𝕳𝖆𝖎 𝖎𝖓𝖎 𝖆𝖐𝖚 𝖕𝖊𝖗𝖙𝖆𝖒𝖆 𝖉𝖆𝖗𝖎 2 𝖇𝖊𝖗𝖘𝖆𝖚𝖉𝖆𝖗𝖆 𝖆𝖐𝖚 𝖒𝖊𝖒𝖎𝖑𝖎𝖐𝖎 𝖆𝖉𝖎𝖐 𝖕𝖊𝖗𝖊𝖒𝖕𝖚𝖆𝖓 𝖞𝖆𝖓𝖌 𝖈𝖆𝖓𝖙𝖎𝖐 𝖉𝖎𝖆 𝖑𝖆𝖍𝖎𝖗 𝖉𝖎 𝖙𝖆𝖓𝖌𝖌𝖆𝖑 𝖈𝖆𝖓𝖙𝖎𝖐 𝖏𝖚𝖌𝖆 𝖙𝖆𝖓𝖌𝖌𝖆𝖑 9 𝖇𝖚𝖑𝖆𝖓 9 𝖓𝖆𝖒𝖆𝖓𝖞𝖆 𝖈𝖆𝖈𝖆. 𝕮𝖆𝖈𝖆 𝖆𝖉𝖆𝖑𝖆𝖍 𝖆𝖓𝖆𝖐 𝖆𝖞𝖆𝖍 𝖉𝖆𝖓 𝖎𝖇𝖚 𝖐𝖚 𝖐𝖊𝖓𝖆𝖕𝖆 𝖍𝖆𝖓𝖞𝖆 𝖈𝖆𝖈𝖆 𝖐𝖆𝖗𝖓𝖆 𝖒𝖊𝖒𝖆𝖓𝖌𝖓𝖞𝖆 𝖆𝖉𝖆 𝖆𝖐𝖚 𝖉𝖎 𝖍𝖆𝖙𝖎 𝖒𝖊𝖗𝖊𝖐𝖆 𝖍𝖆𝖍𝖆𝖍𝖆𝖍𝖆𝖍𝖍.𝖒𝖊𝖗𝖊𝖐𝖆 𝖒𝖊𝖒𝖕𝖊𝖗𝖑𝖆𝖐𝖚𝖐𝖆𝖓 𝖆𝖐𝖚 𝖉𝖊𝖓𝖌𝖆𝖓 𝖙𝖎𝖉𝖆𝖐 𝖆𝖉𝖎𝖑 𝖒𝖊𝖗𝖊𝖐𝖆 𝖌𝖆𝖒𝖕𝖆𝖓𝖌 𝖒𝖊𝖒𝖆𝖗𝖆𝖍𝖎 𝖆𝖐𝖚 𝖐𝖆𝖗𝖓𝖆 𝖍𝖆𝖑 𝖘𝖊𝖕𝖊𝖑𝖊 𝖉𝖆𝖓 𝖙𝖎𝖉𝖆𝖐 𝖏𝖆𝖗𝖆𝖓𝖌 𝖒𝖊𝖒𝖚𝖐𝖚𝖑 𝖇𝖆𝖍𝖐𝖆𝖓 𝖉𝖊𝖓𝖌𝖆𝖓 𝖇𝖆𝖒𝖇𝖚 𝖕𝖚𝖓 𝖕𝖊𝖗𝖓𝖆𝖍 (𝖇𝖆𝖒𝖇𝖚 𝖐𝖊𝖈𝖎𝖑). 𝕺𝖍 𝖞𝖆 𝖓𝖆𝖒𝖆𝖐𝖚 𝖊𝖑𝖟𝖆 𝖇𝖎𝖆𝖘𝖓𝖞𝖆 𝖉𝖎 𝖕𝖆𝖓𝖌𝖌𝖎𝖑 𝖊𝖑 𝖘𝖆𝖑𝖆𝖒 𝖐𝖊𝖓𝖆𝖑 𝖐𝖆𝖑𝖎𝖆𝖓 𝖘𝖊𝖒𝖚𝖆.
