Makhluk halus, makhluk yang tidak bisa dilihat oleh mata walau kadang mereka menampakkan wujudnya, atau sering disebut juga sebagai makhluk astral, mahluk yang berada dalam alam roh manusia yang sudah meninggal.
Makhluk ini punya kecenderungan berlawanan dengan manusia sebagai makhluk sosial. Jika manusia suka dengan tempat ramai penuh cahaya makhluk golongan ini sebaliknya, suka tempat sepi dan gelap tanpa cahaya.
Manusia bekerja di siang hari, makhluk halus bekerja di malam hari. Manusia suka tempat indah dan bersih, makhluk halus suka tempat kotor dan kumuh.
Sumi memiliki seorang anak laki-laki berusia 6 tahun bernama Dimas, dia tinggal bersama suami dan neneknya di sebuah rumah yang cukup besar, tapi memang ada ruang-ruang gelap di rumah itu yang jarang terjamah sehingga cenderung kumuh dan kotor. Jadi ada kemungkinan jin tinggal juga dalam rumah mereka.
Dimas anak yang aktif dan pemberani, dia tidak takut di tempat sepi dan sepi. Suatu pagi di kamar mandi sesaat setelah dia bangun dari tidurnya, " Hua...hua...ibuuuk...ibuuk.. burungku hilang!" Dimas menjerit histeris memanggil ibunya.
" Bapaaak...Hua..Hua..!" Bapak dan ibunya mendatangi suara tangisan anak kesayangan mereka. " Ada apa Dimas?"
Dimas menunjukkan burung kemaluannya yang sudah dalam kondisi terpotong seperti habis disunat. " Waah ini sudah disunat mbahmu !". Kata nenek Dimas dia sudah di sunat mbahnya yang sudah meninggal dunia atau disunat oleh jin.
Tanpa darah, tanpa takut dengan pisau atau gunting Dimas sudah tersunat. Tasyakuran selamatan pun mereka gelar dengan mengundang beberapa orang untuk memberikan doa sambil bersedekah kepada warga desa. Selanjutnya Dimas beraktifitas sebagaimana biasa.