Di sebuah desa kecil yang terpencil, terdapat dua kembar identik yang dikenal sebagai Sari dan Wulan. Mereka dikenal karena kecantikan mereka yang memukau, namun sayangnya, kebaikan wajah mereka tidak mencerminkan kebaikan hati mereka. Sari dan Wulan memiliki dendam yang mendalam terhadap penduduk desa yang pernah menzalimi mereka.
Ketika malam turun, Sari dan Wulan sering keluar dari rumah mereka dengan wajah yang ditutupi topeng hitam yang menakutkan. Mereka berkeliling desa tanpa suara, hanya bayangan hitam yang merayap di malam gelap. Penduduk desa merasa ketakutan dan was-was, tidak tahu siapa yang bersembunyi di balik topeng misterius itu.
Setiap bulan purnama, Sari dan Wulan melakukan ritual gaib di tengah hutan yang angker. Mereka memanggil roh jahat untuk melindungi mereka dan membalaskan dendam mereka terhadap mereka yang pernah menyakiti mereka. Suara aneh dan teriakan mengerikan terdengar di malam hari, membuat penduduk desa semakin ketakutan.
Tak lama kemudian, terjadi serangkaian kejadian aneh dan tragis di desa tersebut. Beberapa penduduk desa menghilang secara misterius, sementara yang lain jatuh sakit tanpa sebab yang jelas. Tak ada yang bisa menjelaskan kejadian-kejadian tersebut, kecuali desas-desus tentang kembar pendendam yang bersembunyi di balik topeng hitam.
Hingga suatu malam, ketika bulan purnama kembali muncul di langit, Sari dan Wulan menghilang tanpa jejak. Penduduk desa menyaksikan kepergian misterius kembar pendendam itu, namun tak seorang pun berani mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.