Malamku tak seperti orang pada umumnya, disaat malam datang semua orang tertidur pulas, namun aku masih berjalan menyusuri malam yang menurutku cerah karena halusinasiku yang terlalu tinggi hingga mendekatkan aku pada cahaya bintang dan bulan.
Disaat malam aku tak hanya berhalusinasi tentang masa depanku, namun aku juga mencoba tuk keluar dari sunyinya rumah karena penghuninya telah tertidur pulas.
Aku mulai mengeluarkan sebuah motor dan menaikkinya pelan-pelan dan akupun tak lupa disaat dalam perjalanan,dalam hatiku berkata kepada sang Tuhan "Tuhan aku mau keluar berkati, lindungi ku, jagai rumahku, biarkan aku berangkat keluar malam ini dengan perlindunganmu dan pegangan tanganmu dan pulang dengan keselamatan" kataku dalam hati sambil berdoa.
Terkadang aku takut apabila aku mendengar kabar bahwa malam itu berbahaya, karena maraknya kejahatan, dan dunia malam yang begitu menggoda, namun disatu sisi aku hanya merenung dan berdoa dalam hati saat melintasi jalan sepi, dan selalu ingat kepada pesan orang tuaku yang selalu berkata "jadi anak yang baik jangan macam-macam" saat aku melewati depan penjual miras dan tempat diskotik, aku tak terpengaruh karena aku mendengar kata orangtuaku yang seakan berbisik di daun telinga ku .
Saat aku sampai ke tujuanku, yaitu sebuah minimarket, aku membeli sebuah minuman kopi dan sebungkus rokok, setalah aku membayarnya aku pun menikmati malamku didepan supermarket itu, dan setelah itu, akupun kembali pulang kerumah dan dalam hati sambil berkata "malam jangan dulu pergi karena aku ingin berpikir dan mencoba sesuatu yang berguna buat masa depanku dan jangan dulu pergi karena aku belum sempat berterimakasih dan meminta perlindungan pada Tuhan untuk istirahat ku malam ini".
itulah malamku? Indah bukan?