Ibu..
Engkau adalah keajaiban yang dikirimkan oleh Tuhan.
Karenamu aku telah terlahir ke dunia ini.
Tanpa perjuangan dan keikhlasanmu semua tak akan terjadi.
Engkau rela menahan rasa sakit demi kelahiranku.
Airata dan keringatmu tak akan pernah bisa ku balaskan.
Ibu..
Kaulah orang pertama yang aku kenal di dunia fana ini.
Engkau adalah teman dan juga pelindungku.
Banyak sekaki pelajaran hidup yang kau ajarkan.
Kaulah guru terbaik yang pernah ku kenal.
Dengan telaten dan tanpa ku minta engkau berikan segala pengetahuan.
Ibu..
Engkau adalah malaikat tanpa sayap yang dikirimkan Tuhan.
Dalam pengawasan dan pengasuhanmu, aku tumbuh dewasa.
Tumbuh jadi anak yang sehat dan juga kuat.
Engkau begitu taba menjaga dan membimbingku meski aku sering membuatmu lelah.
Engkau melakukan semua kebaikan tanpa meminta balasan.
Ibu..
Waktu begitu cepat berlalu.
Kini aku telah tumbuh dan engkau rapuh.
Do’amu menjadikanku seperti sekarang ini.
Kasih sayang dan perhatianmu menjadikanku orang yang kuat.
Do’aku, semoga engkau sehat selalu dan berumur panjang.
Ibu..
Aku menyadari engkau berusaha menguatkan jiwa dan raga agar aku tak khawatit.
Engkau selalu tersenyum walau menahan rasa perih karena raga yang tak seperti dulu lagi.
Engkau berusaha bangkit demi kebahagiaanku.
Engkau melupakan rasa letih dan lelah demi mencukupi semua kebutuhanku.
Sebesar apapun aku engkau terus memikirkanku.
Ibu..
Sungguh besar kasih dan cintamu.
Hanya untukmu setiap hela nafas ini aku berikan.
Aku tahu bahkan itu takkan cukup untuk balaskan semuanya.
Aku bersumpah untuk setiap relung doaku.
Semua hanya kupersembahkan untukmu.
Ibu..
Walau aku harus berkorban jiwa.
Aku rela meluangkan lebih banyak waktu untuk bersamamu.
Peluk hangat ku persembahkan dari lubuk hati terdalam.
Tak putus ku harap doamu selalu menyertai.
Sosok ciptaan-Nya yang kotor dan penuh noda ini.
Ibu..
Aku berjanji, takkan pernah meninggalkanmu apapun yang akan terjadi.
Setiap saat aku membutuhkanmu.
Semoga engkau tetap disisiku selamanya.
Semoga engkau selalu bahagia.
Karena bahagiamu adalah bahagiaku.
Ibu..
Senyummu bagaikan mentari yang menyinari duniaku.
Engkau adalah pelita dalam hidupku.
Engkau kekuatanku menghadapi dunia.
Tanpamu aku bukan apa-apa.
Semoga surga klak menjadi tempat kekal abadimu.