Pada hari Minggu tanggal 27 Februari, seorang gadis tengah sibuk berdandan dikaca sembari memperhatikan dirinya, ia terus melamun sampai suara ketukan pintu membuyarkan lamunannya.
"Tok... Tok... Tok... "
Gadis: Iya, sebentar! (Segera beranjak
dari kursi riasnya menuju pintu)
"Cklek... "
Jaemin: Ciluk bawa... (Nongol dibalik
pintu)
Gadis: Astaga! Jaemin!! (Terkejut)
Sedangkan Jaemin hanya terkekeh geli melihat seorang gadis yang berstatus pacarnya itu terkejut, Jaeminpun melihat tubuh gadis itu kurus, is lantas berbicara.
Jaemin: Nona..., sudah kubilang bukan?
Makan dengan teratur! (Meraih
lengan gadis yang tampak kurus)
Gadis: Aku selalu makan dengan teratur,
tapi Aku lebih merindukanmu
Jae... (Berbicara seolah ia baik-baik saja)
Jaemin tak menggubris Gadis yang berstatus pacarnya itu langsung menarik pacarnya dengan lembut ke meja makan yang dimeja sudah tersaji banyak sekali makanan.
•••
Jaemin: Ayo duduk, Aku membuat makanan
spesial untuk dirimu... (Menaruh
sup ayam didepan Gadis)
Gadis: Aiya..., pacarku ini romantis
sekali... (Mencicipi sup ayamnya)
Jaemin yang penasaran pun langsung bertanya pada pacarnya itu.
Jaemin: Bagaimana rasanya? (Bertanya
dengan penasaran)
Sang Gadis yang melihat wajahnya penasaran Jaemin mencoba iseng dengan berpikir ragu, sukses membuat pacarnya itu negatif thingking.
Jaemin: Gk enak ya...? (Nethink).
Gadis: Aku hanya bercanda! Kau serius
sekali! (Tertawa)
Sedangkan Jaemin? Bukannya merasa kesal atau marah ia malah ikut tersenyum melihat pacarnya itu tertawa, Jaemin senang karna masih ada kenangan manis yang didalam otak gadis itu sehingga membuatnya tertawa.
Jaeminpun beranjak dari duduknya dan berbicara dengan gadis untuk meminta izin pergi ke suatu tempat.
Jaemin: Nona, Aku ingin pergi boleh?
Gadis: Boleh, tapi Aku mau saat Jaemin
pulang bawakan Aku kalung oke?
Jaemin: Iya, boleh kok!
Jaeminpun pergi dari ruang makan itu entah pergi ke mana, sang Gadis melihat punggung Jaemin yang mulai hilang dari pandangannya.
•••
Beberapa menit kemudian Gadis itu tiba-tiba menangis histeris, dia berteriak seperti sudah merasa kehilangan seseorang yang berharga.
Gadis: AARGHH...!! (Menangis histeris)
"PRAANG!! "
Suara mangkuk pecah yang berisikan sup ayam karna dibanting oleh Gadis itu sendiri.
Gadis: AAAAA....!! JAEMIN!!! (Berteriak)
Gadis: Hiks... Hiks... Kenapa kau
meninggalkanku?!! (Tubuh merosot
jatuh kebawah sembari memegang
bingkai foto Jaemin, calon
suaminya yang sudah meninggal u
tahun lalu)
Sayang sekali, itu adalah khayalan, dibalik kenangan yang indah, namun menyimpan banyak kerusakan, semua yang akan menjadi miliknya akan tetap menjadi miliknya, itulah peraturan Tuhan, kita hanya perlu belajar mengikhlaskan apa yang sudah menjadi milik Tuhan.
"Cintailah Dirimu Sendiri"
"Jangan karna kehilangan seseorang kau menyiksa dirimu"
---END---