Ada sebuah keluarga yg begitu bahagia, di dalam nya tak ada pertengkaran dan hidup harmonis!setiap hari bercanda dan tertawa sesuka hati bersama putri tunggal mereka yg baru berusia 4 tahun,kadang mereka bermain bersama dan belanja ke mall bersama hanya untuk memenuhi ke inginan putri nya setiap hari libur kerja.
Sebut saja pasangan suami istri ini adalah rosa dan hendrik dan putri mereka bernama jelita karna ia begitu manja kepada ayah nya, seakan akan tak ingin pisah jauh dari nya pagi nya hendrik hendak pergi kerja ke kantor!.setelah sarapan pagi bersama di saat hendrik hendak pergi sang putri menarik dasi sang ayah dan merengek kepada hendrik,
" Ayah jangan pergi, ucap nya sambil menarik dasi hendrik berkali-kali.
" Sayang ayah harus pergi ini sudah hampir telat nanti ayah pulang ayah akan beli kan kamu mainan kamu mau mainan apa, ujar nya sambil membujuk sang putri yang terus saja mebarik dasi nya.
" nggak mau aku mau ayah, pokonya jangan pergi mama! Dia mengadu kepada rosa sambil melihat ke belakang.
" Sayang lepas kan tangan mu, kasihan ayah itu leher nya nanti ke cekik?' jawab rosa sambil memegangi tangan putri nya yg terus saja merengek.
" Gx mau mama aku mau sama ayah, pokok nya jangan pergi'.tangingan nya pecah seketika.
" Hari ini kamu main nya sama mama dulu ya sayang,ayah harus pergi kerja nanti setelah ayah pulang kerja seperti biasa kita akan main bersama lagi ok?, bujuk rosa kepada jelita putri cantik nya itu.
" Iya deh aku main sama mama tapi ingat iya ayah beli kan aku mainan ya,' ujar nya sambil melepas kan genggaman tangan nya.
Hendrik setelah itu merapi kan dasi yang semula berantakan di depan cermin dan di bantu oleh sang istri,setelah sang anak di bawa keluar oleh pengasuh nya.
" Mas, kenapa ngga kamu batal in aja sih rapat kamu di kantor nanti malem kan hari ulang tahun jelita dia ingin ayah nya selalu ada di hari ulangtahun nya, toh itu juga ngga bakal an membuat kantor mu rugi' usul rosa kepada suami nya sambil memperbaiki dasi suami nya.
" Tapi maaf sayang, mas ngga bisa aku kan sudah beberapa hari ini nggak masuk kerja karna nemenin jelita bermain, hari ada rapat kerja sama dengan perusahaan lain sekaligus mempromosi kan produk kita kepada mereka' ujar nya meyakin kan rosa agar ia tidak membujuk nya lagi.
" Oh kalo itu keputusan mu, aku akan membujuk jelita agar ia ngga merengek terus meminta kamu buat di rumah terus' jawab rosa merasa bersalah kepada putri nya.
" Udah ya sayang, mas akan pergi dulu udah telat lho inih' ujar hendrik sambil mencium kening sang isrti dan tak lupa mencium pipi jelita saat tiba di rung tengah dan berlalu begitu saja.
" Bi iyam biar kan saja jelita, bersama saya di sini kamu pergi lah istirahat' ujar rosa menyapa pengasuh putri nya.
" Baik bu saya permisi dulu' jawab bi iyam setelah nya.
" Sayang lagi main apa tadi bersama bibi' ujar rosa menyapa jelita yang lagi asyik duduk bermain rumah boneka.
" Ini mama aku tadi bermain rumah- rumahan boneka bersama bibi' jawab nya dengan polos.