Terkadang manusia seringkali berkata lembut namun bisa saja dibalik itu ada kemunafikan yang mereka sembunyikan.
Leona Agustine, seorang gadis SMA yang memiliki trauma yang disebabkan karna kondisi tubuhnya yang mungkin orang bilang dengan sebutan gendut.
"Ih Leona coba deh diet. Badanmu itu udah gendut banget loh pasti naik berapa kilo lagi tuh"
Itulah kata kata yang sering didengar oleh gadis itu dari para teman sekelasnya
Diet. Berat badan.
Mendengar kata kata itu jujur mematahkan hati gadis itu..
Bahkan dia mulai mengurangi porsi makannya dan bahkan hampir tidak makan.
Jujur saja baginya menjadi gendut bukanlah hal yang dia alami inginkan. Dia juga tidak meminta dilahirkan dengan gendut.
Dia bersyukur dengan apa yang dia punya Karna ibunya selalu berkata
"Leona.. mama ga pernah membandingkan kamu dengan anak anak lain.. hidupmu memang benar aku yang membuatmu lahir disini tapi.. kedepannya adalah pilihan yang kamu pegang jangan berpikir apa yang harus kamu lakukan adalah hal yang mereka katakan"
Jujur saja kata kata ibunya itu membuat Leona termotivasi untuk belajar dari sekarang menjaga berat badannya dengan cara diet..
"Bulan ini harus jaga porsi makan" -leona
"Leona jangan terlalu memaksakan diri ya.. mama ga mau kamu sakit"
Mendengar ibunya khawatir dengan kondisi tubuhnya.. Leona kembali meyakinkan ibunya..
"Aku yakin aku bisa ma.. mama dukung aku ya"
Ibunya tak kuasa menahan.. tapi ibunya hanya bisa berpasrah dan mencoba membantu anaknya.
"Yasudah.. jangan pikirkan apa yang mereka bilang.. mama cukup puas sama kamu kalo kamu mau senyum"
Akhirnya diet Leona berjalan lancar sampai suatu hari..
"Tau ga aku dengar ada murid pindahan loh"
"Oh apa dia?"
Ternyata yang para siswa siswi maksud itu adalah Leona yang sudah memiliki badan ideal bahkan berbeda dengan dari waktu lalu..
"Hi cantik mau ga tukeran nomer? Aku ganteng loh"
"Hei sama aku aja"
"K-kak.. kalian punya nomerku kan?"
Setelah mendengar suara yang familiar itu merekapun terkaget.
"Leona?! Itu kamu?!"
"I-iya.. apa.. aneh? Aku memakai rok agak kecilan.. Karna hanya ini yang muat.."
"Ah ga kok ga aneh.. cantik malahan"
Para gadis yang selalu membully Leona pun ikut terkejut bahkan hampir pingsan.
"Itu Leona?"
"Cantik banget Gilak"
Akhirnya setelah beberapa bulan Leona pun mendapatkan teman.. tentu saja temannya itu adalah teman yang selalu melihatnya dari segi pandang apapun..
Dan bahkan sudah mulai ber pacaran..
Bahkan yang membully Leona itu sudah tidak ada lagi.. bahkan dia mulai memiliki pengagum rahasia..
Terkadang sesuatu bisa didapatkan jika ada usaha atau proses yang dilakukan. Jadi jangan patah semangat Karna manusia manusia sampah itu bilang yang engga engga soal kalian.