𝕭𝖆𝖓𝖌𝖐𝖚 𝕾𝕸𝕻 di SMP saat aku masih kls7 aku memiliki banyak teman tetapi yang paling dekat hanya Rika dan Rahma kita beda kls. Rika kls 8 dan Rahma kls 9. Aku juga memiliki seorang pacar yaitu Agam dia anaknya lucu, menghibur, agak bandel tapi dia kayak bocil dia selalu nurut kata ku dia gamau kehilangan aku dulu Agam itu cuek tapi asik Agam memang tampan banyak yang suka contohnya waktu itu ada adek kelasnya agam yang satu sekolahan sama dia satu SD namanya safira,fira ini baru kls 6 dia suka sama agam dan lucunya dia minta nomor Agam ke aku,tapi tetep aku kasih pas di jawab sama Agam dia minta maaf ke aku jadi aku maafin. Saat ujian tengah semester aku tidak memiliki teman kecuali Rika dan Rahma mereka tetap jadi teman ku di saat orang lain mulai menjauhiku entah kenapa walanta aku bingung tapi aku tahu ternyata temanku yang dulunya juga satu sekolah sama aku menjelekkanku di belakang. Udah lah jangan di bahas males kita bahas Agam aja yuk
𝕬𝖌𝖆𝖒 agam adalah pacarku dia tinggal di desa yang saman dengan nenekku dan waktu aku smp aku tinggal di rumah nenek, tetapi rumah kita tidak dekat sama sekali rumah agam ada di sebelah selatan sedangkan rumahku berada di sebelah utara desa. Agam tinggal dengan kakak perempuan nya dan suami kakaknya kita sebut aja kak rini dan kak toto. Ayah Agam tinggal bersama istri barunya di daerah yang cukup jauh dari tempat tinggal agam, ayah agam adalah orang yang ketat hingga agam hanya takut pada ayahnya. Dulu la di rawat oleh neneknya yang sekarang sudah tiada ia di besarkan oleh neneknya ia sangat di sayang karna ibunya telah lama meninggal, mungkin sejak dia baru masuk ke SD. Agam sebenarnya adalah anak yang baik, baik banget dia selalu menghibur dia selalu ada saat aku pengen cerita.
𝕻𝖊𝖓𝖞𝖊𝖘𝖆𝖑𝖆𝖓 𝖐𝖚 penyesalan ku yang paling aku sesali saat itu adalah meninggalkan agam. Jujur saja aku masih menyayangi nya hingga sekarang. Tetapi aku sadar aku sudah tidak pantas untuknya aku lah yang menyakitinya. Aku meninggalkan Agam hanya karna omongan orang, aku sangat menyesal. Aku meninggalkan Agam karna ada kakak kelas (waktu itu aku kls 7 (agam sama denganku) dan kakak kelas iki klas 9) dia mengirimi ku berberapa pesan, dia mengajakku berkenalan aku langsung lapor ke Agam dan Agam berkata kalau tidak aneh aneh simpan saja nomornya, karna kakel ini hanya ingin berkenalan jadi ya aku simpan kontaknya namanya nata, pranata nagara. Aku memiliki teman waktu itu tetapi bukan Rika dan Rahma melainkan Ana dia kls 8 dan teman dari nata jadi dia menjodohkan aku dengan nata dan bodohnya aku terpengaruh dan saat itu memang masa yang sulit untuk memperjuangkan hubunganku dengan Agam karna kita juga berantem ya karna aku cemburu melihat dia bermain dengan teman perempuan di kelasnya tapi itu bukan hanya teman tapi juga mantan agam, mereka bercanda, berpengangan tangan, itu pertama kali dan terakhir kalinya aku bertengkar dengannya. Aku meninggalkan Agam lalu bersama nata dan ternyata nata lebih memilih bersama masalahnya. Sekarang aku dan Agam sudah tidak bisa kembali lagi, apakah aku pantang kembali dengannya. TIDAK MUNGKIN. TETAPI AKU MENYESALINYA AKU MASIH INGIN KEMBALI.
Kisah ini tidak sepenuhnya nyata
Dan cerita iki bersifat fiksi tetapi
Ada sedikit kisah saya di sana