Prolog
Di sebuah laboratorium terlantar di pinggiran kota, lima remaja--Noramon, Takeshi, Izumo, Shimizu, dan Gugura--menemukan mesin waktu yang tersembunyi di balik rak-rak tua. Rasa penasaran mengemudi mereka untuk mencoba mesin tersebut. Mereka berlima sering menghabiskan waktu bersama, menjelajahi tempat-tempat terlarang, dan mencari petualangan baru.
Bab 1: Perjalanan Waktu
Mereka memasuki mesin waktu dan menekan tombol. Cahaya terang menyelimuti mereka, membuat mata mereka terpejam. Saat cahaya meredup, mereka menemukan diri mereka berada di hutan lebat yang belum pernah mereka lihat sebelumnya. Pohon-pohon tinggi menjulang, burung-burung bernyanyi, dan binatang buas mengaum.
"Apa ini?" tanya Shimizu, terkejut. "Kita di mana?"
"Kita di zaman dulu!" jawab Noramon, mata terbuka lebar.
Bab 2: Hari Pertama
Mereka mencari tempat berlindung dan menemukan gua yang tersembunyi di balik semak-semak. Malam itu, mereka berbagi cerita dan impian di depan api unggun. Takeshi berbicara tentang cintanya pada Shimizu. Izumo berbagi mimpi menjadi seniman terkenal. Gugura ingin menjadi ilmuwan yang menemukan penemuan besar. Noramon ingin menjadi pemimpin yang bijaksana.
Bab 3: Konflik
Hari kedua, mereka menemukan suku primitif yang tinggal di hutan. Suku tersebut curiga dan menyerang. Lima remaja melarikan diri dan terpisah. Noramon dan Takeshi tertinggal, sementara Izumo, Shimizu, dan Gugura berlari ke arah lain.
Bab 4: Pencarian
Noramon dan Takeshi mencari jalan kembali ke teman-teman mereka. Mereka berjalan selama berjam-jam, melewati sungai dan hutan lebat. Saat matahari terbenam, mereka menemukan jejak kaki yang menuju ke gua lain.
Bab 5: Persahabatan
Hari kelima, mereka bertemu kembali di gua. Izumo terluka saat melarikan diri dari suku primitif. Shimizu merawatnya dengan obat-obatan alami. Gugura mencari makanan dan air. Noramon dan Takeshi berburu binatang untuk makan malam. Mereka menyadari pentingnya persahabatan dan kerja sama.
Bab 6: Cinta di Zaman Dulu
Hari kesembilan, Takeshi mengungkapkan cintanya pada Shimizu di depan air terjun yang indah. Shimizu menerima cintanya dengan senyum. Mereka berbagi kebahagiaan dan keintiman di tengah-tengah alam yang indah.
Bab 7: Bahaya
Hari kesebelas, suku primitif menyerang lagi. Lima remaja melarikan diri ke gua dan menemukan petunjuk untuk kembali ke masa depan. Mereka menemukan sebuah artefak kuno yang dapat membantu mereka mengaktifkan mesin waktu.
Bab 8: Persiapan
Mereka mempersiapkan diri untuk kembali ke masa depan. Noramon memeriksa mesin waktu, sementara Takeshi dan Shimizu mengumpulkan barang-barang mereka. Izumo dan Gugura berdoa untuk keselamatan mereka.
Bab 9: Kembali ke Masa Depan
Hari kedua belas, mereka memasuki mesin waktu dan menekan tombol. Cahaya terang menyelimuti mereka, membuat mata mereka terpejam. Saat cahaya meredup, mereka menemukan diri mereka kembali di laboratorium.
Epilog
Mereka berpelukan, bahagia. Noramon berkata, "Persahabatan dan cinta membuat kita kuat." Takeshi menambahkan, "Dan kita tidak akan pernah melupakan 12 hari di zaman dulu." Mereka berlima tersenyum, mengetahui bahwa petualangan mereka telah membentuk ikatan yang tak terduga.