk sayang,"
"Sayang,apa kita akan menikah?aku gak tahan jauh dari kamu sayang"ujar Sita.
"Sayang ,tolong kasi aku kesempatan menyelesaikan masalahku.setelah itu,kita menikah"
"Aku pikir sudah tidak ada masalah lagi sayang,emang masalah apa?"
"Anak aku,mantan istriku mengancam akan mengambil anak-anak jika aku menikah lagi"
"oh ,jadi kamu takut sama ancamannya?trus aku ini kamu anggap apa?"
Dito tidak lagi bersuara.Dia malah mengakhiri telefonnya.
Setelahnya perubahan sikap Dito sangat terlihat,Dia sudah jarang menghubungi Sita.Pernah dia mengangkat telefon Sita,namun Dito memakinya.
Dia bahkan beberapa kali mereject panggilan Sita.
Sita tersiksa dengan perlakuan Dito.Seakan hubungannya di gantung.
"Siapa aku ini sebenarnya untuk Dito?"
Sita menangis semalaman.
Dia kemudian mengecek kembali aku sosmed Dito
Deg...Dan apa yang dilihatnya ,sebuah video yang di tandai di akun Dito,Istri dito datang merayakan ultah ponakannya dan dia memakai baju yang pernah Dito pakai saat jalan bersama Sita.
"Oh Tuhan,dosa apa aku ini .Aku merebut kebahagiaan wanita lain,hanya demi kebahagiaanku"ucap Sita.
Memang terluka,tapi apa daya.sangatlah salah jika dia meneruskan hubungan ini.
"Aku mencintaimu,tapi aku tidak sanggup merusak kebahagiaanmu,biar saja kamu kembali bersama dia.Dia yang lebih membutuhkanmu."Sita menangis tersedu-sedu malam itu.
"Tuhan,salahkah aku mencintainya?Tidak bisakah dia menjadi milikku seutuhnya?"
sepertinya malam itu menjadi malam yang sangat panjang dan melelahkan bagi Sita,menguras tenaga ,membuatnya tak berdaya.
Cinta membuatnya bahagia,cinta pula yang membuatnya terpuruk.
Merelakan adalah jalan satu-satunya..
Bagi sita ,Mencintai dalam diam,adalah hal terindah daripada mengharapkan ketidakpastian.
Sita yang malang.semoga suatu hari dia menemukan kebahagiaannya yang sejati..End.
"BELAJARLAH MENCINTAI DENGAN TULUS.
SUATU HARI JIKA DIA MENINGGALKANMU,TAK AKAN ADA LAGI PENYESALAN.KARENA SELAMA BERSAMANYA,KAMU SUDAH MELAKUKAN YANG TERBAIK"~sita~