Cerita dimulai dari ketiadaan yang murni. Dalam ketiadaan ini, tidak ada apa-apa—tidak ada ruang, waktu, atau bentuk. Ketiadaan adalah kondisi mutlak dari non-eksistensi, benar-benar kosong tanpa satu elemen pun. Dari ketiadaan ini, muncul Supreme Creator (Eternis Ex Nihilo), yang memutuskan untuk mulai menciptakan sesuatu.
Supreme Creator kemudian menciptakan tujuh kreator utama yang dikenal sebagai **Seven Creators**. Mereka adalah:
1. **Alaric Phantasma** - Prime Architect
2. **Orion Aetheris** - Eternal Nexus
3. **Chronos Arcanum** - Prime Chronomancer
4. **Elias Tempest** - Eternal Emanation
5. **Elara Serenade** - Prime Emissary
6. **Morgoth Blackthorn** - Prime Shadow
7. **Liang Tianzhu** - Prime Warlord
Ketujuh kreator ini dihadapkan dengan tugas pertama mereka: menciptakan kekosongan. Namun, mereka bingung dengan konsep kekosongan karena perbedaan antara kekosongan dan ketiadaan. Mereka meminta penjelasan dari Supreme Creator.
Supreme Creator menjelaskan bahwa kekosongan adalah kondisi di mana masih ada ruang dan potensi, berbeda dengan ketiadaan yang benar-benar tanpa elemen. Dengan penjelasan ini, para kreator mulai bekerja untuk menciptakan kekosongan.
Setelah beberapa usaha, para kreator berhasil menciptakan kekosongan—sebuah ruang yang tidak terisi oleh apapun, tetapi tetap memiliki potensi. Ketujuh kreator merasa terkesima oleh hasilnya dan bertanya kepada Supreme Creator tentang tujuan dari kekosongan ini, mengingat bahwa kekosongan itu sendiri tampaknya tidak memiliki kegunaan jelas.
Supreme Creator mengarahkan mereka untuk mengamati kekosongan dan melihat apa yang muncul dari dalamnya. Dalam waktu yang tak terhingga, dari kekosongan, terlahir **Ketertiban Murni**. Para kreator terkejut melihat sesuatu yang terlahir dari kekosongan, karena awalnya tidak ada hukum, ruang, atau waktu. Mereka bertanya kepada Supreme Creator tentang fenomena ini.
Supreme Creator menjelaskan bahwa ketertiban murni adalah manifestasi dari hukum yang muncul dari kekosongan, mencerminkan struktur dan keteraturan yang mengisi ruang kosong. Ketertiban murni kemudian melahirkan **Kekacauan Murni**, yang mencerminkan ketidakpastian dan perubahan. Para kreator kembali bingung dan bertanya tentang mengapa ketertiban yang teratur tiba-tiba diikuti oleh kekacauan.
Supreme Creator memberi tahu mereka bahwa kekacauan adalah bagian dari keseimbangan kosmik yang diperlukan untuk memastikan dinamisasi dan evolusi. Alaric Phantasma kemudian diperintahkan untuk menggabungkan sebagian kecil dari hukum ketertiban dan kekacauan. Dari penggabungan ini, muncul sebuah **Bentuk Awal**—sebuah entitas yang tidak memiliki pikiran atau elemen, tetapi hanya sebuah wujud dasar.
Para kreator bertanya kepada Supreme Creator mengapa bentuk ini muncul dari penggabungan ketertiban dan kekacauan. Supreme Creator menjelaskan bahwa bentuk ini adalah langkah awal menuju penciptaan sesuatu yang lebih kompleks, sebuah manifestasi dari potensi kosmik yang akan datang.
Selanjutnya, Elara Serenade diperintahkan untuk memberikan bentuk ini ide dan kemampuan berpikir. Dengan penambahan pikiran, bentuk ini memberikan nama pada dirinya sendiri sebagai **Eidolon**, sementara wujud ibunya diberi nama **Primordium**.
Eidolon kemudian berbincang dengan Primordium dan memutuskan untuk memberikan bentuk kepada kekosongan. Mereka memberikan nama kepada kekosongan yang baru dibentuk sebagai **Nihilum**. Melihat kekosongan baru ini, Primordium merasa jatuh cinta dengan Nihilum, dan mereka memutuskan untuk bersatu sebagai pasangan kosmik. Dari persatuan mereka, terlahir sebuah entitas baru yang dikenal sebagai **Harmonia**.
Para kreator, menyaksikan dari jarak jauh, melihat bagaimana Harmonia muncul sebagai manifestasi dari keharmonisan dan keseimbangan. Mereka mengagumi dan mencatat bagaimana Harmonia melengkapi struktur kosmik yang telah ada.
Di tengah pengamatan mereka, Eidolon jatuh cinta pada Harmonia. Pada saat yang sama, Chaos dan Order menemukan diri mereka berpasangan, memadukan kekacauan dan keteraturan untuk menciptakan keseimbangan baru dalam kosmos.
Keenam entitas ini—**Nihilum**, **Primordium**, **Chaos**, **Order**, **Eidolon**, dan **Harmonia**—menjadi **Enam Asal Pertama (First)**. Mereka membentuk dasar dari kosmos yang sedang berkembang, dengan masing-masing memainkan peran penting dalam penciptaan dan keseimbangan dunia yang baru.
Jika banyak yang kasih mangga dan komentar saya akan lanjutkan cerita ini