Awal mula nyaa anak seorang anak yang bernama Budi Baru saja pulang dari luar kota untuk kembali ke kampung halaman nya
Ia mendengar desas desus bahwa di kampung nya setiap Minggu nya ada yang meninggal secara tidak wajar dan ia sangat khawatir dengan ibuk nya yang sudah lansia
Saat Budi pertama tiba di kota iku Budi merasakan ada yang janggal dari kota itu Budi adalah seorang indigo jadi dia bisa merasakan apa yang orang lain tidak bisa rasakan
Lalu ia melanjutkan mencari alamat ibu nya saat ia bertanya di warga setempat
"Pak saya mau tanya dimana alamat jalan bringin no 8 yaa?"
"Di dekat toko sembako barokah ini jalan nya tinggal lurus aja"
"Makasih ya pak"
"Jangan tinggal di sini karena berbahaya"
Bapak itu pun lansung pergi tampa mengatakan maksud nya berbicara begitu Budi pun tidak menghiraukan omongan orang tersebut lalu ia lansung pergi ke rumah ibu nya
Saat ia pulang dan bertemu ibunya ia memeluk dengan erat dan meminta maaf atas Budi yang tidak pernah menemui ibunya yang ada di desa
"Ibu maaf in Budi yaa Bukk"
"Iyha gak papa lagian kan kamu keluar kota untuk mencari pekerjaan"
"Buk katanya di desa ini sering terjadi hal anehh?"
"...."
Ibu pun tidak menjawab dan malah menyuruh Budi untuk lansung mandi dan istirahat saat Budi di kamar ia masih kepikiran tentang apa yang di maksud bapak yang tadi dan ibunya juga dengan tidak mau menjawabnya
Malam pun berlalu dan Budi ingin bertemu teman kecil nya yang ada di kampung itu saat Budi sudah sampai depan rumah nya Budi kaget karena rumah nyaa pun sudah hampir hancur
Lalu di samping rumah teman nya iya bertanya pada wanita muda yang ada di sana
"Mbak kalau boleh tau rumah yang di sini ini orang nya pindah kemana yaa"
"Dia sudah meninggal 4 tahun yang lalu"
"Meninggal karena apa prasaan dia sehat-sehat saja?"
"Disini terkenal sebagai kota santet mass banyak warga disini yang meninggal secara tidak wajar karena ada orang yang tidak suka sama mereka dan menyantet mereka tampa belas kasian"
Setelah itu perempuan itu di panggil sama orang tua nya saat itu Budi lnsung bergegas kerumah makan malam bersama keluarga kecil nyaa
"Buk katanya di sini sebutannya desa santet?"
"....."
"Buk jawab dong jangan diam ajaa"
"Gak usah bahas gituan di desa ini pamali"
Saat paginya ia mendengar di desa sebelah ada yang meninggal lalu ia di ajak ibuk nya kesana untuk membantu-bantu disana
Budi pun kaget saat sampai di rumah orang tersebut ternyata yang meninggal cewe yang cerita tentang desa inii
Budi merasa kematian nya sangat lah anehh padahal dia kemarin masih sehat dan menyapu di halaman rumah setelah itu Budi melihat sosok wanita yang memakai baju putih yang di penuhi darah dan di seluruh tubuh nyaa tertangkap paku
"Tolonggg"
"Tolong sayaa"
"Tolong"
Lanjutt di part 2 yaaa!!