( ini BL ya ) hehehe
Karakter utama bernama : Zhao Xian ( biar lebih mudah kita panggil saja Xian er )
Karakter utama kedua bernama : fan lie
Awalnya , Xian er berangkat kerja dan dia memakai kacamata agar tidak mencolok Xian er awalnya tidak senang dengan fan lie dia berusaha menghindari nya Xian er berpikir " aku harap aku tidak bertemu dengan fan lie dia kadang kadang selalu mempermainkan ku aku kesal " Xian er pun terus berjalan untuk berangkat kerja dan saat sampai Xian er pun langsung ke tempat nya dan mulai bekerja dan tiba tiba fan lie datang dan berkata "Zhu Xian ini berkasnya sudah saya kerjakan kamu cek lagi ya kalau ada kesalahan perbaiki " Xian er pun menjawab "i-iya baiklah " xian er berpikir " kenapa dia menatap ku seperti itu itu membuatku sedikit khawatir ....... Huhhh tidak usah dipedulikan " lalu Xian er lanjut bekerja dan saat istirahat makan siang xian er pergi ke gudang untuk menemukan berkas yang diminta rekan nya dan tiba tiba xian er mendengar suara pintu di tutup dengan keras xian er pun memeriksa siapa yang menutupnya dan saat xian er mendekati pintu tiba tiba ada seseorang dibelakang dan memegang kedua tangan xian er dengan erat xian er terkejut dan berkata " lepaskan siapa kamu " saat aku menoleh ternyata itu fan lie xian er pun terkejut dan berkata " fan lie kenapa kamu di sini apa yang kamu lakukan cepat lepaskan tangan ku " fan lie menjawab " tidak kamu kenapa di sini " xian er menjawab " aku hanya mencari berkas " fan lie menjawab " jangan bohong aku lihat kamu masuk diam diam aku mau tanya......... Apa kah kamu tahu kalung perak dengan inisial f " xian er menjawab " aku tidak tahu " fan lie berkata lagi " kamu kan yang mengambil nya jawab jujur " xian er menjawab " ti-tidak bukan aku aku tidak tahu apa itu tapi benar bukan aku yang mengambilnya " fan lie pun menggenggam tangan ku semakin erat dan berkata " aku tidak percaya ........... Oke kalau benar kamu tidak mengambilnya kamu harus lakukan semua yang aku perintahkan sebagai ganti bayaran nya soalnya itu barang yang sangat penting kalau kamu tidak mau kamu akan tanggung akibatnya " xian er menjawab " a-apa........... Baiklah aku akan menuruti semua permintaan mu " xian er pun sedikit takut dan sedih karena dituduh oleh fan lie tapi dia tidak bisa apa apa dan hanya bisa menuruti semua keinginannya dan saat malam hari setelah selesai bekerja xian er pulang ke rumah tapi tiba tiba fan lie memanggil dan berkata " hei zhao xian jangan lupa janji mu " xian er pun ingat dan berkata " ma-maaf aku lupa " dan lie menjawab " sudahlah sekarang belikan aku minuman di toko dekat sini cepat " xian er menjawab " i-iya baiklah " xian er pun dengan cepat pergi ke toko dan saat xian er melihat keluar ternyata hujan dan payungnya juga tidak ada kkarena xian er takut fan lie menunggu lama xian er pun xian er pun berlari dengan cepat dan menuju ke toko xian er sempat terjatuh dan terluka tapi xian er berdiri lagi dan sampai di toko xian er membeli minuman dan membayarnya lalu kembali lalu saat aku kembali fan lie melihatku yang basah lalu berkata " sekarang kamu pijat kakiku " xian er menjawab " i-iya baiklah " lalu xian er memijat kakinya dan xian er sebenarnya kedinginan tapi dia tidak mau merepotkan fan lie dan terus memijat kakinya dan fan lie berkata " hei zhao xian malam ini kamu tidur di sini " xian er terkejut dan berkata " kenapa " fan lie menjawab dengan nada