Aliya membaringkan tubuhnya ke sofa . Memandangi langit . Menghalangi cahaya matahari yang bersinar terik dengan kacamata hitam . Ia sedang bersantai dengan di temani suara ombak yang menyapu pasir di tepian pantai .
Aliya seorang penguasa kosmetik terkenal sedang menikmati masa liburanya di pantai sendirian. Ia menghadiahkan reward untuk dirinya sendiri dengan berlibur di pantai setelah produk kosmetiknya mendapatkan penghargaan penjualan terbanyak tahun 2023 periode triwulan pertama.
Aliya seorang wanita matang usia 30 an yang sukses dan bersinar . Namun masih sendiri.ia lebih memilih menghabiskan waktunya untuk mengurus usaha dan berpesta . Hingga suatu ketika ia bertemu dengan lelaki yang mampu menghipnotisnya .
" sayang . Ini dasi ku mana ya yang warna hitam ? " reza berteriak kepada istrinya aliya yang sedang berada di dapur menyiapkan sarapan .
" tunggu bentar.. Aku datang sayang " aliya meninggalkan dapur sambil memberikan perintah kepada pembantu untuk meneruskan pekerjaan nya di dapur
Aliya berjalan menuju kamarnya menemui suamimya reza yang kesulitan mencari dasi hitam .
" ini sayang " aliya memberikan sebuah dasi berwarna hitam kepada reza yang sedang mengkancingkan bajunya di depan lemari
Aliya membantu reza mengkancingkan bajunya " aku yakin kamu tidak bisa hidup tanpaku ya.. Menemukan dasi saja tidak bisa "
" tentu saja donk. Bagaimana aku.bisa hidup tanpamu sayang " reza menarik pinggul aliya . Menyandarkan istrinya yang masih memakai celemek ke depan lemari. Reza mencium leher aliya dengan mesra lalu mendaratkan ciuman dasyat di bibir aliya " mmuuuaach mmuach " aliya pun menyambut dengan senang hati ciuman dari lelaki yang baru saja dinikahi nya.
Aliya dan reza baru 3 bulan berkenalan di sebuah party yang diadakan oleh teman aliya. Tanpa waktu lama reza langsung bisa meyakinkan aliya untuk menikah dengan nya .
Sedangkan reza adalah seorang duda muda usia akhir 30 an yang sudah memiliki seorang anak prempuan dari pernakahan lama nya .
Aliya yang kaku pun mampu ditakhluk kan oleh rrza dengan cepat sampai mau menuju jenjang pernikahan.
Reza yang dulunya berprofesi sebagai pimpinam manager sebuah brand fashion. Kini ia mengambil bagian di perusahaan istrinya itu.
" hari ini kamu ke kantor atau di rumah saja sayang ? " reza berhenti mencumbu aliya. Aliya menarik dasi reza dengan kencang " aku di rumah saja sayang. Kamu jangan lama lama dikantor ya.. Kita ada janji temu dengan dokter kandungan hari ini
" iyaa sayang. Aku akan segera pulang " reza memeluk istrinya yang sedang mengandung 5 bulan. Di usia pernikahan mereka yang masih 1 tahun . Mereka sudah dikaruniai kehamilan anak pertama dengan jenis kelamin laki laki.
Aliya yang belakangan ini sedang merasakan kecurigaan terhadap suaminya . Menukar ponsel reza dengan miliknya . Saat reza sudah berangkat ia memeriksa ponsel reza. Ia menyalin beberapa kontak yang sering muncul di panggilan keluar dan masuk .
Belakangan reza menjadi pribadi yang lain. Saat menerima telpon reza menjauh dari aliya . Membuat aliya tidak nyaman dan berperasangka buruk
*triinngg ponsel reza berdering.
" sayang . Ini ponsel kamu ketuker sama punyaku. Aku kirim supir untuk tukar kembali ya " reza baru menyadari ketika sudah sampai kantor
" iya sayang. Kamu atur ya.. Aku sedang meeting online " aliya bersandiwara agar tidak terlalu mencurigakan.
Aliya mencoba memeriksa beberapa nomor telpon yang sudah ia salin dari ponsel reza.
" ketemu . Ini ternyata yang kamu sembunyikan dariku. " aliya menemukan sesuaru yang menarik dari pencarian nya.
