Di kampung pesilat Krenjengan,Surabaya.Terdapat sebuah organisasi masyarakat Pencak Silat Abdi Kaseduluran.
Mereka adalah orgasisasi terbesar di Surabaya bahkan diakui di Jawa Timur.
AK (Abdi Kaseduluran) merupakan pencak silat Jawa yang memiliki banyak peraturan salah satunya adalah dilarang merusak pagar ayu (tatanan kehidupan suci pernikahan).Pagar ayu juga disebut sebagai lambang kesucian wanita.
Sudibyo seorang pelatih yang memiliki banyak siswa yang berguru padanya.
Di tingkatan pencak silat ada tiga sebutan yang pertama siswa (seorang yang menapaki pelatihan pencak silat dan belum di sumpah menjadi anggota pencak silat.
Warga adalah siswa yang sudah di sumpah dan menjadi anggota pencak silat.
Pelatih adalah siswa yang telah lulus ujian pengesahan seluruh materi gerakan pencak silat.
Suatu ketika ada seorang siswa cantik bernama Puspita yang baru lulus SMA ingin berguru pada Sudibyo.
Sudibyo seorang laki laki 29 tahun yang normal memiliki sedikit ketertarikan dengan siswanya.
Dia begitu berssmangat melatihnya dan lama kelamaan tumbuh rasa cinta.
Mereka pun diam diam berpacaran tanpa diketahui banyak orang dan sering mencari tempat sepi untuk alasan latihan. Padahal mereka melakukan perbuatan mesum.
Dan malam itu Sudibyo yang dilanda nafsu memaksa siswanya untuk melayaninya.
Dan akhirnya berita itu sampai pada orang tua Sudibyo Mbah karyo dan mereka segera di beri sangsi sosial dilarang mengikuti kegiatan pencak silat di Krejengan.Dan mereka dinikahkan beberapa hari kemudian.Dan diusir dari desa.