Lily keluar dari gedung kampus nya, hari ini dua mata kuliah sekaligus,ada kegiatan sosial ia jalani.
Berjalan menuju arah kantin,lily bermaksud membeli makan, pagi tadi tidak ada waktu untuk sarapan karena telat bangun tidur.
Memilih duduk di kursi paling pojok, setelah ia selesai memesan makanan nya,
Sepiring batagor dan satu cup es jeruk.
" Dor " tiba tiba pundak nya terasa nyeri akibat tangan yang telah mendarat dengan sempurna.
" Tumpah es gue,,, kebiasaan deh"
" Lagian,,,main tinggal aja,,,udah di bilangin tunggu sebentar beb "
" Bentar Lo itu Berjam jam "
" Ngga juga,,,kali ini,,cuma tiga puluh menit "
" Tau ahh,,,laper gue "
Lily melanjutkan makan nya dengan lahap, tanpa memperdulikan sahabat nya karin,yang masih asik dengan ocehannya.
Karena tidak mendapatkan tanggapan dari gadis di depan nya,,Karin memutuskan untuk memesan makanan yang sama dengan kepunyaan Lily.
" Ka Arga ngga keliatan belakang ini,,, kemana dia " tanya Karin dengan ucapan kurang jelas karena isi batagor masih dalam proses kunya.
" Tau ,,bukan urusan gue " jawab Lily mengedikan bahunya.
" Ya jadi urusan Lo dong,,,tuh cowok kan kemaren gencar banget deketin Lo"
" Gue ngga tau kariiiinn,,,tanya sono Ama pacarnya "
" Ap,,pa,,,Lo serius,,,gue ngga salah denger kan "
" Kalau mau tau kabar pasti nya,,,tanya deh sama yang bersangkutan "
" Iih,,,ogah,,,nanya sama Mak lampir,,bisa bisa darah gue di hisep,,,trus gue metong,,,Lo juga yang rugi "
" Udah buruan makan,,,habis ini gue mau ke konter HP "
" Beli hp baru ya "
" Mau ganti lcd nih,,,kayak retak gitu "
" Ooo"
Keduanya menyelesaikan makan mereka, tanpa mereka sadari ada beberapa wanita yang memandang tak suka dengan keduanya, mereka sendiri menyebut perkumpulan nya dengan nama geng populer.
" Menurut gue sih ,, biasa aja penampilan tuk cewek,,, ngga yang menonjol banget,,,beda sama Lo kali nes"
Dinda si paling sok centil teman Vanesa.
" Lo bener Din,,,si Lily,,,menang pinter doang,,,gaya nya masih pake passion kampung " citra kemudian menambahkan.
" Menurut kalian,,,apa yang buat Arga tertarik sama tuh cewek "
" Yaela nes,,, cantik standar gitu,,ya kali Mandang muka kampung nya,,,udah jelas ada yang dia kasih lah,, makanya ka Arga mau Deket " ucap Dinda
" Lo panggil apa barusan ,,,ka,,,Lo panggil Arga ka,,"
" Ngga mungkin gue panggil ayang nes,,,ya kali dia mau "