Gadis kecil dengan rambut pirang ikal dan pipi chubby yang menggemaskan menghampiri seorang anak laki-laki memasuki usia remaja itu ,
" Hei kakak! "
Sapa jaren kecil ,
" Hai adik kecil !? "
Balas Jeremy ,
" Begini kakak , aku tersesat maukah kamu membantu ku ? "
Tanya jaren sopan ,
" Tentu saja adik . Dimana alamat mu !? Dimana kamu tinggal ? Aku harus memanggil apa ya !? "
Tanya Jeremy ,
"Jaren kakak tampan , aku tak tahu ."
Jawab jaren apa adanya ,
" Astaga ! Bagaiman aku bisa mengantarmu jika kamu tak tau dimana tempat tinggal mu sendiri ? "
Kata Jeremy kesal ,
" Aku kepanasan disini , mari kita berteduh disana . "
Ajak Jeremy pada jaren ,
Mereka berjalan ke arah pohon besar nan rindang di ujung taman itu ,
" Kamu tinggal dimana paman ? "
Tanya jaren ,
" Aku tinggal di dekat sini di istana megah dan besar . "
Kata Jeremy semangat ,
" Benarkah !? Bolehkah aku menginap disana malam ini saja !? "
Tanya jaren antusias .
" Tentu saja ! "
Kata Jeremy tak kalah semangat ,
" Kamu tau kak aku anak satu-satunya aku selalu merasa kesepian tiap hari , tak ada yang mau bermain denganku , "
Kata jaren menundukkan pandangannya sedih ,
" Tenanglah adik , mulai hari ini kamu tak sendirian ada aku untuk mu .. "
Jawab Jeremy mengelus puncak kepala jaren dengan lembut ,
" Kakak kenapa sendirian disini ? Dimana orang tua mu kak ? "
Tanya jaren terduduk di dekat pohon besar itu ,
" Aku sendirian sejak aku terbangun dulu .. "
Kata Jeremy kini sedikit menakutkan ,
" Dulu ? "
Tanya jaren polos anak usia 7 tahun itu tak merasa takut sama sekali .
" Iya .. dulu .. "
Balas Jeremy .
" Jeremy .. siapa dia ? "
Tanya seorang gadis seusianya ,
" Dia .. jaren adik baruku .."
Balas Jeremy penuh semangat ,
" Tidak Jeremy jangan lagi .. "
Kata Hele gadis bermata amber itu ,
" Tapi aku suka dia .."
Balas Jeremy ,
" Terserah padamu .."
Balas hele .
Hari semakin gelap kini mereka berjalan menuju rumah besar dan megah bak istana tidak lupa interiornya yg mewah dan berlapis emas ,
" Adik kecil mau makan malam dulu ? "
Tanya hele ,
" Tidak .. "
Jaren masih tersekima dia menatap dan menelisik satu per satu barang yang ada disana ,
" Indah bukan !? Jangan mengambil atau menyentuhnya demi apapun jika kamu mau pulang pagi nanti .. "
Peringatan dari hele ,
" Baiklah .. "
Balas jaren masih penasaran ingin hatinya untuk menyentuh salah satu Gucci bertahta permata itu ,
" Akua akan siapkan kamar tidur untuk mu .."
Kata Hele diikuti kekehan kecil dari Jeremy ,
" Gadis kecil , tinggalah denganku kamu mau !? "
Tanya Jeremy memegang tangan mungil nan putih itu ,
" Tidak "
Balas hele kali ini,
" Kenapa aku suka !? "
Kata jaren ,
" Kamu tau artinya ? "
Tanya hele ,
" Tidak .. "
Balas jaren polos ,
" Kamu tinggal disini selamanya sama seperti ku dan Jeremy .."
Kata Hele memperingati lagi ,
Jaren kecil mengernyit dahinya bingung , dia tak mengerti ,
Saat menaiki anak tangga ,
Suara denting piano terdengar mengalun dengan merdunya .
" Bukankah terlalu malam untuk bermain piano sekarang!? "
Tanya jaren lagi ,
" Tidak , kami baru bangun.."
Balas Jeremy.
Waktu menunjukkan pukul 00.00 ,.
Jaren masuk ke kamar tamu sesuai arahan hele ,
Dia kini sendirian,
" Aku tak bisa tidur .. "
Kata jaren ,
" Kenapa bau darah .. "
Jaren melihat kesan kemari dia tak melihat jejak atau darah di sudut manapun .
" Perasaan ku saja mungkin .. "
Kata jaren ,
Waktu menunjukan pukul 3.09 jaren masih tak bisa tidur tapi suara pesta yang riuh terdengar di lantai dasar rumah mewah itu ,
" Mungkin mereka sedang berpesta "
Pikir jaren ,
Waktu menunjukkan pukul 5.00 jaren terbangun tidak dikasur mewah dan empuk tapi diatas jerami yang menumpuk ,
Jaren mencari kesan kemari tak menemukan Jeremy sama sekali hele dan lainnya juga menghilang ,
" Dadah adik kecil .. "
Kata itu terdengarlah jelas ditelinga jaren ,
Jaren pergi karena takut .