Hai,ini adalah Cerpen tentang kisah cintaku.
Kisah cinta ini dimulai semenjak aku SMP kelas 2,Aku mengenal laki-laki ini dari kelas 2 SMP sampai SMK kelas 1,dia lebih dewasa dariku,dia sangat lucu dan manis,namun sayangnya kami beda agama.hubungan ini sudah bejalan 4 tahun lamanya.kami banyak mengalami masalah dan Perkelahian yang sangat Besar,hingga ada dimana Hubungan kami semakin Lemah karna terlalu banyak bertengkar,dia selalu Posesif dan menuduhku selingkuh,aku sudah berusaha membuatnya percaya bahwa aku tidak punya siapa-siapa disini,oh iya kami Virtual.
Ada dimana perkelahian yang besar terjadi,dimana kami tidak saling Berbicara lewat hp dan berteleponan,kami juga mulai mengubah segalah kenangan yang ada didalam hp kami,seolah-olah perpisahan sudah dekat,tapih ternyata tidak,kami kembali lagi berbaikan,tapih......dia mulai berubah,sifatnya tidak sepenuhnya kembali,aku berusaha mengembalikan kehangatan hubungan kami,yah sudah 80% kembali normal sampai sekarang.Pagi ini saat aku pergi melakukan rutinitas seorang Pemuda kristen dihari Minggu,pengumuman gereja mengatakan bahwa Akan diadakan baptis Tahun ini,sebenarnya aku menginginkan hal itu,tapih.....ada yang salah denganku.aku mulai teringat dengan dia yang beda agama denganku,aku mulai merasa hancur karna Melepaskan Cintaku dan Pergi bersama Tuhanku,disaat itu aku berusaha normal saja,sampai dimana aku sudah tidak bisa,dan aku meminta maaf karna harus berhenti sampai disini,dia berkata"jadi kamu akan meninggalkanku?". mendengar itu aku merasa sakit hati dan rasa ingin memeluknya dan berkata"Maaf,maaf aku salah,tidak seharusnya begini,maaf tapih kamu harus melepaskanku dan aku akan melepaskanmu".hal itu membuat hubunganku dan dia semakin Melemah dan semakin memudar entah apa dia masih sayang padaku atau tidak.
Sekarang aku Sudah tidak berpacaran dengan siapapun,aku memilih untuk tidak menikah seumur hidupku,karna aku pernah berjanji padanya"jika tidak menikah denganmu,maka tidak menikah dengan siapa pun,Cintaku hanya kuhabiskan bersamamu,tidak ada orang baru dan orang lama".aku bukan membual tapih itu memang nyata,aku tidak akan menjilati muntahku sendiri,sekarang aku masih bersama Kenangannya dan semua sisa cinta yang masih terasa.
MENCINTAINYA BOLEH NAMUN JANGAN MENINGGALKAN TUHANMU DEMI DIA!