Dia menghela napas beberapa kali, melihat ke langit yang gelap, dan menghela lagi. Dari pandangannya tersirat kekecewaan yang mendalam.
“Harusnya tadi aku membawa cangkul yang lebih tajam....”
Sesalnya seraya menatap lubang galian yang lebar itu. Dia pun kembali menggali, sementara tubuh yang tergeletak di belakangnya mulai membeku.
# # # #
The End.