Matahari mulai terbit,ibu membangunkan ku untuk segera ke sekolah.
Hai aku Riska aku seorang anak culun yang hobi membaca buku aku tidak punya teman di sekolahku aku hanya ditemani buku setiap hari.
Hari ini aku terlambat masuk kelas jadi aku mendapat hukuman untuk hormat kepada tiang bendera selama setengah jam,saat hukuman telah berakhir tiba tiba aku ditabrak oleh Anin dan gengnya mereka berkata kepadaku untuk menemui mereka setelah pulang nanti.
Saat jam pulang telah tiba aku bertemu dengan mereka dibelakang sekolah,saat tiba disana tampak tidak ada siapa siapa disana hingga akhirnya aku memilih untuk menunggu karna takut dibully lagi karna sebelumnya aku telah dibully hingga masuk rumah sakit jadi aku menunggu selama 1 jam tapi tidak ada yang datang aku merasa telah ditipu,tapi apakah daya ku aku hanya manusia yang tidak punya kuasa apa apa.
Besoknya saat aku sedang ada dikelas sendiri tiba-tiba mereka datang dan lalu menendang kursiku aku pun sangat terkejut hingga dengan bibir yang bergetar aku bertanya kepada mereka "kenapa kalian menendang kursiku" mereka pun menjawab belikan kami es teh 5 pakai uangmu kata mereka lalu aku pun berkata aku sudah tidak punya uang lalu mereka berkata lagi "dasar orang miskin menyusahkan saja kau sekolah disini hanya karna mendapatkan beasiswa saja kau sudah berlagak sombong" kata mereka lalu aku pun mulai meneteskan air mata hingga tiba tiba Alvin orang terpopuler di sekolahku datang sambil mengatakan ada dendam apa kalian dengan Riska lalu mereka pergi karna Alvin punya pengaruh besar terhadap sekolahku.
Besoknya aku tidak berangkat sekolah karna sakit dan tiba tiba Alvin masuk kekamarku sambil membawa bunga ternyata dia sedang menjengukku lalu aku pun terharu dengannya hingga hubungan kami pun semakin dekat dan tidak ada yang berani membullyku lagi karna aku sekarang menjadi pacarnya Alvin.
Saat upacara hari Senin sudah selesai tiba tiba Alvin merebut mic yang dipegang oleh guru wali kelas 2 dan Alvin pun berbicara "aku ingin memutuskan Riska karna dia culun kutu buku dan tidak bergaul" disitu aku malu sekali ternyata tidak ada yang benar benar tulis kepadaku hingga aku berlari menuju kelasku jadi saat besoknya aku ingin pindah sekolah untungnya di sekolahku yang baru aku mempunyai banyak teman dan bisa belajar dengan tenang serta aku sudah bisa merawat diriku sendiri.
Terima kasih