-----
"sayang.. Aku pulang" reza memasuki ruang kerja seraya menghampiri aliya yang sedang sibuk di depan laptop
"bagaimana pekerjaan mu hari ini sayang? Apa ada masalah ?" aliya mendapatkan ciuman dikening nya
"baik-baik aja kok.amaann.." reza menghempaskan tubuhnya di sofa . Dan beberapa saat kemudian ponselnya berdering. Reza pun mengangkat telpon tersebut di depan aliya
"hallo ? Ya . Apa ? Oohh gak bisa . Nanti aku kabari lagi ya ." reza menutup telpon lalu memasukkan ponsel ke dalam saku blezer nya
"siapa sayang ?" aliya bertanya dengan santai
"oohh itu beni. Dia mau ngajak main golf.kan gak mungkin banget besok masih hari kerja" reza menjawab dengan terbata bata
"oohh.. Gapapa sih klo kamu mau pergi nanti biar pak doni yang back up pekerjaan mu" aliya dengan mudah mengatur karena itu perusahaan miliknya sendiri
"gak usah sayang.lagian aku juga lagi malas main golf. Aku capek mau mandi dulu ya" reza meninggalkan aliya menuju kamar mandi
Aliya meraih blazer reza yang di tinggalkan di atas ranjang.ia membuka ponsel reza mengecek panggilan masuk.
"dasar pembohong" aliya berbisik lirih. Melihat log panggilan masuk di layar ponsel reza bertuliskan inisiL WT.
Ya aliya sudah mengetahui siapa itu inisial WT.dari pencarian yang sudah ia lakukan ia dengan cepat mengetahui inisial WT adalah mantan istrinya reza yaitu wanti.
Aliya tidak pernah berkenalan secara langsung atau berbicara dengan wanti.apalagi menemui nya secara langsung. Ia mempercayai suaminya reza untuk mengurus urusan tentang anak nya ya tinggal bersama wanti. Ya anak perempuan reza tinggal dengan ibunya wanti karena hak asuh didapat oleh ibunya. Aliya tidak pernah mempermasalahkan reza dan wanti berhububgan tapi dia tidak bisa menerima dibohongi oleh suaminya sendiri.
-----
Beberapa haru berlalu. Reza masih saja berhubungan dengan wanti tanpa berbicara jujur pada aliya.
"sayang.pekerjaan rumah banyak yang belum selesai. Baju kotor. Garasi kotor. Aku berencana untuk merekrut ART safu orang lagi ya?" Aliya yang sedang hamil besar sudah kesusahan untuk mengatur rumah sendirian dan seorang pembantu. Meskipun ia yang berkontribusi besar dalam keuangan keluarga kecilnya ini. Dia tetap mengikut sertakan peran suami untuk mengambil keputusan apapun.
"boleh sayang.sekalian kan bisa untuk bantu kamu pas lahiran."reza meng iyakan permintaan istrinya.
"oke besok aku akan minta agency seorang yang sudah berpengalaman."
-----
Beberapa hari kemudian .di suatu pagi di hari sabtu.reza sedang tidak pergi ke kantor.karena aliya merasa tidak enak badan.
"Ting tong" suara bel rumah berbunyi.
"sayang tolong buka kan pintu.sepertiny itu ART yang baru.dia mau datang hari ini katanya
"iya sayang" reza melangkah pergi ke arah pintu depan
Reza pun seketika terkejut sampai tidak bisa bergerak seteleh mendapati wanti.mantan istrinya yang sedang berdiri di depan pintu nya
"kamu kenapa kesini?" tanya reza lirih
"loh kenapa kamu disini.aku mau ketemu dengan bu aliya.dia akan memperkerjakan aku." wanti menjelaskan
"aliya itu istriku.lagian sejak kapan kamu jadi pembantu sih"reza pun mulai gusar
"sejak kamu pergi.aku harus cari nafkah tahu."
"tapi kan aku sudah kirim jatah anak tiap bulan"
"kamu kira segitu cukup?hah?" wanti agak keras .
Dibalik gorden aliya mendengarkan percakapan keduanya dengan hati-hati agak mereka tidak menyadari keberadaan aliya.
"kenapa sayang ?suruh masuk donk."aliya menghampiri keduanya.seraya memegang lengan reza
"hallo bu aliya.perkenalkan saya wanti.dari agency AA yang akan bekerja disini"
"oohh iya silahkan masuk"aliya mempersilahkan wanti memasuki rumahnya yang bernuansa american classic
Wanti melihat sekeliling.terpajang foto pernikahan reza dan aliya dengan bingkai besar di beberapa sudut dinding ruangan.
Terdapat lemari besar berisikan beberpa porcelen koleksi aliya yang dipajang membuat wanti terkesima.
