Malam sudah menyelimuti separuh dunia.Semua orang sudah tertidur kecuali untuk satu orang ini,ia tengah sibuk di balkon nya mengharapkan agar ada bintang jatuh,dan mengabulkan keinginannya.
"Aku harap,Di tahun 2021 aku menjadi seseorang yang terkenal,dan juga banyak uang, ha-ha-ha " Harapan seseorang sambil terkekeh, sepertinya ia tidak serius."Sepertinya tidak ada bintang jatuh.".
Reva sambil berusaha menatap langit-langit,yang dipenuhi dengan bintang yang bersinar remang-remang,dan sesekali menyipitkan matanya.
"Itu bintang jatuh ?" Katanya sesudah menyipitkan matanya."Ayo cepat membuat harapan,"Kata Reva cepat-cepat menggenggam tangannya dan mulai mengharapkan sesuatu."Aku ingin pergi kesuatu tempat" Kata Reva secara tidak sadarkan diri.Bahkan ia sendiri tidak tahu apa yang ia katakan tadi.
Bintang itu terus jatuh dan menghilang, sepertinya do'a Reva akan terkabul
"Apa yang aku katakan ?"Tanya Reva sambil berusaha mengingat nya secara keras,Ia tidak bermaksud untuk mengatakan harapan itu,Harapan itu muncul dengan tiba-tiba di benaknya.
"Baiklah aku sebaiknya mengistirahatkan anggota tubuh ku ini " Kata Reva sambil menutup pintu balkon nya dan pergi,menuju ke arah kasur.
"Kali ini aku harus benar-benar teliti,apa yang akan terjadi dengan ku " Kata Reva merebahkan dirinya,dan menatap langit-langit."Lebih baik aku tidur"
Reva pun memejamkan matanya, dan tertidur pulas
Hanya suara dengkuran yang terdengar di kamarnya.Waktu demi waktu sudah Reva lalui dengan tidur di malam hari.
Ke esokan paginya,Hari sudah menunjukkan jam enam pagi.Reva pun sudah siap untuk berjalan-jalan karena hari ini hari Minggu dan itu hari libur untuk nya.
"Aku terlalu bersemangat" Seru nya sambil melangkah kan kaki keluar dari rumahnya,dan membawa anjing kesayangannya.
"hai,spooky kau siap,untuk berjalan-jalan ?" Kata Reva memegang badan anjingnya yang bernama spooky.
"Guk--Guk--Guk"Spooky kelihatannya sungguh bersemangat hari ini.
"Ayo kita jalan-jalan " Kata Reva sambil menarik tali anjing nya itu dan memuai perjalanannya.
Reva melihat kekiri dan kekanan dan sesekali dia mengistirahatkan badannya.
"Spooky,Kau sungguh anjing pintar " Kata Reva mengelus badan Spooky.
Reva Hanya mengalihkan pandangannya ke ponsel dan mulai bermain dengannya di taman.
Tanpa aba-aba dan Tiba-tiba tali Spooky lepas dan menghilang.
"Ahhhgg... Spooky Jangan lari !!" Teriak Reva yang tengah mengejar Spooky.
Reva yang tidak tau arah kemana Spooky anjingnya itu pergi,Reva pun berhenti untuk mengambil nafas yang panjang dan mulai berlari lagi.
Tidak begitu lama terdengar gonggongan anjing,Yang tidak jauh dengan lokasi Reva.Akhirnya Reva melanjutkan langkah nya dengan cepat dan panjang.Sampai akhirnya Reva sampai dimana Spooky berada.
"Hah...Hugh... Spooky kau disini " Kata Reva sambil mengaitkan tali itu.
Sontak membuat Spooky jadi kaget,dan berlari menuju ke tempat itu dan menyusuri nya. Reva pun ikut terlibat dalam tarikan Spooky yang kencang dan membuat jantung nya berdegup begitu kencang.
Spooky membawa mereka ke rumah besar bercat hitam dengan perpaduan antara warna abu-abu gelap.dan itu ditumbuhi oleh lumut.Banyak semak-semak yang menghalangi jalan mereka.
