GABUT JADI CERPEN INI MUNGKIN TIDAK JELAS—TIDAK NYAMBUNG!!
DI sebuah rumah sederhana, tepat nya di di dalam nya terjadi pertengkaran antara suami istri.
"Oke.kamu mulai lah hidup bahagia mu dengan istri baru mu, aku akan pergi bersama anak kita. Jangan pernah mencari kita lagi"
Ayana seorang istri yang tidak pernah mendapat kan kehidupan yang layak sejak menjadi istri dari Leon—sang suami.
"Tunggu ayana, jika kau mau bawa lah anak pembawa sial ini" ucap Clara wanita yang telah menjadi istri baru dari Leon.
"Dia bukan anak pembawa sial. Ayo nak kita pergi" walau pun bukan anak kandung nya, Ayana sangat menyayangi anak perempuan dari selingkuh sang suami.
...
"Ibu.kita akan kemana? Aku dan adik lelah"Walau hanya satu kalimat yang Ayana denger, hati seorang ibu nya langsung melemah.
"sebentar lagi kita akan beristirahat, kamu dan adik semangat ya"
Setelah beberapa lama, Ayana akhirnya mendapat kan tempat tinggal yang cukup untuk mereka bertiga tinggali.
"Maafin ibu ya nak, sementara ini kita tinggal di sini. Walau kecil ini masih bisa kita gunakan untuk berlindung"
14 tahun berlalu, Sampai kini, ayana dan dua anak nya itu masih tinggal di ruamh kecil itu.
"Ibu kenapa jembut aku sih!, tadi elina udah bilang, ga usah jemput! " elina putri dari selingkuhan mantan suami Ayana, tumbuh dengan sifat yang sama seperti ibu kandung nya.
"Maaf ibu lupa nak" Walau begitu sifat elina kepada nya, ayana tetap menyayangi nya seperti ia menyanyi sang putra.
"Elina Sampai dI ejak, Lain kali kalau ibu mau jemput elina, mending pendam aja. Karna elina malu punya ibu jahat kaya kamu"
Kata kata itu elina dapat kan dari sang ibu kandung yang mencuci otak gadis cantik itu.
Brak! Pintu kamar elina tertutup dengan kasar. "Maaf nak... "
Berbalik dengan Jeffrey anak kandung ayana yang sangat menyayangi sang ibu, tampa merasa malu.
"Ibu... Jangan nangis ya, nanti kalau Jeffrey udah bisa cari kerja kita buktiin ke semua orang jahat itu kalau kita itu gak memalukan"
"Tepati kata kata mu nak"Kedua orang itu larut dalam suasana sendu.
...
"Bu lihat ini jeffrey udah keterima jadi menejer di perusahaan ######"Ucap jeffrey kepada ayana yang tergeletak di atas kasur dalam keadaan lemah.
"selamat ya nak, kamu udah tepati kata kata kamu dUlu, Ibu bahagia kamu jadi anak berbakti ke orang tua. "
"Masa depan mu cerah, jangan sia sia kan semua ini. Kalau ibu pergi kamu jaga adik mu jangan biarkan dia melakukan hal yang salah. "
"Ibu Jangan bilang gitu, ibu pasti sembuh. Jeffy belum sempet bahagiin ibu jadi ibu harus kuat ya" ini lah hal yang paling di takuti jeffrey—kehilangan seorang ibu.
Tiba-tiba.
"Ibu.."Ucap pelan seorang gadis yang mendekati ayana.
" apa kabar nak? "Elina datang selalu beberapa tahun meninggalkan ayana dan jeffrey.
" maaf bu... Elina salah.. Mereka cuci otak Elina.. Sampai aku jadi anak durhaka ke ibu dan kakak "air mata ayana dan elina seketika jatuh tak berhenti.
"Kamu gaK usah minta maaf.... Seorang anak pasti punya kesalahan. Sekarang lupakan masa lalu, kamu mulai lah hidup baru mu... "
"Kalian berdua harus jadi anak sukses. Sekarang Ibu udah tenang... Jadi biarkan ibu Kalian ini istrahat"
"Jangan katakan itu bu, jeffrey sama elina masih mau sama ibu" ucap jeffrey, sementara elina sudah tidak bisa mengatakan apa pun.
"Ibu mau istrahat... Peran ibu sudah cukup... Jadi kalian jangan larut dalam kesedihan, ini awal bukan akhir."
"Ibu sayang kalian" kalimat itu Lansung di akhiri dengan Hembusan nafas terakhir seorang ibu yang sudah tenang.
...
TAMAT!
*Sayangi ibu kalian, jangan sakiti mereka. Karna Kasih sayang ibu hanya datang satu kali. 🙏🙏