Di tengah hutan ada sebuah rumah yang besar dan dihuni oleh seorang gadis cantik badannya kurus dan tinggi,kulitnya putih namun terlihat pucat dan rambutnya berwarna hitam dengan mata berwarna cokelat gadis cantik tersebut bernama Aluna.
Aluna tidak tinggal sendirian di rumah besar tersebut melainkan bersama seorang wanita,wanita yang menyelamatkan ketika kecil,ia dibesarkan oleh wanita itu yang bernama cheyli, Aluna disuruh untuk memanggil wanita itu dengan panggilan "ms cheyli".Cheyli adalah sosok wanita yang tidaklah tua namun ia terlihat menyeramkan karena memakai jubah warna merah darah,sejak kecil aluna dikurung dirumah tersebut oleh nya,Aluna tidak memiliki teman atau keluarga selain wanita tersebut.
Aluna takut dengan cheyli karena ia bahkan tidak pernah mengobrol dengan wanita yang telah membesarkannya itu.
Cheyli adalah sosok yang menyeramkan ia mengatakan dan selalu mengingatkan Aluna untuk "jangan menggunakan perasaanmu jika kau ingin hidup" seperti makanan sehari hari kalimat tersebut akhirnya melekat di jiwa Aluna,itulah mengapa Aluna memilika wajah yang pucat karena ia tidak memiliki perasaan ia tidak bisa bereaksi pada semua hal,ia tidak bisa mengungkapkan perasaan bahagia,dan sedihnya karena cheyli mengajarkan untuk memendam semua perasaan dan reaksi dari hatinya.
Suatu hari seperti biasanya ia akan mengantarkan sarapan untuk Cheyli di lantai atas namun alangkah terkejut nya ia ketika melihat Cheyli terbaring lemah di lantai dan ia berkata "Aku harus apa,aku tidak pernah menghadapi hal seperti ini"dan Cheyli yang sedang sekarat pun menjawab"itulah mengapa aku melarangmu menggunakan perasaan mu karena itu menyakitkan,sangat menyakitkan terutama melihat orang yang kau sayangi mengalami hal seperti ini"Aluna yang telah memendam perasaan sayang,sedih,marah,dan bahagianya pun meledak reaksinya is berteriak"jangan jangan ini tak boleh terjadi,kenapa ada apa denganmu,kumohonn bangunlah ibu......."sambil menggerakkan badan cheyli yang telah tak bernyawa lagi.
TAMAT..