Titaaa.. ada Uncle Dimas nih, teriak mama dari ruang tamu.
Tita keluar dari kamar dan menghampiri Uncle Dimas yang baru saja tiba dari luar kota.
"Uncle Dimas datang kok nggak bilang-bilang sih. Protes Tita pada Uncle Dimas.
"Kalau bilang-bilang berarti bukan surprise dong Ta. Sambil mengusap kepala Tita.
"Oleh-oleh buat Tita mana Uncle..? Sambil mengarahkan kedua tangannya tanda meminta.
"Ada kok tenang saja, Uncle punya sesuatu buat Tita. Uncle Dimas memberikan sebuah bungkusan yang dari tadi di bawanya. "Ini buat Tita.
"Wah terimakasih Uncle.. Tita memeluk Uncle Dimas sebagai tanda terimakasihnya.
"Di buka dong, pasti Tita suka..
Titapun membuka oleh-oleh yang di berikan oleh Uncle Dimas dengan wajah penasaran.
"Waaaaaah lucu banget bonekanya Uncle, terimakasih Tita suka banget. Wajah Tita sangat bahagia mendapatkan sebuah boneka dari Uncle Dimas.
Hari mulai gelap seperti biasa Tita setiap malam mengerjakan tugas sekolahnya sampai tengah malam, dan tiba-tiba Tita mendengar suara anak kecil yang sedang bernyanyi...
Niii naaa bobo oh niii naaa bobo...
Tita menoleh kearah suara nyanyian itu tapi tidak ada siapa-siapa. Lalu Tita kembali lagi mengerjakan tugas sekolahnya, dan suara itu terdengar lagi.
Niii.. naaa.. bobo oh Niii naaa bobo...
Suara itu semakin jelas di telinga Tita. Buluh kuduk Tita mulai merinding, Tita mencoba mendekati arah suara nyanyian itu dan tiba-tiba benda yang berada di kamar Tita terjatuh dari tempatnya Tita pun sangat terkejut, wajahnya pucat, tubuhnya menggetar karena ketakutan. Tiba-tiba boneka itu berdiri dan berjalan mendekati Tita sambil bernyanyi.
Niii.. naaa.. bobo oh Niii.. naaa bobo
boneka itu berulang kali menyanyikan nyanyian yang sama, Tita pun terjatuh pingsan di lantai kamarnya.. Tita di larikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan...
~END~