Saat hari ulang tahunku di pagi hari aku bertemu dirinya melalui chat grub, dulu aku tidak mengira bahwa dia adalah seorang laki-laki.
Pada siang hari aku memberanikan diri untuk ngechat dia, entah balasan apa yang akan dia berikan aku selalu berharap dia akan membalasku dengan cepat.
"Hai kak, sv ya lia"
Beberapa menit menunggu selama menunggu aku selalu membuka chatnya, takut dia risih.
"Iya, sv juga fadly"
Balasan darinya membuat jantungku berdegup, rasanya aku bahagia sekali.
"Kak lagi apa?"
Aku mencoba confess ke dia, tapi jawaban dinginnya membuatku agak sakit.
"gpp"
"Kak udah ada pacar belum?"
"Belum"
Akhirnya dia menjawab chatku dengan cepat, aku rasanya ingin sekali berteriak waktu itu.
Beberapa bulan berlalu dia yang dulunya dry text dan slow respon sekarang jadi fast respon, panggilan gue-lo sekarang jadi aku-kamu. Setiap hari kita terus bertukar pesan hingga 5 bulan, tapi setelah itu dia menghilang.
Dua bulan aku ngespam wanya tapi masih saja dia tidak membalasku, aku menunggu dia dengan sabar, berharap dia akan membalas ratusan pesan dariku. Dan akhirnya saat aku sedang bermain game dia mengabariku, dua bulan bukanlah waktu yang lama bagiku untuk menunggu dirinya.
"Maaf ya hpku rusak"
"Iya kak gpp, btw kamu ultahnya kapan?"
"Tebak, bulan 10"
"Oktober tanggal 20?"
"Bukan, depannya 3"
"30?"
"Bukan"
"31"
"Iya, kalo kamu"
"19 maret"
Kita chattingan sampai malem, aku sangat bahagia waktu itu karena penantianku akhirnya berakhir.
Saat bulan puasa aku dan dia jarang kasih kabar, karena dia ada crush. Tapi itu gak berlangsung lama, bulan puasa terakhir aku dan dia selalu ingetin untuk bangun sahur.
Kadang aku yang ngingetin dia kadang juga dia yang ngingetin aku, akhirnya kita pacaran. Tapi bulan oktober tanggal 6 aku jarang buka wa, aku lebih milih untuk bermain game saat itu.
Hingga saat aku buka wa ada belasan chat dari dia, kadang gak aku jawab dan kadang aku jawab dengan singkat.
Itulah dimana hubungan kita udah renggang, akhirnya karna aku gak ada kabar dia kasih aku long text saat aku baca perasaanku saat itu sudah pudar.
"Sayang, maaf ya aku ada salah ke kamu, jangan gini kamu kemana? Aku kangen, kamu gak kangen sama aku? Kamu kemana kenapa off berhari-hari?"
"Maaf aku sibuk"
Keesokan harinya aku off lagi sampai hari berikutnya, aku lebih mentingin game daripada dia saat itu. Dan lagi-lagi dia kasih aku long text, aku membacanya dari awal sampai akhir. Kata-kata akhir itu membuatku sedikit sadar, tapi semuanya sudah terlambat.
Januari 3,2024
Dia minta putus dariku, saat itu aku baru sadar bahwa aku telah menyia-nyiakan laki-laki sebaik dirinya.
Memang benar kata pepatah "penyesalan selalu di akhir" aku selalu menyesali saat itu, andai saja waktu bisa diulang kembali, aku akan memperbaiki kejadian hari itu.
"maaf aku terlalu egois buat kamu, fad"
Hadiah ulang tahun terbesar adalah disaat aku mengenal dirinya, walaupun kita hanya ldr tapi aku mencintainya.
Sulawesi-Jateng.