sedikit kesal " sudahlah gk usah banyak tanya pokok nya kamu di sini malam ini ya kamu di sini " xian er pun berkata "baiklah " lalu fan lie berkata " sebaiknya kamu mandi dulu Xian er " xian er menjawab " baiklah " lalu xian er pun mandi dan saat selesai dia keluar dan ganti baju lalu saat fan lie melihatnya dia sangat terkejut dan menatap xian er sejenak xian er berkata " fan lie ke-kenapa kamu terus menatap ku apa ada yang salah dengan ku " lalu fan lie menjawab " ti-tidak tidak ada oh iya apakah kamu bisa memasak kalau bisa buatkan aku makan malam "xian er menjawab " i-iya baiklah aku akan buatkan sekarang " lalu xian er pun mulai memasak makan malam untuk fan lie dan saat selesai fan lie mencobanya dan rasanya cukup enak fan lie pun menyuruh xian er makan juga xian er sempat menolak nya tapi fan lie terus menyuruhnya jadi xian er menurutinya saat selesai makan xian er pun membereskan nya dan fan lie membeli minuman untuk dia minum dan xian er masih membersihkan nya dan saat selesai xian er melihat fan lie banyak sekali minum nya xian er berkata " fan lie kenapa kamu banyak sekali minum nya kamu mabuk kan " fan lie menjawab dengan mabuk " aku kuat aku baik bak saja " xian er berkata lagi " sudahlah kamu berhenti minum kamu sudah mabuk sekali ayo aku antar ke kamar "lalu xian er membawa fan lie yang mabuk ke kamar lalu saat sampai kamar tiba tiba fan lie menyudutkan ku di tembok kamar dan tangan nya menyentuh tembok lalu xian er berkata sambil sedikit panik " le-lepaskan fan lie apa yang kamu lakukan " fan lie tidak melepaskan xian er dan terus menyudutnya dia berkata sambil mabuk " hei zhao xian kamu kenapa di sini.....zhao xian sejak aku melihatmu selesai mandi tadi aku merasa aneh tiba tiba jantung ku berdetak kencang saat itu apa kamu tahu penyebabnya " xian er menjawab " a-aku tidak tahu lepaskan " fan lie menjawab " tidak akan ku lepaskan hei zhao xian apa mungkin ( fan lie mendekat ke telinga zhao xian ) aku menyukaimu " xian er pun terkejut dan berpikir "a-apa fan lie me-menyukaiku a-apa ini benar mungkin dia hanya bercanda dia kan minum terlalu banyak tidak usah terlalu dipikirkan " xian er berkata " fa-fan lie apa kamu bercanda se-sebaiknya kamu tidur kamu minum terlalu banyak "lalu xian er mencoba melepaskan diri tapi fan lie menangkap tangan nya lalu menyudutkan nya di tembok dan fan lie sangat dekat fan lie mengangkat kedua tangan xian er dengan tangan nya ke atas tembok dan memegangnya erat erat xian er pun terkejut dan sedikit panik lalu berkata " fa-fan lie le-lepaskan aku " fan lie menjawab dengan pelan dan mendekatkan nya ke telinga ku " aku tidak akan melepaskan mu " xian er berpikir " bagaimana ini ada apa dengan fan lie dia kenapa ada apa aku terjebak aku tidak bisa melepaskan diri fan lie terlalu erat menggenggam ku bagaimana ini aku takut fan lie saat sadar bertanya huuhhh bagaimana ini aku bingung " fan lie pun menggigit telinga xian er dan xian er berkata " fan lie apa yang kamu lakukan le-lepaskan " tapi dan lie terus menggigit telingaku lalu fan lie berhenti menggigit dan mendekati xia er lalu mencium bibir xian er xian er berusaha melepaskan diri tapi fan lie terus menggenggam tangan ku di atas dengan erat dan terus mendesak ku fan lie terus mencium bibirku aku pun mulai merasa nyaman dengan fan lie dan tidak akan mendesaknya lagi lalu fan lie membawa xian er tidur di kasur.....................!!!.........
