Sejak kecil aku sering menangis saat orang tua ku berpergian, saat mendengar suara keras orang-orang dewasa aku menangis . Bahkan hingga mereka memanggil namaku "tangis" , cengeng dan manja.
Sebenarnya, aku tidak tahu kenapa aku bisa menangis, dikit-dikit menangis padahal aku selalu tampak baik-baik saja. Tapi pernah dulu saat usia ku 6 tahun , dua orang pria lajang mendekati ku dan membawa ke belakang rumah kontrakan yang aku tinggali bersama orang tua dan saudara-saudara ku. Mereka menutup mataku dan menahan tangan ku serta menutup mulut agar tidak menimbulkan suara. Saat berada di belakang, aku yang terkejut mencoba untuk melepaskan tangan mereka tapi tidak bisa.