Malam di mana kami berkumpul, di sana ada kakak laki laki ku dan sepupu laki laki ku. Mereka layaknya seperti seorang teman bukan seperti seorang sepupuan. Malam itu aku yang Gabut ikut bergabung dengan kakak dan sepupuku sedang asik di teras depan rumah. Kami bermain dan mengobrol, Sampai di mana sepupuku ingin mengundang teman nya yang kenal juga dengan kakak ku. Saat itu sepupuku langsung mengundang teman nya dan temannya pun menyetujui ajakan dari sepupuku.
Tak lama teman dari sepupuku datang, kesan pertama yang ku dapat darinya adalah seperti mirip dengan seseorang di mana seseorang itu sudah lama tak ku temui. Mereka langsung bercengkerama satu sama lain dan saat ia melihat ku ia langsung memperkenalkan diri nya. Ya saat dia memperkenalkan diri aku hanya terpaku karena ia sangat mirip dengan 'seseorang itu' yang aku pun lupa namanya. Namun yang pasti aku sangat mengingat wajah dan cara ia beraktivitas. Sungguh mirip mereka berdua seperti copyan dari 'seseorang itu'
Walaupun 'seseorang itu' ku hanya temui di dunia Maya atau virtual namun kami sering melakukan video call dan itu di saat ia beraktivitas dan lain lain. Dahulu aku tak pernah merasakan perhatian dan kasih sayang yang ia perjuangkan saat itu. Namun saat sudah 5 tahun lewat baru kusadari bahwa dia lah orang yang paling baik yang pernah ku temui dan orang yang paling bisa menghargai ku. Aku yang sangat merasa menyesal, tetapi penyesalan pasti nya datang di akhir. Namun aku bingung kenapa ia datang di 5 tahun setelah pertemuan itu.
"Kak, aku masuk ke kamar dulu soalnya udah dingin di sini" ucap ku sambil menahan sakit di dada.
"Lah kenapa dek ini teman ku baru Dateng loh" ucap sepupu ku sambil heran.
"Maaf yaa mas aku kedinginan banget dan ini ngantuk berat juga, aku permisi dulu yaa" ucap ku seraya pergi karena tak tahan menahan sakit.
"Kenapa lah anak itu" ucap kakak ku heran.
Aku yang di kamar langsung menangis dan mengingat kenangan indah di mana 'seseorang itu' yang ternyata paling perhatian dan paling dari segala aspek malah aku sia siakan. Dada ku sesak saat melihat teman sepupu. Aku merasa bersalah karena telah mesia siakan perhatian yang selama ini di berikan dengan alasan bosan. Ya tak ku pungkiri bahwa aku orang nya mudah bosan. Dari kebosanan itu aku di 2 tahun sebelumnya suka bergonta ganti pasangan dimana setiap 1 bulan atau 1 setengah bulan aku berganti pasangan.
Saat ini aku merasakan karma yang sudah ku perbuat selama ini aku tak lagi merasa tertarik dengan laki laki malah aku lebih ke insecure terhadap diri ku. Bukan nya aku belok tapi emang rasa suka sudah tidak ada lagi. Aku ternyata Telah menghabiskan rasa ini untuk orang orang yang telah aku sia siakan.
Pagi hari nya aku terbangun dan melihat diri ku di cermin. Alangkah terkejutnya aku melihat mata ku sembab seperti di sentuh lebah. Aku pun bergegas ke dapur dan membuka kulkas ingin mengambil esbatu agar bisa ku kompres kannke sekitar mata. Namun belum lagi aku sampai pada kulkas aku menabrak seseorang yang ku pikir kakak ku atau sepupu ku. Namun dengan mata yang sembab aku melihat wajah yang tak asing namun itu bukan lah kakak atau sepupu ku, melainkan teman dari sepupuku yang tadi malam datang ke rumah ku.
Aku pun terperanjat kaget karena melihat dia tiba-tiba. Aku mencoba meminta maaf dan setelah nya aku mau langsung ambil es batu dan masuk kamar lagi tetapi....
"Ah... Maaf kak maaf aku tadi tidak melihat kakak" ucapku sambil minta maaf.
Namun sayang nya permintaan maaf ku tak di jawab aku pun langsung mengambil es batu dan pergi ke kamar. Sesampainya di kamar aku langsung mengoleskan es batu sambil memikirkan apa yang salah dari kejadian tadi.
"Aku sudah minta maaf tapi kenapa dia malah diam saja dan tidak menjawab. Padahal sewaktu malam dia bisa tuh ramah sama aku" ucap ku heran.
Aku di landa pikiran itu seketika langsung kesal. Saat aku merasa kesal tiba tiba ada yang mengetuk pintu kamar ku. aku pun langsung membuka sambil melihat siapa yang sudah mengetuk pintu itu. Ternyata kakak ku yang mengetuk pintu itu.
"Kamu tidak apa apa kan ?" Tanya kakakku sambil mengecek tubuh ku.
"Iyaa aku tidak apa apa kak, aku mau istirahat lagi kalo kakak ga ada hal penting lagi" ucapku.
"Eh tapi ini kenapa mata mu? Kok sembab" tanya kakak ku penasaran.
"Ini cuma di gigit serangga bentar lagi sembuh kok" ucapku menyembunyikan kejadian tadi malam.
" Kalo gitu periksa dulu bagaimana penyakit nya kamu" ucap kakakku seraya meminta ku untuk mengikuti nya.
" Ga usah kak, aku udah obati pakek salep dan katanya tunggu bentar lagi aja" jelaskan aku.
"Benar ini gak apa apa?" Tanya kakak ku.
"Iyaa kakak" jawab ku.
Setelah itu kakak ku langsung pergi kerja karena dia sebagai karyawan di salah satu toko. ia kerja di toko hanya untuk mengisi waktu luang. Ayah dan ibu selalu pergi keluar kota untuk urusan bisnis. Makanya aku hanya sendirian terkadang sepupu ku datang.
Part 2 besok kalo sempet
Ini udah ngantuk parah
Banyak kesalahan tadi jadi banyak ulangan hehehe