Xiao Peng adalah atlet renang tuna rungu yang berprestasi. Sebentar lagi Xiao Peng akan mengikuti kompetisi renang yang sangat bergengsi. Menang dalam kompetisi itu adalah impian Xiao Peng. Adik Xiao Peng, Yang Yang, sangat mendukung kakaknya. Hampir di setiap sesi latihan, Yang Yang selalu hadir dan memberikan semangat Xiao Peng dari pinggir kolam renang.
Xiao Peng dan Yang Yang hanya tinggal berdua di apartemen sederhana. Ayah mereka bekerja di luar negeri. Tian Kuo, si penjual nasi kotak langganan Xiao Peng ketika berlatih, jatuh cinta pada Yang Yang sejak pertama kali bertemu. Tian Kuo berusaha keras mendekati Yang Yang. Meskipun Tian Kuo sangat lancar berbicara dalam bahasa isyarat, tapi tetap saja tidaklah mudah untuk mendekati Yang Yang karena Yang Yang sangat sibuk bekerja mencari uang untuk biaya hidup bersama kakaknya sehingga waktu luang Yang Yang begitu terbatas. Yang Yang rela melakukan semua pekerjaan, termasuk melakukan atraksi di pinggir jalan.
Namun, kesabaran dan kerja keras Tian Kuo akhirnya tidak sia-sia, Tian Kuo berhasil mengajak Yang Yang untuk makan malam di sebuah depot mie setelah bekerja. Pada kesempatan itu, Yang Yang menawarkan diri untuk membayar makan malam dengan uang koin hasil kerja kerasnya sehari. Tapi, padatnya pengunjung depot malam itu, membuat Tian Kuo kembali membayar makan malam itu. Yang Yang menjadi kecewa, kesal dan tersinggung. Yang Yang merasa Tian Kuo malu membayar dengan uang koin.
Keadaan semakin runyam karena pada malam itu, apartemen Xiao Peng kebakaran. Xiao Peng yang saat itu tertidur pulas seorang diri di kamar, tidak mengetahui ada kebakaran. Xiao Peng yang tuna rungu juga tidak bisa mendengar suara sirine kebakaran. Xiao Peng akhirnya menghirup asap tebal dan harus dirawat di rumah sakit.
Musibah itu membuat Yang Yang merasa bersalah karena saat itu ia lebih memilih pergi bersama Tian Kuo dan meninggalkan kakaknya seorang diri di apartemen. Rasa bersalah Yang Yang semakin bertambah setelah mengetahui kalau Xiao Peng dikeluarkan dari tim kompetisi karena masalah kesehatan yang diderita setelah kebakaran. Sejak saat itu Yang Yang tidak pernah meninggalkan Xiao Peng seorang diri dan memilih untuk mengorbankan urusan cintanya dengan Tian Kuo.
~Tamat~