Kisah ini terjadi sekitar 17 tahun yang lalu dan terjadi di kampung J, di kota Palembang, Sumatera Selatan. Kisah tentang seorang wanita yang bernama Marni. Marni baru saja melangsungkan pernikahannya dengan seorang pria yang bernama Wawan.
Marni adalah seorang gadis yang lemah lembut,dia juga kembang desa di kampungnya. Wajahnya yang sangat cantik, bukan saja jadi idola bagi manusia tapi juga bagi kaum bangsa halus.
Marni sangat bahagia dengan pernikahannya,apa lagi dia bisa menikah dengan Wawan. Anak kepala kades di kampungnya, apalagi dengan pekerjaan Wawan yang bekerja menjadi tentara.
Setelah 3 bulan pernikahan mereka Marni mengandung anak mereka yang pertama. Mereka berdua sangat bahagia menyambut kehamilan Marni. Tapi jauh di sana di dunia yang berbeda ada bangsa jin yang selalu melihat Marni. Dan sang jin tersebut jatuh cinta dengan Marni, karena kata orang pintar jin bisa jatuh cinta dengan manusia, setelah dia berumur 150 tahun. Dan sekarang umur jin Tersebut lebih dari 150 tahun.
Hari kelahiran bayi Marni pun tiba, Marni melahirkan tanpa di tungguin sang suami yang lagi bertugas di kota Palembang dan belum bisa pulang. Jadi Marni cuma di tungguin oleh orang tua dan mertuanya. Marni pun melahirkan seorang bayi perempuan yang sangat cantik. Tapi setelah 10 jam Marni melahirkan, tiba-tiba Marni meninggal dunia.
semua orang sangat shock apalagi sang suami yang baru tiba di klinik tempat Marni melahirkan. Bayi perempuan itu di beri nama Desy. Waktu Desy berumur 10 tahun, ayahnya menikah lagi dengan adik kandung Marni. Karena adik Marnilah yang mengurusi Desy dari kecil.
Dan sekarang umur Desy 17 tahun, dia tumbuh menjadi gadis yang baik sama seperti sang ibu. Di kampung J, kedatangan seorang pak kyai dengan isterinya. Karena pak kyai adalah penduduk baru di kampung J jadi pak kyai mengadakan syukuran. Tapi dari pertama pak kyai datang ke kampung tersebut, dia selalu mendengar suara wanita menangis. Hampir setiap hari pak kyai Mendengar suara tangisannya.
Hari itu habis Isya suasana di kampung J, sangat lain dari yang lain. suasananya sangat mencekam, pak kyai yang baru pulang dari masjid merasakan kalau ada yang mengikuti pak kyai.
Pas pak kyai sampai di rumah hawa Tersebut makin terasa. Isteri pak kyai yang ternyata mempunyai indera ke 6 sangat terkejut. Ternyata arwah yang selalu mendatangi dia setiap malam, sekarang berada di belakang suaminya. Dengan kekuatannya isteri pak kyai mendekati arwah Tersebut, sedangkan pak kyai hanya terdiam melihat semua ini. Isteri pak kyai melakukan komunikasi dengan sang arwah yang selalu mendatanginya setiap malam.Tiba arwah tersebut memasuki tubuh istri pak kyai. Dan meminta untuk mendatangkan keluarganya, dan termasuk Wawan dan Desy.
Akhirnya semua keluarga arwah Tersebut sudah datang ke rumah pak kyai. Disanalah semuanya terkuak,rupanya arwah tersebut adalah Mirna. Mirna minta tolong dengan keluarganya untuk mendoai Mirna supaya cepat pulang ke alamnya. Semua keluarga terkejut mendengar apa yang di katakan oleh Mirna sedangkan mereka tahu Mirna sudah meninggal dunia.
Mirna pun menceritakan semuanya dari awal. Waktu dia habis melahirkan Mirna tertidur tapi rohnya Mirna tidak bisa kembali lagi ke dalam tubuhnya dan pas Mirna sadar dia sudah ada di tempat lain, yaitu istana jin. Mirna sangat ketakutan tapi apa daya Mirna tidak bisa kembali. Mirna pun di jadikan isteri oleh jin tersebut tapi Mirna selalu di pukuli oleh isteri pertama dari jin tersebut.Kata Mirna kalau di dunia malam berarti disana pagi dan begitu pun sebaliknya. Mirna pun minta maaf dengan semuanya termasuk juga dengan suami dan anaknya.
Mereka semua sedih mendengarnya apalagi Mendengar yang terjadi dengan Mirna. Setelah selesai semuanya Mirna pamit untuk pulang dan minta di doakan oleh keluarganya.
The End