Di Tanah Amasia, kehidupan 10 ras yang berbeda terjalin dalam keseimbangan yang rapat. Aliansi Monster, yang dipimpin oleh Ras Iblis, terdiri dari Ras Iblis itu sendiri, Vampire, Werewolf, Org, dan Goblin. Sementara itu, Aliansi Brightness, yang dipimpin oleh Ras Manusia, terdiri dari Ras Manusia, Elf, Peri, Semi-hewan, dan Erdony.
Ras Erdony, dengan ciri khas kulit abu-abu dan urat darah di luar tubuh mereka, memiliki peran yang unik dalam Tanah Amasia. Mereka terbagi menjadi lima klan, yaitu Klan Selthar dengan darah merah, Melthar dengan darah ungu, Ulfhur dengan darah biru, Ustfhirz dengan darah hijau, dan Mustarzd dengan darah kuning. Setiap klan memiliki kecenderungan untuk berpihak pada aliansi yang berbeda-beda. Misalnya, Klan Selthar cenderung memihak pada Aliansi Monster.
Namun, meskipun ada perbedaan dan persaingan antara aliansi dan ras-ras yang ada, Tanah Amasia juga memiliki sejarah yang panjang tentang kerja sama dan perdamaian. Terdapat cerita-cerita heroik tentang perjuangan bersama untuk melawan ancaman luar, seperti serangan dari makhluk jahat yang ingin menguasai Tanah Amasia.
Selama ribuan tahun, aliansi dan ras-ras di Tanah Amasia belajar untuk hidup dalam harmoni dan saling menghormati. Mereka membangun kota-kota yang indah, memajukan teknologi dan seni, serta menjaga keseimbangan alam.