Pagi-pagi sekali Chira sudah lari-larian ke stasiun Depok Baru , karena dia ada jadwal interview di kantor daerah Kebayoran . Jarak dari rumah dia ke stasiun memerlukan waktu 20 menit,sebenarnya dengan berjalan juga bisa kalau tidak mepet,ini di karenakan dia bangun agak telat jadi dia harus berlari.
Sesampainya di stasiun, chira langsung ngetap kartu dan naik kereta yang baru saja tiba , karena buru-buru Chira masuk ke gerbong campuran,biasanya dia selalu masuk ke gerbong khusus perempuan, di dalam kereta tidak begitu penuh, tetapi seiring berjalan nya kereta ,saat pemberhentian disetiap stasiun banyak yang naik jadi penuh dan desak-desakan.
Chira berdiri di pinggir dekat pintu keluar, dan mulai mendengarkan musik di handphone nya melalui headset. Saat pertengahan perjalanan ada laki-laki yang naik dan berdiri dekat Chira dan menghadap samping,tapi karena lama-kelamaan kereta semakin penuh dan berdesak-desakan, laki-laki itu mengubah posisi menghadap ke Chira dan entah kenapa laki-laki itu ingin terus memandangi Chira,karena wajah manisnya Chira.
Awalnya Chira tidak memperhatikan kalau laki-laki itu sedang memandanginya, Chira asik dengan musik yang didengarkan sambil menutup mata.Saat Chira membuka mata,dia kaget ada laki-laki di depan nya yang memandangi dia, sontak mata mereka bertemu, dan entah mengapa Chira tidak bisa melepaskan pandangan mata itu. Chira merasa deg-degan dan merasakan perasaan yang aneh seperti perasaan sedang jatuh cinta.
Selama 5 menit mereka saling memandang, tiba-tiba mereka dikagetkan oleh suara pemberitahuan pemberhentian stasiun selanjutnya, alhasil mereka melepaskan pandangan mereka, Chira tertunduk malu. Tiba-tiba seperti ada tangan yang menyentuhnya, ternyata laki-laki itu mau turun dari kereta dan menyempatkan menyentuh tangan Chira. Chira mendongak dan melihat kearah laki-laki itu, laki-laki itu mendekatkan kan muka ,lalu berbisik dekat telinga Chira “ Kamu manis, aku jatuh cinta saat pertama melihat kamu, semoga kita bisa bertemu lagi” ucap laki-laki itu lalu tersenyum dan turun dari kereta saat pemberhentian di stasiun Manggarai.
Chira terdiam mencerna kata-kata yang baru saja diucapkan lelaki itu. Dia sempat memperhatikan saat laki-laki itu turun dari kereta sampai keretanya jalan kembali laki-laki itu masih memandangi Chira sambil tersenyum sampai tidak terlihat lagi oleh Chira.
Chira merasa penasaran dan seperti merasakan hal yang sama dengan laki-laki itu “siapa laki-laki itu? Dan kenapa aku juga merasa jatuh cinta padanya hanya karena bertatapan mata saja, aah entahlaah ,semoga aku dipertemukan lagi dengan laki-laki itu”. Ucap Chira dalam hati , selama perjalanan Chira tidak berhenti tersenyum dan tambah semangat untuk menjalani interview.