Aku adalah mahasiswi yang keluar negeri untuk berkuliah. aku berkuliah bukan karena keinginanku melainkan keinginan orang tuaku. Aku jago menggambar sejak sd, tetapi orang tuaku berkata:
"Menggambar itu hal yang tidak berguna!, sana belajar!".. hal itu membuatku tidak mengembangkan bakatku, setelah itu aku belajar dengan giat, tetapi aku mendapatkan nilai 80 di ujian IPA. orang tuaku sangat marah mereka berkata:
" Anak bodoh! Pasti kau tidak belajar dan diam² main HP ya!?",.. Padahal aku sudah berusaha semaksimal mungkin. Keesokan harinya, aku mencoba Hobi baru yaitu membuat kerajinan dari kardus, yang dimana Membuat sampah kardus berada di mana².Saat orang tuaku melihat hal itu mereka sangat marah dan menghukum ku untuk tidak pergi keluar selama 1 hari penuh... Sekarang.. Pada saat aku kuliah, aku tidak ingin melakukan itu kepada anak-anakku nanti. Aku tidak ingin mereka merasakannya.
Beberapa tahun kemudian..
Aku telah lulus dari Kuliah. sekarang orang tuaku meminta bantuan kepadaku karena mereka membutuhkan uang, Bagaimana pun.. itu adalah salah mereka karena berfoya-foya.sejak saat itu mereka terus meminta uang setiap hari, ternyata Ibuku melahirkan Anak baru dan mereka ingin memanjakannya..
"MEREKA HANYA MENJADIKAN AKU ALAT, KARENA AKU HANYALAH ANAK TIRI."
Bagaimana aku bisa mengetahui nya?.. Mereka Tidak sengaja bilang itu saat aku sedang menelpon mereka. saat ini, Aku telah menghapus nomor kedua orang tuaku dan kini aku memulai hidup baru.