Di kota kecil bernama Larasari, sebuah kasus pembunuhan aneh mengguncang warga. Korbannya adalah seorang wanita muda bernama Rani, yang ditemukan tewas di kamarnya dengan cermin besar di sisi tempat tidurnya. Yang membuat kasus ini semakin aneh adalah tidak ada tanda-tanda perlawanan atau kerusakan pada tubuh korban. Satu-satunya petunjuk adalah tulisan samar di cermin yang berbunyi, "Aku melihatmu."
Inspektur Ardi, seorang detektif berpengalaman, segera dipanggil untuk menyelidiki. Saat menyisir tempat kejadian perkara, Ardi menemukan bahwa cermin di kamar Rani adalah barang antik yang berasal dari abad ke-18, konon memiliki sejarah gelap. Dikatakan bahwa cermin itu pernah dimiliki oleh seorang tukang sihir yang dapat memerangkap jiwa di dalamnya.
Ardi awalnya skeptis terhadap kisah mistis tersebut, tetapi semakin ia menyelidiki, semakin banyak kejanggalan yang ia temukan. Kamera keamanan di luar rumah tidak menunjukkan siapa pun yang masuk atau keluar malam itu. Namun, tetangga Rani mengaku melihat bayangan gelap di jendela kamarnya sekitar waktu kematiannya.
Dalam penyelidikannya, Ardi bertemu dengan seorang wanita tua bernama Bu Sari, seorang penjaga toko barang antik yang mengklaim bahwa cermin tersebut pernah berada di tokonya. Menurut Bu Sari, cermin itu memiliki kekuatan untuk memantulkan tidak hanya bayangan, tetapi juga niat jahat dari seseorang yang pernah menatapnya dengan niat membunuh.
Setelah menyusun berbagai petunjuk, Ardi menemukan bahwa Rani baru saja membeli cermin itu sebulan sebelum kematiannya. Rani adalah seorang pelukis yang sering terinspirasi dari hal-hal gelap dan mistis. Namun, Ardi menemukan fakta lain bahwa Rani memiliki seorang kekasih bernama Toni, yang baru-baru ini putus dengannya setelah pertengkaran hebat. Toni pernah mengancam akan membunuh Rani jika dia meninggalkannya.
Ardi kemudian memutuskan untuk menanyai Toni. Dalam interogasi, Toni awalnya menyangkal keterlibatannya, tetapi setelah tekanan yang intens, ia mengaku bahwa pada malam kematian Rani, ia memang berada di dekat rumahnya. Toni mengatakan bahwa ia menatap ke dalam cermin di kamar Rani melalui jendela, merasakan kebencian yang mendalam, tetapi tidak pernah masuk ke dalam rumah.
Pernyataan Toni membuat Ardi merenung. Jika apa yang dikatakan Bu Sari tentang cermin itu benar, maka cermin tersebut memantulkan kebencian Toni dan mengeksekusi niatnya dalam bentuk bayangan yang menghantui Rani sampai ia mati.
Akhirnya, Ardi mengambil keputusan untuk menghancurkan cermin tersebut, berharap agar misteri ini tidak memakan korban lagi. Namun, sebelum cermin itu dihancurkan, Ardi tanpa sengaja melihat bayangannya sendiri di dalam cermin. Ia merasa ada sesuatu yang aneh, sebuah perasaan dingin yang merayap di punggungnya.
Beberapa hari kemudian, Ardi ditemukan tewas di apartemennya, dengan sebuah cermin kecil tergeletak di lantai, dan tulisan di cerminnya yang berbunyi, "Aku melihatmu."