Kalian pernah merasakan cinta? seperti main hujankan? yang awal nya menyenangkan hingga tidak ingat waktu tapi kemudian kamu bisa sakit karena nya.
Dulu aku tidak pernah mengenal yang nama nya cinta sampai sampai teman teman ku menjodohkan ku dengan semua pria tapi aku menolak bahkan aku mengahapus semua nomer yang berhubungan dengan pria hingga suatu saat dia, sosok pria yang rela berjuang mati mati an mendapatkan ku padahal aku tidak pernah menotice nya dan tidak pernah menggangap nya ada tapi seiring berjalan waktu aku mulai merasakan nyaman saat bersama nya walau LDR an.
hingga tepat pada tanggal 10 April kita resmi berpacaran aku mulai perhatian kepada nya dan dia juga begitu, saat itu aku amat sangat cinta dengan nya tetapi belum lewat seminggu kita berpacaran dia tiba tiba menghilang seolah sudah tidak ada lagi di bumi ini, aku sangat khawatir saat itu sudah berkali kali aku menelpon nya tapi tidak ada satu pun yang di balas oleh nya dan betapa bodoh nya aku malah menyusul nya ke kosan nya membiarkan baju ku basah terkena hujan tapi apa ia tidak ada di kosan nya. Tetangganya bilang dia sudah pergi dua hari yang lalu.
Bagaimana bisa? padahal kemarin kita sempat bercanda gurau, saling melempar gombalan receh masing-masing. Namun sekarang...
hari hari pun mulai berlalu aku mulai melupakan nya dan kembali menutup rapat diri ku hingga suatu hari dia datang dengan kabar resmi berpacaran dengan sahabat ku, aku mengetahuinya kita aku tak sengaja berpapasan dengan nya diminimarket.
Awalnya aku sangat bahagia dan berlari ingin memeluknya lalu memarahinya habis-habisan seperti sedia kala, namun seorang gadis yang diketahui sahabat masa kecil ku tengah bergandeng tangan layaknya pasangan didepan mata ku sendiri.
kalian tau rasa nya kan? pedih, sesak, kesal dan lagi lagi aku merasa bodoh dengan cara menangisi dia yang telah pergi.
kenapa mencintai harus sesakit ini?
"Aku merindukanmu, apakah kau juga begitu?"