Sejak pertama kali aku melihatnya, aku tidak pernah menyangka bahawa seseorang yang begitu asing akan menjadi seseorang yang paling berarti dalam hidupku.
Namaku Adrian.
Aku bukan seseorang yang percaya pada cinta pandangan pertama. Bagiku, cinta hanyalah cerita indah yang sering diceritakan orang, tetapi sulit untuk benar-benar terjadi.
Sampai aku bertemu dengan Luna.
Luna adalah gadis yang sederhana.
Dia tidak pernah berusaha menjadi pusat perhatian. Dia tidak memakai senyuman palsu untuk disukai orang lain.
Justru kerana itulah aku tertarik kepadanya.
Ada ketenangan dalam dirinya yang tidak aku temukan pada orang lain.
Suatu hari, ketika hujan turun dengan deras, aku melihatnya berdiri sendirian di depan halte.
"Kamu tidak membawa payung?"
Dia menoleh dan tersenyum kecil.
"Tidak. Aku kira hujan akan berhenti sebelum aku pulang."
Aku tertawa pelan.
"Kalau begitu, sepertinya hujan ingin membuatmu menunggu lebih lama."
Sejak hari itu, kami mulai sering berbicara.
Awalnya kami hanya dua orang asing yang kebetulan bertemu.
Namun perlahan, dia menjadi seseorang yang selalu aku cari.
Pesan darinya menjadi hal pertama yang ingin aku lihat setiap pagi.
Suaranya menjadi hal yang ingin aku dengar ketika hariku terasa berat.
Dan tanpa aku sadari...
Aku telah jatuh cinta.
"Apa kamu percaya bahawa dua orang boleh bertemu kerana takdir?"
Luna bertanya suatu malam.
Aku menatapnya sambil tersenyum.
"Dulu tidak."
"Lalu sekarang?"
"Sekarang aku percaya. Kerana kalau bukan takdir, bagaimana mungkin aku bisa bertemu denganmu?"
Luna tertawa kecil.
Tetapi aku tahu...
Di balik senyumannya, dia juga merasakan hal yang sama.
---
Namun cinta tidak selalu berjalan dengan mudah.
Ada ketakutan.
Ada keraguan.
Ada masa ketika kami hampir menyerah.
Tetapi setiap kali kami ingin pergi, kami selalu mengingat alasan kenapa kami bertahan.
Kerana cinta bukan tentang menemukan seseorang yang sempurna.
Cinta adalah tentang menemukan seseorang yang membuat kita ingin menjadi lebih baik.
Bertahun-tahun kemudian, aku masih mengingat hari pertama aku bertemu Luna.
Hari ketika hujan turun.
Hari ketika seorang gadis sederhana membuat hatiku berubah.
Dan sampai sekarang aku masih percaya...
Beberapa orang datang ke dalam hidup kita bukan untuk sementara.
Mereka datang untuk menjadi rumah yang selama ini kita cari.