Fatimah merupakan anak yang pandai serta baik. Disuatu pagi, dia melihat temannya yang bernama Mahmud, sedang menangis. Ternyata setelah ditanya ternyata Mahmud kehilangan mainan yang disukainya.
Tidak tega melihat Mahmud lalu, Fatimah memberikan mainan kesayangannya pada Mahmud. Mahmud kaget dan senang. Lalu berkata “Terima kasih Fatimah! Kamu baik sekali,”.
Fatimah lalu menjawab sambil senyum. “Allah mengajarkan kita untuk saling menyayangi dan berbagi. Anggap saja ini adalah hadiahku untukmu.”
Fatimah belajar mengenai pentingnya untuk berbuat baik dan berbagi sesuai ajaran Islam. Dia merasa bahagia karena bisa membuat Mahmud senang. Keikhlasan hatinya menuntunnya dalam hidup yang penuh berkah.