ini kisah teman aku waktu kecil.
Aaaach....jeritan dari bawah pohon.Tanpa sadar dia melongok ke bawah,ada seorang perempuan mandi,mau turun tapi di tahan sama si mbakyu Teti sebut saja nama samarannya.
"Sini dulu jangan kabur "katanya.Dia pun menurutinya dan turun dari pohon jambu dengan gemeteran karena merasa bersalah.Dulu di kampung ku kebanyakan kamar mandi dan sumur ada di belakang rumah dan tanpa atap.Sambil menunggu selesai mbakyu nya mandi ,sambil menengok kanan kiri takut ada yang melihat.Akhirnya si mbakyu keluar dengan hanya menggunakan handuk."Sebentar yach,adik ikut mbak"katanya.
Akhirnya dia "sebut saja Budi"mengikuti si mbakyu Teti ke dalam rumah lewat pintu belakang,karena merasa bersalah,Budi pun ikut kedalam rumah.Adik tahu kan sudah lihat semua punya mbakyu,tapi nggak jelas."pengen lihat semua nggak"katanya.Budi dengan takut-takut menjawab "memang boleh mbakyu"katanya."Boleh tapi jangan bilang siapa-siapa ya".Budi pun masuk kamar dan menunggu apa yang akan dilakukan si mbakyu Teti.Umur Budi masih 11 th,sementara mbakyu Teti sudah 35 th.Dia punya suami dengan satu anak berumur4tahuhunan.oh ya suami tukang cukur di jakarta dan jarang pulang,paling sebulan sekali.Budi dengan polosnya anak-anak dengan rasa bersalahnya,"nih lihat semua "mbak Teti membuka handuk dan terlihatlah semua terpampang jelas dihadapannya."kamu mau mbak ajari sesuatu nggak"katanya lagi.Budi yang baru pertama melihat seluruh tubuh perempuan dewasa,gemeteran."jangan takut tidak orang,anakku lagi sama neneknya.paling pulang sore ,katanya lagi.
"sini pegang nenen mbak"mbak Teti sambil menarik tangan Budi."buka celananya ya lihat punya mu" katanya sambil membuka celana pendek nya."jangan "Budi menahan tangan mbakyu yang telah melorotkan celana pendeknya ."cuma lihat sebentar"mbakyu teti memaksa .Akhirnya Budipun diam sambil memegang payudara mbakyu Teti,yang berukuran besar."Aaaah besar juga ukurannya "Mbakyu teti sambil memegang penis nya Budi.Untuk ukuran anak sebaya dia memang yang paling besar.Kita naik yuk keatas ranjang,sambil main sebentar katanya lagi.Tubuh mbakyu Teti yang sudah telanjang sementara Budi yang sudah tidak bercelana lagi naik keatas ranjang."Buka kaosnya dek biar enak"Katanya lagi ,budipun membuka kaosnya akhirnya telanjang juga.
"Ininya masukin kesini yah "sambil menuntun penis Budi yang tegang ,menuju Vagina mbakyu Teti yang telah basah karena sudah terangsang .Karena baru pertama kalinya baru beberapa kali naik turun .Budi mau turu dari ranjang tapi ditahan tangannya oleh mbakyu Teti."mau kemana ","mau kencing "timpal Budi sambil memegang penisnya ."Sini mbak sedot"mbakyu teti memegang tanganya sambil meraih penis Budi yang masih tegang."jangan inikan air kencing"budi berkata sambil beringsut mau turun."nggak apa -apa buat mbak aja "mbak pun meraih penis budi dan memasukkan kedalam mulutnya.Budi pun diam membiarkan apa yang dilakukan mbakyu Teti.
aaah...Budipun mengerang dengan terengah engah merasakan sesuatu yang keluar dari kelaminya seperti kencing tapi berkedut-kedut.Mbakyu Tetipun dengan semangat menyedot habis tanpa sisa.
cerita sekian dulu mudah-mudahan temanku mau mencerikan kelanjutan hubungannya dengan mbakyu Teti.....