"Kau mau kemana Spooky,Kau membuat kita tersesat disini " Gerutu Reva sambil menggendong Spooky.
Entah kenapa Spooky Terus saja menggonggong dari tadi dan membuat bulu kuduk Reva berdiri,dan itu sudah jam sembilan pagi,tidak terlambat untuk mereka pergi dari tempat menyeramkan ini.
"Kau kenapa, Spooky Jangan membuat ku takut " Kata Reva mengelus badan Spooky.
Spooky menggonggong ke arah rumah besar itu.
"Ayo kita pergi dari sini " Kata Reva sambil menurunkan Spooky me tanah.
Tidak ada apa-apa,anjing itu menarik Reva ke rumah itu dengan sekencang mungkin,anjing itu sungguh kuat.
"Kau....Kau...Kau mau kemana,"Kata Reva tersendat-sendat.
Spooky Terus menarik Reva dan membawanya kedalam rumah besar itu.
"Apakah ini benar,Harapan ku terkabul dan harapan ini salah sungguh salah" Kata Reva sambil berusaha melihat kesana-kemari.
Gbrak*Suara pintu terlempar dari atas.
"Itu suara apa Spooky..."Kata Reva menggendong Spooky Terus menerus.
Suara gonggongan Spooky tidak sekeras tadi,tapi gonggongan Spooky sedikit bergetar.
"kau takut spooky..."Kata Reva mengelus badan Spooky Dan mencium nya.
Aura dirumah itu kelihatannya tidak bagus, Walaupun siang dan banyak jendela yang terbuka tetap saja,tempat ini sungguh gelap dan menyeramkan.
"Ayo Spooky kita pulang"Kata Reva melangkah kan kakinya keluar dari rumah besar ini.
Gbrak*Suara pintu depan yang ingin di lewati Reva tertutup dengan sendirinya.Kini mereka terjebak di rumah angker itu.
Hawa dingin terus menerus menerpa wajahnya dan membuat suasana di sana sedikit menakutkan.
Reva melihat jam tangannya dan itu sudah menunjukkan jam Empat sore hari.
Gbrak * Suara lemparan dari atas.
Reva semakin mengeratkan pelukannya pada Spooky Dan mencoba memberanikan dirinya untuk pergi ke atas.
"Kau yakin kesana Reva " Batinnya kini berbicara padanya."Aku yakin, walaupun ini harapan ku " Kata Reva sambil berusaha berdiri tegap.
Spooky terus menggeram.Dan Reva terus berjalan ke atas menaiki tangga dan akhirnya mereka sampai di lantai atas.
"Kau siap Spooky ku "Kata Reva menguping di samping pintu itu.
Terdapat suara piano tua yang bermain sendiri.Dan terdengar suara bayi yang menanagis di dalam sana.
"Kau siap Spooky " Kata Reva sambil memantapkan niatnya.
Reva semakin penasaran dan tidak takut dengan apa-pun yang terjadi di sana.Reva bergegas membuka pintu itu dan akhirnya terbuka.
"Tidak ada orang disini."Katanya sambil berusaha mencari dimana suara bayi itu."Bahkan piano itu tidak tersentuh" Kata Reva menunjuk ke arah piano tua yang berbunyi itu.
Reva pun menurunkan anjingnya dan menulusuri berbagai ruangan itu.
Ruangan itu terdapat satu buah piano,dan keranjang bayi.
Spooky mengendus sesuatu dan berakhir di WC,yang ada disamping keranjang bayi.
"Kau kenapa Spooky ?" Tanya Reva mengikuti arah nya Spooky mengendus.
Reva pun memberanikan diri untuk membuka pintu WC itu, dan setelah pintu itu terbuka Revamendapati seorang mayat bayi dan ayahnya.Mungkin itu sudah membusuk.Dan baunya sangat busuk.
"Ahhhgg"Teriak Reva Sambil mengangkat Spooky dan berjalan ke arah luar.
Akhirnya mereka sudah menemukan jalan, walaupun mereka sampai nya jam sebelas malam.
Tamat-------