"Satu.. "
"Dua.. "
"Tiga.. "
"Horeee.. "
Ucap ku dan teman teman ku di acara perpisahan Sekolah.
Mereka semua menikmati masa terakhir ini Dengan bahagia tapi berbeda dengan gadis itu yang memilih merenung sendiri dan aku melihat gadis itu di kelilingi Hampa.
aku tak tau apa yang terjadi dengan diriku sebab entah mengapa hatiku selalu berdebar dan salah tingkah bila bertemu dengan gadis itu. begitu juga sekarang hati berdebar kencang hingga aku bisa mendengar detak jantung ku.
Menatap nya adalah hal yang candu menurut ku . Hmmm.. Apa ini yang nama nya cinta, aku sudah memendam nya tiga tahun lamanya, mungkinkah ini waktu yang tepat untuk mengungkap kan isi hatiku? . Aku terus berfikir keras tentang pertanyaan yang aku buat sendiri.
Tiba tiba tempat ku menjadi ramai teman teman ku mengajak ku berfoto, tiap pengambilan gambar aku selalu di ingatkan tersenyum sebab aku lupa karna masih fokus memikirkan jawaban dari pertanyaan ku sendiri.
Setelah mereka pergi aku mulai yakin bila inilah jawaban nya, ya benar jawabannya adalah aku akan pergi mendatangi nya dan mengungkapkan isi hati ku.
Aku menoleh ke belakang aku menatap nya tak menyangka dia juga menatap ku dari kejauhan, langkah demi langkah aku mendekati nya sontak dia terkejut dan mengalihkan pandangan nya, aku terus mendekatkan badan ku. Aku menatap nya sementara dia menunduk, perlahan dia mulai mengangkat kepalanya dan menatap ku dengan tatapan tenggelam nya, yang membuat aku semakin candu akan tatapan nya, lalu aku menatap nya kembali dan aku mulai mengutarakan isi hati ku. Tapi apa ini apa yang telah terjadi pada ku, aku tak bisa berbicara dengan jelas, aku melontarkan kata demi kata dengan susah payah..
Oh.. Sial aku mulai salah tingkah aku sungguh malu tuhan. Astagaaa
Aku tak kuat dengan tatapan nya aku mulai salah tingkah dan aku merasa malu, maluuuu sekali, ini adalah suasana canggung. Aku yang tak kuasa pergi begitu saja meninggal kan nya.
Saat aku akan meninggal kan gadis itu tiba tiba ada yang meraih tangan ku. Gadis itu meraih tangan ku, aku pun menoleh dan melepas kan genggaman tangan nya dari tangan ku,lalu aku pergi begitu saja.
Dan sampai saat ini aku merasa seperti ada yang mengganjal, seperti ada sesuatu yang belum tersampaikan.