Namaku adalah Clarisa, seorang mahasiswi SMA. Aku bercita-cita ingin menjadi komikus dari aku kelas 10. Hobiku membaca komik dan kadang membuat komik. Kenapa aku ingin menjadi komikus? Karena aku sangat terinspirasi komik yg berjudul "Suddenly i became a princess", saat aku membaca komik itu aku sangat tertarik. Alurnya sungguh menarik dan gambarnya sangat bagus (BTW aku sangat rekomendasikan komik ini kalo ingin membacanya). Jadi saat itu lah aku terkagum dan ingin membuat komik yang sangat bagus seperti itu.
*Dikelas*
"Ca..huff..CLARISAAAA" Teriak Luna temanku
"Jangan teriak juga kali"
"Kamu sih aku panggil ga jawab, Luna sebel tau"
"Iya iya maaf, aku lagi mikirin gimana cara agar komik aku banyak yang baca"
"Wahhhh..kamu udah selesai buat komiknya?" Tanya Luna dengan antusias
"Belum sih, aku cuma baru buat prolognya aja"
"Temanya apa?"
"Comedy school"
"Romance? Enggak?" Tanya Luna heran
"Enggak lah, masih mau buat komik yang ringan aja dulu"
Tiba-tiba gurupun masuk ke kelas dan memulai pelajaran
*Saat pulang sekolah*
"Lun, nanti jam 2 siang temani aku pergi ke toko buku komik"
"Oke deh, kalo gitu aku pulang dulu ya udah dijemput Abang tuh. Bye..." Sambil melambaikan tangannya
*Ditoko buku*
Aku dan Luna berkeliling mencari komik dengan genre Comedy school sebanyak banyaknya, untuk membuat otak encer mencari inspirasi buat komik ku.
"Lun, bantu cariin komik genre comedy ya"
"Siap"
Beberapa saat kemudian
"Ini udah ketemu banyak ca" sambil membawa buku komiknya
"Oke makasih"
*Dirumah*
Aku terus melanjutkan cerita komik ku dan sudah aku upload diapk Webtoon. Aku sangat berharap banyak yang membaca cerita nya dan memberi like and komentar.
"Clarisa, bantu mama cuci piring ya"
"Iya ma"
Saat sedang mencuci piring bersama mama, tiba-tiba mama berkata
"Kamu yakin mau jadi komikus?" Tanya mama
"Yakin lah ma, aku kan udah pernah bilang kalo aku itu serius banget sama komik ini"
"Mama tau, tapi kamu juga tau kan perjuangan untuk menjadi komikus itu seperti apa. Mama khawatir ca, jadi komikus itu mentalnya harus kuat"
"Mama tenang aja, aku bisa kok" mama hanya tersenyum mendengar kata-kata ku dan mengatakan akan lebih mendukung ku untuk kedepannya
*Setelah beberapa hari*
Komik yang aku upload cuma 5 orang yang membaca, saat itu aku pikir mungkin karena masih chapter awal jadi hanya sedikit yang membaca. Dan ternyata setelah aku upload terus menerus dan sudah mencapai chapter 20 masih sedikit pembacanya, hanya sekitar 27 orang yang membaca. Dan tidak ada satupun yang memberikan like and komentar. Aku benar-benar kecewa dan merasa sangat sedih saat itu.
"Clarisa sayang, jangan sedih mulu dong. Bukannya kamu udah yakin sama komik ini? Kamu harus buktiin kalau kamu bisa menjadi komikus hebat" mama memeluk ku dengan erat
"Benar tu ca kata mama kamu, kamu pasti bisa jadi komikus hebat terus kamu juga pasti bisa buat orang-orang tertarik sama komik kamu. Harus semangat dong, jangan nyerah" Kata Luna menguatkan ku
Berkat dukungan mereka berdua, aku terus mencari ide-ide baru untuk menambahkan cerita ku dan membuat artnya lebih cantik lagi. Setiap hari aku terus menerus melanjutkan ceritaku hingga selesai chapter 200 yaitu chapter yang terakhir, aku masih belum menguploadnya di Webtoon. Karena aku ingin menyelesaikan semua chapter baru menguploadnya. Setelah selesai semuanya, aku mengupload chapter 21 hingga 50. Dan setelah itu aku langsung tidur karena kecapean.
*2 hari kemudian*
"Ca, gimana udah berapa yang baca komik mu?" Tanya Luna penasaran
"Eum.. sebenarnya aku belum liat sih karena sibuk nugas"
"Sini handphone mu" Luna merampas handphone yang ada di tanganku
"WHATTTT THE FUCK" Teriak Luna yang membuatku kaget
"Kenapa?" Tanyaku penasaran banget loh🤣
"Ini loh anjing keren Cok komik kamu banyak yang baca🗿" luna mengatakannya sambil terkagum kagum Yach
"Wahh..gak nyangka" Aku juga sama kagetnya dengan Luna karena yang membaca komik ku udah hampir 4.000 orang dan juga banyak yang ngelike and komentar. Mereka meminta lanjutan ceritanya dan mereka bilang cerita ku seru penuh kejutan. Aku benar-benar bangga dengan diriku dan aku sangat berterima kasih kepada Tuhan yang telah memberikan keajaiban seperti ini. Tentu saja aku juga berterima kasih kepada ibu dan Luna yang selalu mendukung ku.
Yahhhh...dan pada akhirnya aku juga harus berterima kasih kepada si penulis yang paling kawaiii ini yang buat ending ceritanya seperti ini yahhh. Emang yahhh sipenulis paling baik dan sangat sangat kawaiii wajib dikasi pujian. Kalo ga dikasi pujian nanti endingnya si Clarisa komikus mati karena mental gak kuat liat pembacanya dikit.
*THE END*