Perhatian!
Sebelum Anda membaca cerpen ini. Author memberi kesempatan kepada Anda untuk mengingat baik-baik pukul berapa sekarang secara mendetail. Contoh jam 00.01. setelah itu Anda jangan melihat jam disaat Anda membaca isi cerpen di bawah. Karna Author ingin menguji daya ingat Anda.
Author menyarankan pembaca untuk membaca dengan keadaan benar-benar rileks dan tenang.
Oke, apakah anda sudah siap?
Mari kita lanjutkan...
Jumlah populasi manusia di bumi kian bertambah. Dilansir dari Worldometer, jumlah populasi manusia hingga 25 Oktober 2020 mencapai ±7,8 Miliar. Dan dari sekian Miliar jumlah populasi manusia, hanya ada 1 orang yang "sedang" membuka cerpen ini.
~Hehe Apakah kita sepemikiran ?~
~Hei. mengapa Anda sedikit tersenyum..?~
Ya... Anda pasti sudah tahu tanpa Anda bertanya kepada guru SD kelas 1 Anda. Bahwa orang yang dimaksud adalah diri Anda sendiri.
Anda telah ditakdirkan oleh Tuhan untuk membuka cerpen ini dari sekian Juta hingga Miliar cerpen yang ada di Bumi ini. Dan peristiwa ini bukanlah hal yang kebetulan terjadi.
~Masih ragu..?~
Jika Anda bukan orang yang ditakdirkan untuk membaca cerpen ini, maka bisa saja Anda saat ini sedang membaca komik "Putra di sekolah Putri" atau melihat apakah komik romance lainnya telah update atau belum.
Anda adalah orang yang ditunggu oleh Author dari hari Selasa minggu kemarin. Tepatnya dari pukul 5 sore lebih 23 menit 46 detik.
"Apakah Anda merasa bau-bau keambiguan disini?"
~Senang rasanya melihat Anda sedikit senyum :)~
Dan lucunya lagi anda malah lebih tersenyum dan hampir tertawa dari 3 detik sebelumnya.
~Sedikit heran..?~
Sekarang Author menebak Anda telah menghabiskan 1-2 menit untuk membaca beberapa bagian cerpen ini.
~Apakah Author salah..? Coba Anda buktikan.~
Hei. Bukankah Author melarang Anda untuk melihat jam kembali..? Anda mungkin telah gagal memenuhi permintaan Author. :)
Its okay. Manusia mudah melupakan apa yang ia anggap tidak penting.
Tidak setuju?
Kalau demikian, kenapa anda hampir melupakan rasa bahagia anda saat pertama kali mempunyai smartphone..?
Yaa.. tanpa Adna megnatakannya, Author sudha megnetahui jawbaan Anda dari 12 tahnu lalu sih.
Author memiliki pendapat bahwa manusia sangat sensitif terhadap apa yang dia anggap "salah" atau tidak sesuai dengan pendapat dan analogi mereka.
Contohnya seperti Anda melihat beberapa kesalahan ejaan kata diantara 7-12 detik lalu.
Lalu tanpa Anda sadari, Anda telah melihat kembali apa yang saya maksud di 21 detik tersebut. Ya, meskipun Author melakukan kesalahan dalam mengetik, Author yakin Anda tetap bisa membaca dan memahami apa yang sebenarnya Author maksud.
Pernahkah kalian berpikir mengapa Author bisa "menebak" apa yang akan dilakukan oleh 8 dari 10 pembaca ?
Sekedar info, Author memiliki pengalaman dalam menebak suasana emosional dan kondisi psikis seseorang hingga meski Author tidak bertemu langsung dengan Anda.
Jadi jangan harap Anda bisa menyembunyikan rahasia Anda dari Author ya. Seperti kebiasaan Anda mandi sambil menyanyi di kamar mandi yaa. Mwehehe ^v^
Okay mungkin itu saja yang bisa Author sampaikan kepada Anda. Berapa menit waktu yang Anda habiskan untuk membaca dari awal..?
Apakah sekitar 2 menit ?
Atau 3 menit ?
Lalu apakah Anda tidak sadar bahwa Anda mungkin telah mengingkari permintaan Author kembali untuk mengecek pukul berapa sekarang?
Hahahaha..
Anda telah membuang waktu Anda, sebab Anda tidak membaca sebuah cerpen. karna Author sudah memberitahu Anda dari judul, jadi Author tidak menanggung kerugian yang Anda alami saat ini.
Jangan lupa untuk giat belajar supaya Anda bisa menggapai cita-cita Anda. Jangan pantang menyerah meskipun cita-cita Anda terlalu tinggi ! Ingatkah pada saat Anda masih kecil ingin menjadi Dokter, Guru, Astronot, Arsitek ? Lalu mengapa Anda merubah cita-cita hebat Anda seiring Anda bertambah usia ?
Apakah keputusasaan anda muncul disaat Anda mulai mempelajari Aljabar ? atau disaat mempelajari materi gaya percepatan dan gaya gravitasi ? hahaha itu tidak buruk. Bukan hanya Anda yang mengalaminya. Ya mungkin perumpamaannya seperti 892 dari 1000 anak mengalami hal tersebut loh. Sama halnya pembaca yang mampir kemari hanya karna rasa penasaran yang dialami dengan judul yang saya buat. (^v^)
Contohlah si Author yang selalu rajin untuk belajar. Banyak pelajaran yang Author dapatkan dari rajin belajar.
Seperti...
belajar menerima kenyataan...
belajar kuat untuk disakiti..
belajar merelakan dia bersama orang lain...
Sampaikan pesan dan kesan Anda untuk Author.
Sampai jumpa di karya Author selanjutnya.
Salam hangat dari Author ❤️
Sekian, Terima Kasih.