"Hai namaku sivia" Aku berumur 17 tahun aku memiliki keluarga yang tidak pernah aku ingin kan. Inilah kisah ku.
"Kalau kalian di suruh milih apakah kalian ingin terlahir" Ucap silvi di malam yang sangat gelap. "Kalau jawabanku aku tidak mau terlahir di dunia ini " Jawab silvi yang sedang berbicara sendiri.
Keesokan harinya saat silvi terbangun dia merasa sudah tidak ada kehidupan di dalam dirinya. "Pagi yang tidak pernah aku ingin kan" Ucap silvi sedang melamun. Silvi pun berdiri dari ranjang nya dan melihat kedua orang tua nya sedang bertengkar.
"*4njin9*", " Aku menyesal menikahi mu"ucap ayah silvi yang sedang marah. "Aku juga menyesal menikahi mu" Ucap ibu silvi yang sedang menangis (*plak*) tamparan terdengar oleh silvi yang sedang menahan tangisan ibu silvi pun menangis dengan tersendu sendu.
Tiba -tiba ibu nya pingsan dan di bawa ke rumah sakit dan kabar buruk yang dia terima ibu nya telah tiada di situ silvi menangis ketika mendapatkan kabar itu "*IBUuuu cuma ibu yang sayang ke aku aku gak mau kehilangan ibuu ahhhhhhhhhhh mengapa dunia ini tidak adilll bagi kuu"* ucap silvi yang sedang menjerit di rumah sakit.
Silvi pun melihat pulang dari rumah sakit dan melihat ayah nya yang sedang mabuk. Silvi pun marah ketika ayah nya hanya sedang mabuk mabukan sedangkan ibunya yang sudah tiada. "*4NJIN9*" Ayah macam apa kau ini di saat ibu telah tiada kau hanya santai dan mabuk mabukan hahh" Ucap silvi yang marah "lancang kau sama ayah mu sendiri hah dasar anak tidak berguna " Ucap ayah silvi yang marah.
Malam kemudian silvi sedang melamun di dekat jendela entah setan apa yang merasuki silvi tiba tiba dia ingin membunuh ayah nya "*aku tidak akan membiarkan kau hidup lelaki bajingan aku akan membunuh mu*" Ucap silvi di dalam (hati) silvi pun berjalan ke arah dapur dan mengambil sebuah pisau. Dan dia menuju kamar ayah nya silvia pun melihat ayahnya yang sedang tidur "*akan ku bunuh kau*" Ucap silvia. Silvi pun menusukkan pisau itu ke dada ayah nya dan ayah nya pun mati dengan mengenaskan.
Silvi membawa mayat ayahnya ke jembatan dengan air yang deras silvi pun membuang mayat ayahnya ke dalah derasnya air sungai itu*"huaaaaaaaaaaaa apa yang telah kulakukan haaaaaa mengapa -mengapa dunia begitu kejaaam aku tidak inggin terlahir aku benci dunia ini huaaaaaaaa"*silvi menyesali perbuatan nya dan dia menangis di pinggir jembatan itu sambil berteriak.
Dan pada akhirnya silvia pun bunuh diri di atas jembatan itu karena begitu banyak permasalahan yang iya alami. 🙃
TAMAT. "*terimakasih yang dudah mau membaca cerita cerpen ku"*ada adegan yang aku lewat gaiss maaf ya"