Keesokan harinya xian er bangun pagi pagi sekali dan mengingat kejadian semalam dia pun merasa sangat malu dan memutuskan bangun snahat pagi dan fan lie masih tidur xian er pun memutuskan membuat sup untuk fan lie menghilangkan mabuk nya lalu aku pun merapikan diri dan membuat surat lalu pergi secepat mungkin dari rumah fan lie dan xian er berpikir " aduhhh apa yang terjadi semalam aku malu aku merasa aku tidak ingin bertemu dia lagi aku terlalu malu untuk itu sudahlah sebaiknya aku pulang dulu " lalu xian er pun pulang dan saat sampai rumah xian er pun mandi dan ganti baju dan berangkat kerja saat sampai kebetulan xian er melihat fan lie juga baru saja sampai xian er pun merasa gugup dan malu xian er pun menghindari fan lie dan fan lie menyadari itu tapi dia terus berjalan masuk ke kantor dengan ekspresi datar sedangkan xian er pun sampai di tempat kerjanya dan mulai bekerja lalu rekan kerja xian er menyuruh menyuruhnya untuk mengantar dokumen ke direktur fan lie xian er pun terkejut dan berkata " apa.... ta-tapi tidak bisakah kamu saja " rekan xian er menjawab "tidak aku masih harus menyelesaikan tugas lainnya jadi tolong kamu antar ya " xian er pun hanya bisa mengangguk lalu xian er ke ruang fan lie dan melihatnya sedang mengerjakan dokumen xian er pun menaruh dokumennya di mejanya dan langsung pergi tapi tiba-tiba fan lie berkata "tunggu jangan pergi " xian er terkejut panik dan berkata "a-ada urusan apa lagi ya di-direktur lie " fan lie menjawab " kamu kenapa pergi apa kamu yang membuat sup dirumah ku tadi pagi" xian er sangat terkejut dan menjawab " i-iya memang maaf kalau kamu tidak suka " fan lie jawab "aku suka kok apa kamu juga menyukai ku kan " xian er menjawab " a-apa menyukai siapa " fan lie berkata "ohhh lupakan saja tidak penting" xian er berkata "baiklah kalau begitu aku pergi dulu " lalu fan lie menjawab "tunggu " tiba tiba dia menarik tanganku dan menyudutkan ku ke tembok lagi xian er berkata " fa-fan lie ada apa tolong lepaskan " fan lie pun tidak mau melepaskan dan menggenggam tangan ku erat erat dan dia berkata "zhao xian apa kamu ingat kejadian semalam " dengan wajah gugup dan panik xian er menjawab "ke-kejadian apa a-aku tidak tahu " lalu fan lie mendekat ke diri xian er xian er pun berusaha tidak memandang wajahnya tapi fan lie memegang dagu xina er dan menghadapkan nnya ke dia sambil berkata " baiklah kalau begitu jangan lupa kamu masih pesuruh ku jadi sekarang cepat buatkan kopi untukku " xian er pun mengangguk "ba-baiklah aku akan membuatnya " fan lie berkata " jangan lama lama sekalian belikan makan siang di luar " xian er pun mengangguk "baiklah aku akan membelikannya " xian er pun membeli makan siang dulu di luar xian er pun berlari secepat mungkin ke restoran terdekat lalu tiba tiba ada sepeda motor ke arah xianer pun menghindar tapi akun tetap terserempet dan dahi xian er terbentur trotoar di pinggir jalan xian er pun terkejut dan merasa kan sakit tapi xian er sadar dia sedang terburu buru orang orang pun mengelilinginya dan berkata " apa kamu baik baik saja apa kamu terluka " lalu yang menyerempet tadi pun juga meminta maaf xian er pun menjawab " tidak perlu aku baik baik saja aku sedang terburu buru permisi " xian er pun bergegas pergi ke restoran lalu dia memegang dahinya dan darah nya keluar banyak xianer pun menyembunyikannya dengan tangannya meskipun bajunya terkena darah itu dan saat samapai aku pun buru buru pesan dan saat selesai aku pun membayar dan lekas pergi dan saat sampai kantor xian er pun membuatkan kopi untuk fan lie dan xianer lupa tentang dahulu terluka dan saat selesai aku pun menuju ke ruangan fan lie dan dia berkata " kamu terlambat " xian er menjawab " maaf direktur lie tadi ada masalah sedikit saya permisi dulu " lalu fan lie berkata " tunggu sebentar " xian er menjawab " ada apa " fan lie berkata " sini mendekat " xian er pun mendekat dan fan lie melihat kalau dahi xian er berdarah banyak dia terkejut dan berkata " hei zhao xian kenapa dahi mu bisa berdarah kayak gini dan lukanya lumayan dalam lohh ada apa " xian er mnjawab " ohh i-iya aku baru ingat tadi aku sempat kecelakaan " fan lie er kejutan " apaaa kecelakaan kenapa kamu tidak bilang " xian er pun terkejut karena fan lie berteriak " i-itu cuma kecelakaan kecil tidak apa apa ini bukan masalah " lalu fan lie pun tiba tiba menarik tangan xian er keluar kantor dan naik mobil dia berkata " kita kerumah sakit sekarang lukamu lumayan parah si soalnya " xian er berkata " tidak usah " fan lie pun menyuruhku diam dan saat sampai fan lie memganv tangan ku dan mencari dokter dan saat sudah menemukannya fan lie berkata "dokter tolong periksa dia dia habis kecelakaan " dokter pun membawaku ke ruangan dan saat memeriksanya lukanya perlu dijahit dokter round mulai menjahit lukanya dan saat selesai lalu di perban dan dokter memeriksa apakah ada luka lain dan tidak ada dan xian er pun di suruh pulang dan istirahat lalu fan lie mengurus administrasi nya dulu dan xian er pun menunggu dan xian er pergi ke luar rumah sakit dan xian er jalan jalan di sekeliling rumah sakit dan saat fan lie selesai dia mencariku dan dia khawatir dan saat xianer ingin ke tempat fan lie dia sudah menunggu dia pergi ke arah xianer lalu memeluk xian er berkata " direktur lie ada apa kenapa kamu memelukku ada apa "fan lie menjawab " biarkan aku memelukmu sebentar " xian er pun tidak mengerti apa yang terjadi dengan fan lie xian er pun memeluk nya kembali fan lie berkata " ayo kita naik ke mobil " xian er mengangguk dan masuk mobil saat dalam perjalanan xian er tertidur fan lie memutuskan untuk membawanya ke rumah fan lie dan membaringkan xian er ke tempat tidur fan lie dan dia memutuskan memasak untuk xian er dan beberapa jam xian er bangun dan mencium aroma harum xianer pun bangun dari tempat tidur dan menuju ke arah aroma harum itu dan dia terkejut lalu berkata "direktur lie apa kamu yang memasak semua " fan lie mengangguk " iya ayo kita makan aku menyiapkan nya untukmu agar lukamu cepat sembuh " xian er menjawab " ke-kenapa direktur tiba tiba baik ada apa memang nya " fan lie menjawab " sudahlah ayo makan " lalu saat selesai makan xian er memutuskan yang mencuci piring nya lalu fan lie berkata " zhao xian gimana kamu bisa kecelakaan coba ceritain " xian er menjawab " hmmm aku tidak terlalu ingat hmm mungkin saat aku akan membelikan mu makanan di restoran karena aku terlalu buru buru takut direktur menunggu lama aku lari dan aku tidak sadar ada sepeda motor melaju ke arah ku dengan cepat dan saat aku tahu ada yang menuju ke arahku aku menghindar tapi aku terserempet dan terpental lalu dahulu terbentur trotoar di pinggir jalan tapi aku berdiri lagi dan cepat cepat ke restoran aku tidak tahu kalau kepalaku terluka parah maaf ya direktur ini kesalahan kh yang ceroboh "fan lie menjawab " jadi begitu ya itu harusnya tidak salaha mu ini slahaku karena menyuruhmu cepat cepat maaf ya kamu kecelakaan karena aku " xian er berkata " tidak ini bukan salah direktur ini salahku sendiri aku yang ceroboh jadi tidak perlu minta maaf " fan lie menjawab " pokoknya aku minta maaf " lalu fan lie tiba tiba memeluk xian er dari belakang saat xian er menyuci piring dan saat selesai xian er berkata sambil merasa malu " di-direktur tolong lepaskan kenapa tiba tiba memelukku ada apa " lalu xian er pun melepaskan peluk kan itu dan sedikit menjauh darinya xian er berdiri sambil menatap kebawah dengan perasaan malu " maaf direktur " fan lie menjawab " tidak apa kamu sebaiknya istirahat aku masih ada urusan kerja di kantor kamu istirahat dulu ya disini kalau ada apa apa hubungi aku " xian er pun mengangguk lalu fan lie bersiap siap dan pergi xian er pun berbaring di tempat tidur dan berkata " apa yang harus aku lakukan tidak mungkin kan aku tidur terus apa aku keluar sebentar ya tapi mau kemana ya sudahlah daripada bosan di sini " lalu xian er memutuskan untuk jalan jalan sebentar dan saat jalan jalan xian er tidak sengaja melihat fan lie dengan perempuan dan kelihatannya cukup akrab xian er berpikir " siapa itu ya apa mu gkin itu pacar fan lie mungkin dia baik sama aku karena dia kasihan aku yang terlalu kepedean sudahlah aku tidak akan ikut campur dengan fan lie lagi " lalu xian er mengirim pesan itu tertulis " direktur lie saya akan pulang ke rumah saya sendiri dan terimakasih karena telah menolong saya " xian er pun membawa barang di rumah fan lie dan pulang ke rumah secepat mungkin saat sampai rumah xianer pun langsung berbaring di tempat tidur