hai,aku Lia
aku hidup di keluarga yang bisa dikatakan cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,aku punya 2 kakak,1 perempuan dan 1 laki laki,aku anak terakhir tapi tidak seperti imajinasi orang orang yang selalu berfikir bahwa anak terakhir itu selalu dapat perlakuan khusus, keluarga ku terlihat seperti keluarga Cemara namun tidak dengan apa yang aku rasakan.
walaupun aku anak terakhir tapi orang tua ku lebih perhatian terhadap kakak laki-laki ku yang amat sangat dimanja dari kecil sampai sekarang, sedangkan aku yang selalu dibandingkan dengan kakak perempuan ku yang pintar itu.
kadang selalu terpikirkan oleh ku "apakah aku bukan anaknya" karena perlakuan berbeda diantara kita bertiga,kakak perempuan ku yang sudah menikah tidak lama setelah dia lulus SMK,aku kehilangan sosok kakak yang harusnya bisa menjadi tempat cerita dikala aku sedih, sedangkan kakak laki-laki ku yang tempramen karena terlalu dimanja,ketika kemauannya tidak dituruti dia akan mengamuk entah membanting barang dapur atau mang obrak abrik apapun yang ada di lemari, ketika itu terjadi ibu ku selalu marah padaku karena dia juga tidak berani jika memarahi kakak laki-laki ku,seolah melampiaskan kekesalannya padaku karena apa yang terjadi pada kakakku
aku yang selalu harus berfikir dewasa dengan situasi "padahal dia yang lebih tua kenapa aku yang selalu disuruh berpikir dewasa"batinku.