Pikiranku masih melayang mengingat kejadian tadi siang.saat aku pergi belanja di toko sembako sebelah rumah.
Oh ya,,namaku Siti Maesaroh biasa di panggil mae,, ibu rumah tangga yang kadang jualan online buat nambah nambah uang belanja.
Mungkin aku tadi kurang tepat waktu belanja.saat aku masuk ke dalam toko ada yang menyapaku.
"Mbk Mae" ucap lelaki itu.
Aku menoleh kebelakang sambil mengingat ingat siap dia,,,
"Mbk Mae lupa ya,,aku Andika mbk,,masa sudah lupa"
Ya aku ingat,,aq pernah ketemu tak sengaja pas nganter orderan pelanggan ku.ketemu 2 kali tanpa di sengaja,terus dia mengajak kenalan waktu itu.
"Kita ketemu lagi mbak,,jangan jangan kita berjodoh" kata Andika
"Gak lah,aku sudah punya suami dan anak"
"Yang namanya jodoh siapa yang tau lah mbak"
Dia masih aja ngeyel,, entah kenapa tanpa berpikir panjang aku bilang ke dia
"Kalau suatu saat kita ketemu lagi di hari,tanggal dan jam yang sama di tempat ini baru itu jodoh"
Sejak kejadian itu aku jadi kepikiran sampai g bisa tidur,, bagaimana nanti kalo ketemu dia lagi.tp dugaanku salah.pas 1 tahun setelah kejadian itu aku tak ketemu sama dia,aku sudah mulai lupa dengan kejadian itu.
Pas tahun ke 3 tanpa di duga dan aku g sadar,,, ketemu dia lagi,di tempat tanggal dan jam yang sama.
Hidupku serasa berjalan di tempat.dia terus menatapku dengan terus tersenyum,,
Ya,,aq kalah,,,aku g tau bagaimana hidupku yang akan datang,,laki laki itu makhluk yang berambisi.memburu yang menurut dia jadi buruannya.
"Apa kabar mbak,apa mbak masih tak percaya kalau mbak jodohku"
Aq masih terdiam.
Hanya diam yang bisa ku lakukan.
Otakku berputar,gimana kedepannya dengan rumah tangga ku..dan putriku Rara..
"Mbak masih ingat kan dengan kata kata mbak dulu,janji adalah hutang mbak"
"Maaf,,maaf aku dulu berkata tanpa berpikir panjang.aku wanita bersuami dan beranak satu..lupakan dan anggap aku sedang bercanda."
Sejak saat itu dia sering menemuiku..aku sudah sering menghindar.tapi dia tak menyerah..
Sampai suatu saat boom waktu meledak...semua pada heboh katanya aku selingkuh..dan berita itu sampai ke telinga suami ku..
Suamiku marah..setelah pulang kerja dia langsung menemuiku..
"Apa benar berita itu dek..kalau kamu selingkuh?"
Deg,, jantungku berdegup kencang...
"Mas dapat berita dari mana,aku g selingkuh mas.aku setia sama kamu mas."
"Bohong,, tetangga semua pada tau kalau lelaki itu sering menemuimu."
Belum sampai aku buka mulut untuk menjelaskan,,,di depan ada tamu yang datang.
Kami serentak menoleh ke arah pintu dan dia adalah Andika.
Dalam hati ingin ku masukkan tu orang ke dalam plastik tak benyek benyek di buang ke tong sampah.
Andika pura pura tanya alamat temannya,, sedikit lega..gak lama setelah dia pergi..hp ku bergetar tanda chat masuk..belum sempat ku buka,hpku lebih dulu di ambil suamiku dan isinya bikin jantung dag dig dug.
"Kapan aku bisa melamarmu mbak?"
Suamiku melotot sambil terus marah padaku.
Tanpa ku duga dia menjatuhkan talak padaku...dan mengancam akan meminta hak asuh atas putri kita..
Sungguh miris,dia yang sayang dan perhatian pada keluarga,sayang keluarga bisa dengan mudah bilang talak padaku..ini seperti bukan suamiku.ada apa sebenarnya..
Aku pulang kerumah orangtua ku.menceritakan semuanya.mereka marah dan menyalahkan ku..
Entah dosa apa yang ku perbuat sehingga hidupku seperti ini..harus jauh dengan buah hatiku..
Seminggu setelah kejadian itu datang petugas pos mengantar surat,setelah ku buka ternyata itu surat gugatan dari mas Tama yang sebentar lagi akan resmi jadi mantan suami..
Di tengah kekalutan hati,,hpku berbunyi ada tlfn nomer TDK di kenal..setelah ku sentuh logo warna hijau ternyata lelaki itu,Andika..
Dia menawarkan hak asuh putriku jatuh kepadaku tp gak cuma cuma..ada harga yang harus di bayar..dengan pernikahan.
Bukankah bila setelah bercerai aku nikah sama dia seakan membenarkan tuduhan suamiku atas diriku yang di tuduhnya selingkuh..padahal semua itu salah.
Setelah melalui proses panjang atas bantuan dia.hak asuh putriku Rara jatuh kepadaku..
Setelah habis masa idah..dia datang bersama keluarga untuk melamarku..perasaan apa ini..malu, canggung, bingung jd satu..
Akan kah jodohku yang sebenarnya ada di tikungan hidup ini..
Kedepannya jangan sampai ada tikungan lagi,,ampun udah capek..capek hati capek pikiran.terlalu banyak hati yang di korbankan..terutama rara..
Setelah aku dan Andika resmi menikahi..di tahun ke 2 pernikahan ku,aku baru tau ternyata suamiku punya istri lagi dan juga memiliki anak.
Terima kasih ya Allah..engkau telah mengirimkan sosok mas Andika yang sayang pada kami..dan membuka mataku atas kelakuan mantan suami..