dan berpikir " aku penasaran perempuan tadi siapa ya apa dia pacaranya ahhhh kenapa aku berpikir seperti itu kalau dia punya pacar ya syukurlah lebih baik aku tidur saja " lalu xian er pun tidur dan setelah beberapa jam ada ya tok tok pintu xian er terbangun dan menuju ke arah pintu sambil berkata " siapa sihh " saat membuka pintunya itu ternyata direktur lie xian er berkata" direktur lie ke-kenapa anda di sini ada urusan apa " lalu fan lie pun masuk ke dalam dan berkata " zhao xian kenapa kamu pulang " xian er menjawab " ti-tisak apa apa aku hanya ingin pulang " lalu tiba tiba dan lie menyudutkan xianer ke tembok dan berbicara tepat di depannya dia berkata " apa benar " xian er pun rmngangguk dan menghadap ke bawah lalu fan lie memegang kepala xian er dan berkata " apa luka di dahimu sudah baik baik saja " xian er menjawab " tidak apa apa kok beberapa hari juga pasti sembuh " xian er pun masih menatap ke bawah lalu fan lie menyuruh xian er menatap ke arahnya dan berkata "zhao xian jangan menghadap ke bawah tatap ke arahku " lalu aku menatap ke arahnya dan fan lie terkejut karena ekspresiku seperti sedih fan lie bertanya " zhao xian kamu kenapa ada yang sakit " xianer terkejut dan memalingkan muka ke samping " aku tidak apa apa aku baik baik saja " fan lie berkata " jangan bohong aku tahu betul ekspresi wajah mu " xian er " aku tidak apa kok aku baik baik saja " lalu xian er agak menjauh dari fan lie " maaf direktur lie " fan lie masih sedikit terkejut tapi tiba tiba dia mendekat dan memeluk xian er fan lie berkata " syukurlah kamu tidak apa apa apa kamu mau tinggal bersama dengan ku agar aku bisa merawat lukamu " xianer pun masih ragu dan berkata " ba-baiklah aku setuju " lalu fan lie mengajakku ke rumahnya dan menyuruhku istirahat beberapa hari sampai luka di dahi xian er sembuh dan sekarang hari libur xian er saat sampai di rumah fan lie pun berkata " bagaimana kalau kita tidur sekamar " xianer " kenapa " fan lie "mau ya " xianer pun mengangguk lalu saat xian er dan fan lie membereskan barang barang di rumah fan lie xian er tiba tiba berkata pelan " fan lie aku menyukaimu " fan lie terkejut dan berkata " apaaa " xianer berkata "ohhh tidak apa apa tidak usah dipikir kan " fan lie pun menyudutkan xian er ke tembok lagi " zhao xian kmau bilang apa tadi " xian er menjawab " a-aku tidak tidak sengaja " fan lie pun semakin mendekati xianermenunggu jawabannya xian er pun menghadap ke bawah dan fan lie menghadap kannya ke arahnya xian er terpaksa jujur "a-aku se-sebenarnya menyukaimu " fan lie terkejut dan terdiam xian er berkata " maaf pasti kamu tidak enak mendengarku berbicara seperti itu " lalu tiba tiba fan lie mendekati nya dan mencium bibir xianer terkejut tapi dia tidak menghindarinya justru dia senang dan membalas balik mereka pun berciuman lumayan lama saat mereka berhenti fan lie berkata " aku..... Sebenarnya juga menyukaimu " xianer berkata " tapi siapa wanita yang bersama mu tempo hari "fan lie menjawab " ohh dia kakak ku " xian er " ohh begitu ya " fan lie tertawa dan berkata " kenapa kamu mengira dia pacarku " xian er " tidak " fan lie berkata " jadi apakah kamu mau menjadi pasangan ku dan kita tinggal bersama " xian er terkejut " iya tentu saja " lalu saat malam hari saat hendak tidur xian er berkata " hei fan lie besok apa ku sudah boleh mulai bekerja lagi luka ku sudah sembuh " fan lie menjawab " hmmm boleh tapi kamu berangkat siang ya " xian er mengangguk lalu tiba tiba fan lie mendorong ku ke tempat tidur dan fan lie di atasku " baiklah janji " xian er berkata " fa-fan lie apa yang akan kamu lakukan " lalu fan lie memegang kedua tangan ku dan mengangkat nya ke atas lalu fan lie mendekatiku dan memegang ku " fan lie apa yang kamu lakukan " fan lie menjawab " karena kita pasangan bolehkan " lalu fan lie pun mencium xian er dalam dalam dan xian er tidak menolak.................!!!!.........
Keesokan harinya xian er pun bangun dengan sebagian tubuh yang agak sakit lalu xian er melihat fan lie sudah berangkat dari pagi dan sekarang sudah hampir siang xianer pun siap siap berangkat lebih awal dia pun sarapan dan berangkat .
Selesai
Ini sihh cuma ngarang ya karena gabut jadi agak jelek tapi gk usah di peduliin ya kalau cerita nya agak jelek 😊