Di sore hari yg mendung,tepatnya taman glodien terdapat dua Anak cilik bernama niko dan lyly.
Niko tinggal di komplek sunsen bersama lyly,rumahnya tepat bersebelahan dengan lyly.
Mereka sering ke taman glodien saat pulang sekolah maupun hari libur,jarak antara taman dengan rumah mereka hanya berkisar 8 menit jika berjalan kaki.
Saat ini mereka sedang bermain pasir sambil menggambar apapun yg mereka inginkan.
"Lyly,lihat aku gambar apa?"tanya niko.
"Wahh itu cicak?" tebak lyly.
"Cicak?, jelas jelas ini pesawat" balas niko kesal.
"Masa?kok mirip cicak,tidak bisa menggambar yaa?" ledek lyly.
"Lylyyyy sini kamu" geram niko sambil mengejar lyly.
Mereka berlarian,dan saling mengejar satu sama lain,si niko berteriak kesal sedangkan lyly hanya tertawa sambil terus menerus meledek niko.Karena terlalu keasikan,mereka sampai tidak menyadari ada sebuah batu yg tak jauh dari depan lyly. Akibat nya lyly tersandung dan kepalanya membentur batu yang lain hingga mengeluarkan darah banyak,membuat si niko panik serta ketakutan melihatnya.
"HWAAA NIKOOOO"teriak lyly kesakitan.
"LILYYYY"teriak niko.
Sebisa mungkin ia tak panik,karena ibundanya berpesan jika terjadi suatu hal darurat janganlah panik,panik hanya akan membuat segalanya menjadi buntu.
Dan ketika ingin meminta pertolongan,ia baru ingat jika hari sudah mulai malam dan orang-orang pasti pergi bersiap untuk sholat maghrib.ia lupa jika ibunda melarangnya bermain hingga maghrib.
"Niko tolong,aku sudah tak tahan"rengek lyly.
"Tidak ada cara lain" gumam niko.
"Lyly kamu tunggu disini,aku akan pergi mencari pertolongan" pinta niko.
Niko bergegas beranjak dari taman dan langsung pergi mencari pertolongan.
Selang beberapa menit kemudian terlihat seorang pria yg akan pergi menuju masjid,dengan sigap niko menghampirinya dan langsung meminta pertolongan.
"Paman tolong aku,temanku jatuh dan kepalanya terbentur"jelas niko sambil memohon.
"Apa,dimana dia?" tanya pria itu panik.
"Ditaman glodien"balas niko memberi tahu. Tanpa basa basi si pria langsung membawa niko ke taman glodien,untungnya si pria membawa sepeda motor.
Saat sampai,si pria melihat seorang anak perempuan sedang memegang kepalanya menggunakan baju yg ia gunakan,terlihat bajunya yg berwarna putih menjadi berwarna merah.
Si pria tanpa banyak kata langsung sigap menggendong lyly menuju motornya, dan membawa lyly dan niko ke rumah sakit terdekat.
Beberapa menit kemudian,si pria tergopoh-gopoh membawa tubuh lyly keruang rawat.
Dengan bantuan dokter,lyly akhirnya selesai diobati,kepalanya dijahit dengan total 5 jahitan,mereka juga menghubungi orang tua niko dan lyly.
Saat kedua orang tua mereka tiba,niko dan lyly langsung dimarahi habis-habisan serta disuruh merenungi kesalahannya selama 3 hari.
Kedua orang tua lyly berterima kasih kepada si pria,dan memberi imbalan atas bantuannya.
Setelah 3 hari berlalu.
Niko dan lyly telah merenungi kesalahannya masing-masing,lyly meminta maaf kepada niko karena meledeknya waktu itu,dan niko meminta maaf kepada lyly seharusnya ia tidak mengejar lyly.
Serta menyadari seharusnya bermain ingat waktu dan pulang tepat waktu,mereka berjanji tidak akan mengulanginya lagi.
TAMAT.