"mba wanti.perkenalkan ini suami saya reza."aliya berpura pura memperkenalkan suaminya itu. Padahal dalam hatinya ingin menampar mereka dengan keras
"i.. Iyaa bu" wanti terbata bata.sedangkan reza hanya diam tak berbicara .raut wajahnya sudah kacau sekali
" mba wanti silahkan mau istirahat dulu atau langsung mau kerja saja?"aliya bertanya hati hati
"langsung kerja saja bu gapapa."wanti pun mencoba ikut bersandiwara . Karena ia juga tak tahu menahu kalau mantan suaminya ini sudsh menikah lagi.
"baiklah mari ikut saya" wanti mengikuti berjalan dibelakang aliya.wanti memperhatikan perut aliya yang sedang hamil besar.
"sudah usia berapa bu kandungan nya?"
" 8 bulan."aliya sambil tersenym
"ini mba wanti tolong cuci semua baju kotor ya.ini tempat sabun dan setrika.pakai mesin ya.dipisahkan .saya yakin mba pasti sudah paham tidak perlu saya jelaskan."
"baik bu" wanti pun ditinggalkan oleh aliya di ruang cuci
wanti memilah milah baju kotor dan .ia pisahkan warna dan putih agar memudahkan mencucinya.wanti terhenti mendapati celana dalam milik reza.ia menahan Hatinya yang tak karuhan.ia memilah lagi.kali ini ia terhenti melihat lingerie sutra milik aliya.
Ia teringat kembali alasan perceraian nya dengan reza yang disebabkan oleh faktor ekonomi.ia teringat saat saat susah bersama dengan reza.namun kini reza sudah menikah dengan wanita sukses kaya raya dan malah ia yang mencuci pakaian dalam mereka.
Wanti berhenti.mengambil tas nya lalu pergi menemui aliya dan reza yang sedang sarapan pagi di dapur.
"bu.maafkan saya.saya tidak bisa lanjutkan pekerjaan disini.ibu bisa minta kompensasi pada agency saya."wanti tertunduk di depan aliya
Aliya berdiri dari duduknya."loh kenapa mba?apa ada masalah?" aliya mendekati wanti dan memegang pundaknya
Wanti menangis.. Terisak
"cukup aliya biarkan dia pergi"reza ikut berdiri
"kenapa reza?karena dia mantan istrimu?"
Wanti dan reza terkaget kaget mendengar ucapan aliya.
"ka kamu.tau ?"reza terbata bata
"sekarang cepat kamu kemasi barang-barang mu. Dan pergilah dengan mantan istrimu.aku akan urus perceraian kita.kamu akan dapat uang dari perceraian.dan silahkan kembali dengan mantanmu ini. "aliya duduk kembali di meja makan
"kamu kenapa gini.ini semua gara gara kamu tahu.lagian ngapain kamu kesini.aku sudah hidup nyaman."reza marah ke wanti
"bukan dia yang salah itu kamu.kamu berkali kali bohongi aku .masih hubungan sama wanti kan.sekarang silahkan kamu pergi sama dia."aliya menahan emosi
"aku hubungi dia karena urusan anak.bukan apa apa.kamu gak sadar kamu juga lagi hamil besar"reza mengelak
"meskipun itu tentang anak.kenapa kamu bohongi aku.kamu kira aku nggak tau kan.sudahlah pergi kalian dari rumahku.aku gak mau anak ku punya ayah seorang pembohong seperti kamu reza." aliya berdiri dari duduknya.
"mba wanti.kamu juga akan dapat uang kok.jadi gak usah sok merasa bersalah"aliya pergi meninggalkan keduanya.
------
Beberapa hari sebelum kejadian
Aliya mengecek latar belakang wanti dan pekerjaan nya.dan ia menemukan fakta wanti menjadi art panggilan.ia langsung mendatangi lokasi agency tersebut
"aku ingin memperkerjakan wanita ini"aliya menunjukkan foto wanti kepada kepala agency art
"bagaimana anda tau wanita ini bekerja di tempat saya.dia sedang bekerja untuk orang lain saat ini.tidak bisa bekerja bersamaan untuk anda bu" jawab kepala agency
"saya bayar kamu 5x lipat fee yang biasa kamu dapatkan.segera kamu urus dia agar datang ke rumah saya.cepat kabari saya ya" seraya aliya memberikan secarik kertas cek berisikan nominal yang besar
----- the end -----
Berbohong itu mudah.tapi akibatnya tidak akan mudah ditanggulangi .apalagi kalau sampai ketahuan. Bisa berakibat fatal.dan tidam bisa mendapatkan kepercayaan kembali. Karena kepercayaan seperti kaca yang sudah retak.meskipun bisa diolah kembali tidak akan bisa seperti kaca semula. Lebih parah lagi kalau yang dibohongi berpura - pura tidak tahu sedang dibohongi.
------
Hai...terimakasih sudah meluangkan waktu untuk membaca kisah ini. ❤️