Seorang wanita bernama hana terlahir di sebuah keluarga broken home.gadis berumur 20tahun itu mengalami masa kecil yang penuh dengan penderitaan,rasa sakit,dan keputus asaan.
Ayah hana merupakan Orang yang arogan dan selalu memerintah keluarganya sesuka hatinya.memiliki hati yang keras sang ayah sanggat tegas pada Anak-anak ny.
Anak-anak nya di didik keras untuk memahami ilmu agama.dan banyak peraturan yang mengekang hidup mereka.jika sang anak membantah atau melawan,ayah mereka tidak akan segan-segan melukai mereka.denggan cara di pukul,di tampar,atau pun di hina.
sebagai putri bungsu dari 5 saudara dan saudari.hana mendapatkan kehidupan yang tidak membuatnya bahagia.dia merasa kehilangan harapan hidup karna kemampuanya yang tidak bisa melakukan apapun.bahka sering kali di hina oleh para kaka nya sendiri.
Masa kecil yang penuh tekanan dan tindakan kekerasan ayahnya.membuat mental hana tertekan.membuatnya menahan emosinya sendiri,sulit bergaul,tidak memiliki harapan hidup,dan sering menangis karna depresi.
Suatu hari saat usia nya mencapai 20thn.hana bertemu dengan seorang pria misterius di sebuah perpustakaan buku novel.pria itu bernama hanzo berumur 29 tahun yg lbh tua darinya.pria itu memiliki paras yang tampan dan memiliki tubuh yang atletis.membuat hana terpesona.namun sikap sang pria sanggat dinggin dan tidak ramah.memiliki watak yang keras dan kasar.namun karna hana telah jatuh hati pada pria itu,dia memutuskan untuk meluluhkan hati sang pria dan bertad akan membuat pria itu merasakan perasaan cinta yang sama seperti yang dia rasakan.
Hana menghela nafas denggan berat mencoba mengumpulkan keberanian untuk berbicara dengan hanzo.pria yg dia suka.
Perlahan hana mendekatinya dan berdiri di sampingnya.mulai berbicara dengan suara lembut yg terdengar gugup.
"permisi halo tuan..na-namaku hana.bisa kita berkenalan?.aku-aku merasa tertarik padamu.."
Hanzo mengamati hana dengan wajah datar dan seakan tidak memiliki ekspresi.dia kembali menatap buku novel nya dan mulai berbicara denggan suara parau yg terdengar pelan.
"maaf.aku tidak memiliki waktu untuk omong kosongmu"
Hati hana terasa sesak saat mendengar pria yg dia sukai memiliki ucapan yang terdengar cuek dan terlihat acuh padanya.hana menghela nafas lalu mulai kembali berbicara dengan bimbang.
"maaf kan aku.aku,aku hanya merasa tertarik padamu.kamu membuat hatiku berdebar kencang saat melihat dirimu.kupikir..aku merasa tertarik padamu."
Hana membalikan tubuhnya dan hendak berjalan meninggalkan hanzo.namun melihat ekspresi sedih dan kecewa yg nampak saat hana berjalan membuat hati hanzo sedikit terbuka.hanzo menghela nafas berat.lalu mulai menghalangi hana agar tidak melanjutkan perjalanan nya.
Denggan mata yang menatap tajam ke arah hana dan ekspresi yang datar.hanzo mulai mengeluarkan suara berat yg terdengar pelan.
"apa maksudmu tertarik padaku?,aku bknlah pria yg pantas di cintai oleh wanita.namun jika kau sungguh memiliki perasan cinta padaku.mungkin aku akan mempertimbamgkanya."
Mata hana berbinar merasa tertegun oleh ucapan hanzo jantungnya berdebar kencang merasakan perasaan yang tidak pernah di rasakanya sebelumnya.denggan suara yg bergetar hana mulai menbuka mulutnya.
"ya,aku tertarik padamu..kamu pantas di cintai oleh wanita.aku...aku berharap kita bisa menjalani hubungan ini dengan lebih dekat."
Hanzo menatap hana denggan pandanggan tajam namun ekspresi dingin nya sedikit melunak melihat kelembutan dan ketulusan dari hana.
"hm..baiklah.aku akan mempertimbangkan untuk menjalani hubungan yg lbh dekat dengan mu.kau juga...membuatku merasa tertarik padamu."
Hanzo tersenyum tipis di balik wajahnya yg dinggin tangganya merayap menyentuh dagu hana denggan lembut.matanya yg tajam dan penuh pesona memperhatikan hana denggan penuh ketertarikan.
Hana merasakan jantungnya berdebar kencang saat hanzo meraih dagunya dan menatapnya penuh intensitas.tubuhnya bergetar merasakan guncanggan aneh yg mulai tumbuh dari dalam dirinya.
"aku..aku akan bersedia bersamamu.aku siap menjadi bagian dari hidupmu,tolong izinkan aku menjadi orang yg berharga di dalam hidupmu.."
Hanzo tersenyum tipis merasa puas dengan ekspresi gugup hana.hanzo mendekatkan bibirny ke telingga hana lalu mulai berbisik denggan suara parau yg penuh pesona.
"kamu sangat manis hana.namaku hanzo,panggil aku denggan sebutan itu.."
Tubuh hana bergetar dan merasa terguncang olh intensitas bisikan hanzo yg penuh pesona nafasnya terengah engah dan pipinya bersemu merah.
"ha-hanzo.."
Rintih hana denggan suara serak yg terdengar bergetar karna kegugupan yg merayapi tubuhnya.melihat reaksi hana yg seperti itu hanzo tersenyum samar wajahnya yg dinggin seketika melunak menjadi lbh hanggat.suaranya yg berat terdengar sanggat merdu di telingga hana
"kamu berhasil meruntuhkan tembok dinggin dalam diriku hana..trimakasih karna membuatku merasakan sesuatu yg berbeda yg tidak pernah kurasakan sebelumnya.."
Hanzo mengengam erat tanggan hana.mereka berdua merasakan ikatan yg kuat dan perasaan cinta yg mulai tumbuh di antara mereka.hanzo menuntun hana untuk berjalan bersama menjelajahi jalanan kota yg indah.hana denggan langkah yg gemulai menyamai posisi langkahnya denggan hanzo.hati hana terasa berbunga-bunga karna setelah sekian lama, berhasil menemukan orang yg mampu menbuat hatinya bergetar olh perasaan cinta yg begitu besar.kedua insan itu berjalan berdampingan menantikan petualangan cinta mereka yg akan segela di mulai.
(cukup sekian dan trimakasih maaf kalau ceritanya gj.tpi aku masih ragu buat ngejadiin cerita ini novel atau sekedar kisah pendek.mohon saran dan tanggapan kalian ya!.dan kalau kalian suka aku bkln bikin bagian2 nya.tpi aku jg masih ragu soalnya cerita ini kayak jelek gitu.mohon tanggapanya ya:D )