Namaku Theo aku adalah seorang yang pemalas dan susah bergaul.
Kerjaanku jika di rumah hanya makan tidur dan membaca cerita bl (aku memang sudah suka sejak smp) dan jika di sekolah aku hanya tidur di kelas dan saat istirahat hanya membaca buku di perpus atau tidur di uks.
Suatu siang aku datang ke perpustakaan untuk mencari buku dan aku melihat ada sebuah buku di atas rak akupun mengambil buku tersebut ternyata buku ini milik artur.
Artur adalah teman sekelasku yang terkenal karna pintar tapi dia pemalu sangat jarang berbicara ya wajahnya cantik walaupun dia laki laki.
Dia sering ke perpustakaan ini aku sering melihat dia membaca di pojokan.
Akupun terpikir sesuatu akupun menulis sesuatu di buku artu yang bertuliskan
""Hai artur ini bukumu ketingalan di perpustakaan jadi aku kembalikan kalo kamu mau ngobrol sama aku tolong letakan buku kosong di atas rak""
-T
Lalu buku artur aku letakan di kolong mejanya.
Keesoakan paginya aku melihat artur sudah masuk ke perpus dan meletakan sebuah buku di atas rak setelah dia pergi akupun datang dan mengambil buku itu ada tulisan dari artur yaitu
""Terimakasi karena sudah mengembalikan buku ku yang tertingal kemarin tapi kau siapa?""
Lalu aku menuliskan sesuatu lagi secara iseng
""Jika kau mau berteman dengan ku aku akan menemuimu tapi aku seseorang yang menyukai sesama jenis alias gay apa kau keberatan?""
Lalu ku letakan kembali buku itu aku bergikir kalo dia akan berhenti menulis pesan dan menjauh tapi ternyata
Saat istirahat aku datang ke perpustakaan dan penasaran apa artur menjawab pesanku lalu ku ambil buku itu ternyata dia masih menjawab
""Ah aku tidak masalah jika kau gay sebenarnya aku suka tentang bl tapi aku belum tau apakah aku gay atau bukan,aku bingung""
Aku yang membacanya pun sedikit kaget ternyata artur suka dengan hal yang seperti ini!?
Akupun menuliskan pesan jika aku ingin bertemu dengannya di sebuah taman sepulang sekolah dan tak lupa aku meningalkan nomor ku dan aku meletakan kembali buku itu
Ya dia memang belum tau aku siapa dan entah apa reaksinya nanti jika tau orang yang bertukar pesan denganya adalah aku
Sepulang sekokahpun aku menunggu dia di taman dan sebuah pesan masuk ke ponselku
"Hei kau yang mana?aku artur aku sudah di taman"
Entah kenapa aku tiba tiba gugup dan aku membalas
"aku yang duduk di kursi bawah pohon dan mengunakan tas merah"
Kulihat dia langsung menghampiriku ketika dia melihatku dari dekat wajahnya yang mini itu agak memerah ya aku juga sedikit lalu dia duduk di sampingku dan berkata
"Em ja-jadi ka-kau yang menemukan bukuku"dia berbicara terbatabata sambil nenunduk
Terlihat imut ya tubuh artur memang kecil dengan wajah yang cantik dan bodi yang lumayan berisi sangat berbeda dariku yang tinggi dan bertubuh besar
"Ya aku yang menemukan bukumu,dan aku juga sudah tau rahasiamu"aku mengatakan itu sambil menatapnya dan sambil tersenyum
Diapun kaget dan wajahnya memerah
"Apa kau benar benar gay?"dia bertanya sambil menatapku
"Ya aku memang tidak pernah tertarik pada perempuan"jawabku dengan tegas
Tiba tiba aku terkejut atas ucapanya
"Apakah menurutmu aku ini juga gay?"
Akupun agak sedikit terkejut belum sempat aku menjawab dia membali berbicara
"Aku tidak pernah tertarik pada seorang perempuan tapi aku juga tidak ada pikiran untuk menyukai laki laki"
Akupun menjawab
"Ya kemungkinan besar kau gay mau ku bantu?"tanyaku sambil tersenyum tipis
Dia diam sejenak dan menjawab
"Bisakah kau datang kerumahku besok?"dia bertanya sambil mengalihkan pandangan
Aku agak kaget lalu aku membisikan sesuatu padanya
"Jika aku datang dan terjadi sesuatu di antara kita apa kau tidak masalah?"
Dia langsung mundur dan kaget
Dan bilang
"Pokoknya datang saja!"sambil berjalan pergi dari taman walau wajahnya masih memerah
---------------
Keesokan paginya aku bersiap untuk ke rumah artur dan aku membawa sesuatu di tasku
Akupun pergi kerumahnya
Saat tiba akupun mengetuk pintu dan tidak lama artur membuka pintu dan mempersilahkan aku masuk
Diapun berjalan kearah kamarnya tentu aku ikut dan aku duduk di kasurnya
"Kenapa rumahmu sepi tur?"tanyaku sambil melihat lihat
"Ortuku sedang pergi keluar kota"jawaban yabg sangat singkat
Akupun bertanya
"Aku kesini untuk apa" tanyaku sambil senyum senyum
Artur yang duduk di meja belajarnya menoleh sambil menunduk
Akupun mendejat dan memberikan tasku kepadanya
"Nih ganti dlu"
"Eh ini apa?"tanyanya sambil melihatku
"Cepet pake sana"
Diapun masuk ke kamar mandi
Setelah agak lama menunggu diapun keluar dari kamar mandi dan
Wah sangat seksi baju kelinci yang kuberikan sangat cocok untuknya
Wajahnya merah sambil menutupi satu titik
"Kenapa malu si artur"tanyaku padanya
"A-anu i-ini kan ba-baju buat itu!"jawabnya
Akupun mendekatinya dan dia berjalan mundur
"Artur kau imut lho pake baju ini"
Arturpun terpojok aku langsung saja menciumnya dan memainkan put*ng artur yang kecil
Lalu ku gendong artur ke kasur
Tapi dia menghentikanku
"Tunggu itu di kaci"sambil menunjuk laci
Akupun melihat laci tersebut betapa kagetnya aku isinya adalah ko*d*m dan ada pel*mas
Akupun mengunakan ko*d*m tersebut dan langsung kembali ke artur
"Jadi kamu sudah siap ya"tanyaku sambil mengosok batangnya artur yang mulai mengeras
Akupun menciumnya tampa ampun
Arturpun mendesah keenakan
Aku terus saja mencium dan mengoc*k batangnya artur
Tiba tiba artur mendorongku dan dia langsung nyedot batangku
"Wah artur,kamu belajar dari mana hah?"tanyaku sambil menahan kenikmatan lidah artur
Ssemakin tidak sabar akupun ingin memasukan batangku ke dalam artur
Dan akupun mencoba memasukan nyaperlahan desahan artur tak tertahanka
"Ahk te-teo sa-sakit sambil mengigit tanganya sendiri
Akupun langsung menekanya secara langsung sontak artur berteriak kencang
"Ahkk ah mnhhmm ha ha"
Akupun langsung menciumnya dan langsung bergerak maju mundur
Wajah artur sangat imut sambil menggit tangan dan memejamkan mata dan sedikit mendesah semakin lamapun aku memper cepat gerakan ku dan ahirnya kamupun keluar bersamasetelah itu artur kelelahan dan langsung tidur akupun ikut tidur dengan kartur sambil kupeluk dia
Setelah itu setiap ada waktu kami jalan jalan dan menghabiskan waktu bersama.
END.