Hai aku meyla aku adalah anak haram aku tidak tahu dimana ayahku berada selama ini hanya ibu yang membesarkan ku sendiri.
Hingga saat aku berumur 14 tahun ibu pergi meninggalkanku disitu aku berpikir apa lagi yang bisa aku lakukan,disitu rasanya aku sangat ingin bunuh diri tapi melihat langit yang indah aku jadi memiliki harapan lagi akhirnya aku memilih berjualan sambil sekolah setiap pulang sekolah aku bergegas menyiapkan jualan yang akan aku jual awalnya usaha yang aku bangun hanya usaha kecil kecilan tapi lama kelamaan aku bisa membangun usaha yang lumayan besar dengan penghasilan yang lumayan besar hingga pada suatu hari aku tidak bersekolah karna sakit kata dokter aku terlalu memaksakan diri jadi aku sakit.
Esoknya saat aku pulang sekolah aku tidak berjualan karna libur,dan saat sedang bersantai ada seorang pria yang mengaku sebagai ayahku dia mengatakan telah menyesal telah meninggalkan ibuku dulu tapi aku menjawab sudah terlambat sekarang ibu sudah pergi jadi jangan mencari ku lagi andai dulu ayah tidak meninggalkan ibu mungkin sekarang kita bisa hidup bahagia tapi sekarang ibu telah pergi karna ayah jadi sebaiknya ayah pergi saja dan jangan mencariku!! Kataku sambil menutup pintu.setelah tidak terdengar suara apapun lagi aku pun meneteskan air mata sambil memikirkan kenapa hidupku harus begini? Kenapa ibu harus meninggalkanku? Kenapa semua orang bahagia sedangkan aku tidak?
Akhirnya setelah lama menangis secara tidak sadar aku telah tertidur.keesokan harinya aku tidak bersekolah karna hari Minggu dan aku juga berjualan itu sore jadi aku pergi kemakam ibuku sambil mengeluh akan nasibku lalu setelah puas meratapi nasibku aku pun pulang lali menyiapkan makanan yang akan aku jual.
Dan aku pernah berpikir kapan ya nasibku bisa berubah andaikan ada keajaiban dari atas,lalu aku pun tersadar untuk selalu bersyukur karna masih sehat dan masih bisa bekerja.hingga keesokan harinya aku menemukan dompet ternyata setelah aku buka ada sebuah KTP diktp itu terlihat pemilik dari dompet itu hingga aku memutuskan untuk mengembalikan dompet itu sambil berjalan kaki karna aku mau menghemat uang yang aku punya.sesampainya dirumah pemilik dompet itu aku segera menyerahkan dompet itu lalu pemilik dompet itu berkata hei nak kau kesini naik apa? Katanya lalu aku menjawab jalan kaki Bu lalu pemilik dompet itu berkata kasihan sekali kau berjalan kakip pasti capek ya? Ini ada sedikit uang untukmu lalu aku pun berniat untuk menolaknya tapi dengan sedikit memaksa ibu pemilik dompet itu memaksaku untuk menerima uang itu sehingga dengan terpaksa aku menerima uang itu lalu berterimakasih karna sudah memberikan aku uang lalu uang itu aku gunakan untuk meningkatkan makanan yang aku jual hingga usahaku berhasil sukses dan aku pun menjadi kaya Raya
Aku meyla terimakasih