Aku baru saja pindah ke kosan baru, berharap bisa fokus belajar. Tapi, malam pertama aku disambut dengan suara-suara aneh. Tik... tok... tik... tok... Suara jam dinding di dinding sebelah terdengar seperti detak jantung yang tidak normal.
Aku mencoba mengabaikannya, tapi suara itu semakin keras. Lalu, aku mendengar suara langkah kaki di koridor. Berhenti... Suara itu Berhenti tepat di depan kamar ku.
Aku tidak berani membuka mata. Tapi, aku bisa merasakan ada seseorang di sana, menatap ku. Aku mencoba berdoa, tapi suaraku tidak keluar.
Lalu, aku mendengar bisikan di telinga aku, "Kamu... tidak... akan... pernah... Tenang... sini..." 😱
Aku terbangun dengan keringat dingin, menyadari itu hanya mimpi. Tapi, saat aku membuka mata, aku melihat sesuatu di sudut kamar... 👀
Aku mencoba fokus pada objek itu, tapi mataku seperti tertarik untuk tidak melihatnya. Tapi, aku paksa diriku untuk melihat lebih jelas.
Itu adalah foto lama, kusam, dengan bingkai kayu. Foto itu menunjukkan seorang wanita dengan rambut panjang, mengenakan gaun putih, berdiri di depan kamarku. Aku tidak pernah melihat foto itu sebelumnya, dan aku yakin itu tidak ada di kamarku saat aku pindah.
Aku mencoba mengambil foto itu, tapi tanganku seperti tertahan. Aku merasa ada sesuatu yang tidak beres. Lalu, aku mendengar suara wanita itu, "... kamu...Harus di... sini,selamanya..."
Aku mencoba berlari, tapi kakiku tidak bisa bergerak. Aku terjebak. Wanita itu mulai mendekat, dengan senyum yang semakin lebar...
Aku mencoba berteriak, tapi suaraku tidak keluar. Wanita itu semakin dekat, dengan wajah yang mulai berubah menjadi sesuatu yang menakutkan. Matanya menjadi hitam, kulitnya menjadi pucat, dan senyumnya menjadi lebih lebar.
Aku merasa napasku terhenti. Aku mencoba mengingat semua doa yang aku bisa, tapi akal sehatku seperti hilang. Wanita itu sudah sangat dekat, aku bisa merasakan napasnya yang dingin di wajahku.
Lalu, aku ingat sesuatu. Aku memiliki liontin kecil yang diberikan oleh nenekku, yang katanya bisa melindungi aku dari hal-hal jahat. Aku mencoba mengambil liontin itu, dan...
Wanita itu berhenti. Aku bisa melihat kebencian di matanya, tapi juga ada rasa takut. Aku memanfaatkan kesempatan itu untuk berlari keluar dari kamar, meninggalkan semua yang ada di belakang.
Aku tidak berhenti berlari sampai aku berada di luar kosan, di tengah malam yang gelap. Aku tidak pernah kembali ke kosan itu lagi... 😱
meski susah satu minggu aku kekuar dari kosan itu, Aku tidak pernah bisa menghilangkan rasa bahwa wanita itu masih mengawasi aku. Aku selalu merasa ada sesuatu di belakang aku, tidak peduli di mana aku berada.
Aku mencoba untuk melanjutkan hidup, tapi bayangan wanita itu selalu menghantui aku. Aku mulai kehilangan fokus, tidak bisa tidur, dan tidak bisa berkonsentrasi.
Suatu malam, aku menerima panggilan dari nomor tidak dikenal. Aku tidak menjawab, tapi suara wanita itu terdengar di telinga aku, "Kamu... tidak... akan... pernah... bisa lari... dari... aku..."
Aku mencoba mematikan telepon, tapi suara itu masih terdengar. Aku mulai merasa bahwa aku sudah kehilangan akal sehat...
Lalu, aku menerima pesan teks: "Kamu... akan... menjadi... seperti... aku..."
Aku merasa dingin merambat di tulang belakangku. Aku mencoba untuk tidak memikirkan pesan itu, tapi tidak bisa. Aku mulai merasa bahwa aku sudah terjebak dalam lingkaran setan.
Ke esokan harinya, aku memutuskan untuk mencari bantuan dari seorang teman yang ahli dalam hal-hal paranormal. Aku pergi ke rumahnya, dan menceritakan semua yang terjadi.
Temanku mendengarkan dengan serius, lalu berkata, "Aku tahu apa yang harus kita lakukan. Kita harus melakukan Ritual untuk mengusir roh jahat itu."
Aku setuju,walau aku ragu, karna dalam agamaku ritual itu tidak ada, namun apa salahnya kan untuk mencoba?, dan akhirnya kita mulai melakukan ritual di rumah temanku. Kita membakar dupa, membaca mantra, dan melakukan gerakan-gerakan yang aneh, yang aku pun tak tau arti dari mantra dan gerakan itu.
Tiba-tiba, lampu mulai berkedip, dan udara menjadi dingin. Aku bisa merasakan kehadiran wanita itu di ruangan ini...
Aku merasa napas aku terhenti. Wanita itu mulai muncul di depanku, dengan wajah yang menakutkan. Aku mencoba untuk tidak melihatnya, tapi mataku seperti tertarik ke arahnya.
Temanku terus membaca mantra, dan aku bisa merasakan energi positif di ruangan. Tapi, wanita itu tidak pergi. Aku bisa merasakan kebencian dan kemarahan di matanya.
Lalu, temanku berteriak, "Aku tahu apa yang kamu inginkan! Kamu ingin dia menjadi seperti kamu, terjebak dalam kesedihan dan kebencian!"
Wanita itu berhenti, dan aku bisa melihat kesedihan di matanya. Aku tidak tahu apa yang terjadi, tapi aku bisa merasakan bahwa ada sesuatu yang salah.
Temanku melanjutkan, "Aku akan memberikan kamu ganti. Tapi, kamu harus meninggalkan dia, dan jangan pernah kembali."
Wanita itu mengangguk, dan aku bisa merasakan kelegaan di hatiku. Tapi, aku tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya...
Aku merasa lega ketika wanita itu menghilang, dan ruangan kembali normal. Temanku berhenti membaca mantra, dan kita berdua duduk dengan napas yang terengah-engah.
"Kita berhasil," temanku berkata, dengan senyum yang lega.
Tapi, aku tidak bisa menghilangkan rasa bahwa ada sesuatu yang tidak beres. Aku melihat ke cermin, dan aku melihat bayanganku sendiri... tapi ada sesuatu yang berbeda.
Aku melihat ke temanku, dan aku bisa melihat kesedihan di matanya. Aku tahu bahwa aku tidak bisa kembali ke kehidupan normal aku.
Aku telah mungkin akan menjadi... seperti dia.