Langit sudah gelap dan awan awan bergumpalan dilangit yang gelap dan indah tersebut, semua orang sudah tertidur pulas, Sementara aku stres karena sedang mengerjakan pekerjaan rumah ku.
Beberapa lama kemudian, Akupun merasa lapar, aku keluar dari kamarku dan beralih kedapur untuk mengambil beberapa makanan sisa di kulkas. Aku mengambil jajanan manis yang aku simpan untuk dimakan untukku nanti dikulkas dan pergi kembali kekamarku. Aku duduk kembali di meja belajarku, makan jajanan yang ku ambil tadi sambil mengerjakan pekerjaan rumahku dan mendengarkan musik.
Setelah sekian lama ku mengerjakan pekerjaan rumahku, akhirnya aku menyelesaikannya, akupun senang dan bersyukur karena sudah dapat bersantai santai dengan tenang.
Akupun bersantai santai dikasur dengan bermain handphone sambil mendengarkan musik di Sp*tify, tak lama kemudian, aku ketiduran, tertidur lelap karena saking ngantuk dan lelahnya diriku, aku lupa mematikan musik di Sp*tify ku.
Tak lama kemudian, Aku terbangun dari tidurku, mendapati aku tak dapat menggerakkan tubuhku dan menyadari lagu lagu yang aku dengarkan sudah menjadi lagu Lingsir Wengi. Tak lama kemudian, Aku terkejut menyadari bahwa batre hpku sudah habis, dan tak mungkin hpku yang habis batrenya dapat mengeluarkan suara.
Aku menyadari ada sosok hitam didepan jendela kamarku sedang mengintipiku yang sedang tak dapat bergerak dan satu lagi yang sedang berdiri disamping kasurku menatap diriku dengan tatapan tajam dan mematikan, Aku melihat kearah jam dindingku, menyadari bahwa ini sudah jam 3.
Aku sudah keringat dingin, tak tau harus apa, aku menutup mataku dan diriku terus terusan membaca Ayat Kursi dan berdoa agar langit cepat terang dan kedua makhluk sosok hitam di dekatku menghilang. Setelah sekian lama, Akhirnya adzan Subuh datang, Setelah itu, Kedua sosok hitam didekatku menghilang, Dan seketika itu, Aku terbangun dari tidurku. "Ternyata itu hanya mimpiku.. Sungguh mengerikan!" Pikirku, Namun.. Ternyata aku terbangun disuatu tempat dan ada keluarga besarku yang mengelilingi diriku sambil bersyukur Alhamdulillah, aku penasaran, ada apa? mengapa keluarga besarku mengelilingi aku? dimana aku?
Aku bertanya tanya ada apa. "I.. Ibu, Ada apa? Dimana aku? Mengapa aku ada disini? dan mengapa kalian mengelilingi aku?" Tanyaku dengan suara serak, Kakakku menyuruhku minum dan menyuguhkan aku minuman, akupun meminumnya, Setelah itu, Ibuku menceritakan kepadaku bahwa tadi malam aku kesurupan dari jam 12 malam hingga Adzan subuh, Aku terkejut, Namun, Aku dan sekeluarga besar bersyukur alhamdulillah karena aku sudah sadar, Aku meminta maaf kepada keluarga-keluarga ku karena sudah menyusahkan mereka, apalagi karena aku kesurupan dari jam 12 hingga Adzan subuh.
Namun, Semenjak kejadian itu, Aku terus menerus kesurupan, tak tau dimanapun, dan kapanpun. Aku tak terlalu mengerti kenapa, Hingga saat ini, Aku tak dapat kemajuan tentang diriku, dan yang mengganggu diriku, tak ada yang dapat menyelamatkanku dengan ini, Aku dulu pernah ke beberapa orang pintar setempat, Namun, Tak ada yang dapat menolongku dan beberapa dari mereka bilang bahwa aku terkena kutukan yang bahkan mereka tak tau asal usulnya dari mana.
-Tamat.