Di suatu pagi yang cerah terlihat seorang gadis yang agak berantakan penampilannya. Nama gadis ini ialah viesa
"Hahhaha! Lihat lihat lihat! Menyenagkan sekali! Kau tau? Wajahmu sangat menakjubkan saat ini!" ucap seorang gadis yang habis memukul serta menendang viessa, namanya ialah tessa
"Hentikan! Kau membuat temanku kesakitan!" ucap seorang lelaki yang membela viessa yang bernama vio
"Aduh, kenapa kau membelanya vio? Saat ini dia sangat menakjubkan lhoo!" ucap tessa
"Gak!" ucap vio sambil mendorong tessa hingga terjatuh
"Aww, sakit banget" ucap tessa dengan senyuman
Vio pun membantu viessa bangun
"Kau berantakan sekali, viessa" ucap vio dengan khawatir
Viessa hanya bisa terdiam
"Ayo kita pergi" vio menarik tangan viessa
Vio dan viessa sampai di bawah pohon
"Kenapa kau membawaku ke sini vio?" tanya viessa
"Aku ingin kau menceritakan kejadian tadi" ucap vio
"Kalau gak bisa gapapa kok" tambah vio
Viessa langsung memeluk vio dan menangis di pelukannya
"Hm, yasudah menangis lah sepuasmu" ucap vio dengan wajah datar
Viessa pun menangis hingga 30 menit lamanya kemudian viessa pun tertidur
"Hah, merepotkan sekali... Harus bersandiwara seperti ini" ucap vio yang memandang wajah viessa dengan ekspresi jijik
Kemudian vio pun membangunkan viessa
"Bangun,sa" ucap vio
"Ngh, ah maaf aku malah tidur di pelukan kamu" ucap viessa dengan sedikit menyesal
"Iya gapapa kok, kita pulang yuk? Aku anterin kamu" tawar vio
"Boleh?" viessa memastikan perkataan vio
"Boleh, vi" jawab vio
"Yaudah yuk!" ajak vio
Mereka pun dalam perjalanan pulang
Mereka sudah sampai di rumah viessa
Viessa pun turun dari motor vio
"Makasih, vio udah nganterin aku" viessa berterima kasih pada vio karna telah mengantarnya
"Sama sama, aku pulang dulu ya" vio pun pulang
Pov viessa
Aku pun masuk ke dalam rumahku. Lalu, aku memcium banyak bau alkohol yang menyebar di sekitar rumah
Lalu aku melihat ibuku yang sedang mabuk di ruang tengah
Pov end
Ibu ku melihatku lalu dia memukulku hingga berdarah
"Anak bodoh!gak berguna! Kenapa sih aku harus memiliki anak yang tidak berguna sepertimu? Kuharap kau bisa mati lebih cepat!Aku menyesal melahirkanmu kedunia ini!" teriak ibu padaku lalu dia masuk ke kamarnya
Aku pun masuk ke kamar juga
"Hiks, a-aku juga gak minta dilahirkan... K-kenapa sih aku selalu diperlakukan seperti ini? Aku salah apa?! Aku salah apa... "tangis viessa
Habis itu ia pun tidur
Pagi harinya
Viessa pun terbangun saat mendengar ayam yang sudah berkokok
Viessa membuka matanya lalu meregangkan tubuhnya. Saat itu jam 6 pagi
Viessa pun segera mandi walau masih ngantuk
Viessa selesai mandi, lalu dia sarapan dengan roti.lalu pergi ke sekolah dengan jalan kaki
Sesampaimya viessa di sekolah
Dia mulqi beljar karna pelajaran sudah di mulai
Setelah itu waktu istirahat kelas sepi, lalu viessa keluar kelas
Saat ingin masuk ke kelas viessa melihat vio dan tessa tengah bermesraan di kelas
Tessa menyadari kehadiran viessa lalu tessa semakin memanaskan nya
'Kok sakit sih? Apa aku ada perasaan dengan vio? Sial, air mataku ingin jatuh' ucal viessa dalam hati
Viessa pun masuk ke toilet dan menangis sesenggukkan di sana
"Hiks, s-sakit bangett,.. K-kenapa? Kenapa?!" tangis viessa
'Aku... Aku gak kuat sama keadaan ini' ucap viessa dalam hati
Viessa mengeluarkan pisau cutter di sakunya
"Maaf... " ucap viessa
Viessa memotong nadinya yang berada di lehernya
"Ughh" viessa merasa kesadarannya memudar lalu meninggoy.